Analisis Komparatif Kelayakan Bisnis Penangkaran Benih Padi Dan Jagung Bersertifikat Di Kabupaten Lima Puluh Kota

Elfi Natalia, Muhammad Reza, Teguh Haria Aditya

Sari


ABSTRAK: Ketersediaan benih bersertifikat merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan produktivitas pertanian dan keinginan usaha agribisnis. Oleh karena itu, diperlukan analisis kelayakan untuk mengetahui potensi pengembangan usaha penangkapran benih padi dan jagung bersertifikat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan bisnis serta membandingkan kelayakan usaha penangkaran benih padi dan jagung bersertifikat di PT Agro Zuriat Mandiri Kabupaten Lima Puluh Kota. Penelitian menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan data sekunder perusahaan. Analisis kelayakan mencakup aspek teknis, pasar, dan finansial. Aspek teknis dan pasar dianalisis menggunakan Skala Guttman, sedangkan aspek finansial dianalisis menggunakan R/C Ratio, Break Even Point (BEP), Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penakaran benih padi dan jagung memenuhi kelayakan aspek teknis dan pasar. Secara finansial, kedua usaha layak dijalankan, dengan R/C Ratio masing-masing sebesar 1,1 dan 1,2. Nilai NPV sebesar Rp660.865.981 pada padi dan Rp818.980.164 pada jagung, sedangkan IRR masing-masing sebesar 70,69% dan 74,68%. Payback Period mencapai 1,3 tahun untuk padi dan 1,25 tahun untuk jagung. Usaha penangkapan benih jagung menunjukkan kinerja finansial yang lebih baik dibandingkan padi.

Kata Kunci: Agribisnis, Kelayakan Finansial, Investasi, Studi Komparatif, Pengembangan Usaha


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Amar, A., Iskandar, S., & Kurniawan, R. (2018). Efisiensi penggunaan faktor produksi produksi jagung hibrida di Desa Sugih Waras Kecamatan Muara Sugihan Kabupaten Banyuasin. Masyarakat: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 6 (2), 88. https://doi.org/10.32502/jsct.v6i2.823

Amar, A., Safitri, R., & Hidayat, T. (2018). Sertifikasi benih dan pengaruhnya terhadap produktivitas tanaman padi. Jurnal Agrikultura, 9 (1), 45–52.

Bharoto. (2015). Sistem pemasaran dan kelayakan usaha agribisnis penakar benih pada kelompok tani wilayah Kecamatan Prambanan. Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian, 21 (1), 16–25.

Epit Erwandri. (2020). Analisis kelayakan usahatani penangkapran benih padi di Desa Lubuk Ruso, Kecamatan Pemayung, Kabupaten Batang Hari. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Scientech, 2 (2), 71–78. https://doi.org/10.56670/jsrd.v2i2.16

Hamzah, A., Rahmawati, D., & Permata, S. (2021). Evaluasi pascapanen benih padi oleh penakar skala kecil. Jurnal Teknologi Pertanian, 12 (2), 87–95.

Handayani, S., Putra, RD, & Anggraeni, D. (2020). Distribusi benih bersertifikat pada petani padi melalui jalur komersial dan bantuan pemerintah. Jurnal AgriBisnis Indonesia, 8 (3), 211–220.

Kurniawati, D., Supriyanto, A., & Indrawati, Y. (2020). Standar mutu dan pengujian benih bersertifikat pada komoditas jagung. Jurnal Agrosains dan Teknologi, 5 (1), 34–42.

Kusnadi, D., Herdiansah Sudjaya, D., & Normansyah, Z. (2015). Analisis usahatani penangkaran benih padi ( Oryza sativa L.) varietas Ciherang (studi kasus pada seorang penakar benih di Desa Purwajaya Kecamatan Purwadadi Kabupaten Ciamis). Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH, 1 (2), 89–96.

Lestari, E., & Wijayanti, T. (2019). Analisis finansial usaha penangkapran benih jagung hibrida di Jawa Tengah. Jurnal Ekonomi Pertanian, 7 (2), 120–128.

Nugraheni, D., Fauziah, N., & Latifah, R. (2022). Strategi pengembangan industri benih bersertifikat dalam menghadapi era globalisasi. Jurnal Pengembangan Pertanian, 10 (1), 25–34.

Nurhidayati, R., & Mardiana, R. (2022). Peran petugas BPSB dalam menjaga mutu benih bersertifikat di lapangan. Jurnal Teknologi dan Produksi Benih, 6 (1), 44–52.

Putri, SM, Rachmawati, A., & Hidayah, N. (2021). Dampak penggunaan benih bersertifikat terhadap produktivitas petani padi sawah. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 26 (2), 123–130.

Rahayu, A., & Hidayat, M. (2019). Efektivitas penggunaan benih bersertifikat dalam peningkatan pendapatan petani. Jurnal Agribisnis dan Ekonomi Pertanian, 12 (2), 89–98.

Sophia, S. (2021). Analisis perbandingan produksi, penerimaan dan kelayakan usaha beberapa varietas benih padi unggul di Balai Benih Induk Suka Jaya Provinsi Jambi. JAS (Jurnal Agri Sains), 5 (1), 14. https://doi.org/10.36355/jas.v5i1.513

Sugiyanto, R., Santosa, DA, & Wibowo, D. (2020). Analisis kelayakan usaha penakaran benih padi. Jurnal Agribisnis Indonesia, 8 (1), 13–23.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian pendidikan: pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D . Alfabet.

Suparno, & Rahmawati, N. (2018). Kelayakan finansial usaha penangkaran benih padi di Kabupaten Tegal. Jurnal Agribisnis, 6 (1), 22–30.




DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i1.8519

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

INDEXED BY :

   
   


Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586. 
Email : lppmumsb@gmail.com



Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.