Analisis Sistem Proteksi Kebakaran di PT. Muba Electric Power Kabupaten Musi Banyuasin
Sari
PT. Muba Electric Power merupakan perusahaan di Kabupaten Musi Banyuasin yang bergerak di bidang penyediaan listrik. Dalam menjalankan tugasnya, perusahaan ini mengemban risiko yang cukup tinggi terkait insiden kebakaran. Oleh karena itu, dibutuhkan penerapan sistem proteksi kebakaran yang baik dan dapat melindungi gedung dari insiden kebakaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan sistem proteksi kebakaran di PT. Muba Electric Power Kabupaten Musi Banyuasin. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam kepada 7 informan. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling dengan menggunakan 3 jenis informan, yaitu informan utama, informan kunci, dan informan pendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem proteksi kebakaran aktif yang berada di PT. Muba Electric Power Kabupaten berupa APAR (70%) dan sumber air (akses pasokan air) (80%). Sedangkan, sistem proteksi kebakaran pasif yang berada di PT. Muba Electric Power Kabupaten berupa jalur evakuasi (70%), pintu darurat (50%), petunjuk arah (75%), titik kumpul (100%). Secara keseluruhan, sistem proteksi kebakaran yang berada di PT. Muba Electric Power mendapatkan skor 45,5% (kurang).
Kata Kunci : Kebakaran, Sistem Proteksi, Perusahaan
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Anwar, H. A. (2023). Evaluasi Sistem Proteksi Pasif Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Gedung Private Care Center (PCC) Makassar. Skripsi. Makassar Universitas Hasanuddin.
Fitria, F. E. (2020). Gambaran Sarana Proteksi Kebakaran Aktif dan Pasif di PT. PLN (Persero) Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (P3B) Sumatera, Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Padang 2019. Ensiklopedia of Journal, 2(3), 160-170.
International Labour Organization. (2013). Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja. Jakarta: International Labour Office
Keputusan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 10/KPTS/2000 Tentang Ketentuan Teknis Pengamanan Terhadap Bahaya Kebakaran Pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.
Peraturan Menteri Tenaga Kerja Republik Indonesia Nomor PER.04/MEN/1980 Tentang Instalasi Alarm Kebakaran Automatik.
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Republik Indonesia Nomor 26/PRT/M/2008 Tentang Persyaratan Teknis Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung dan Lingkungan.
Ruspianof, A. D. C., Retno, D. P., & Mildawati, R. (2017). Evaluasi Keandalan Sistem Proteksi Kebakaran pada Bangunan Gedung (Studi Kasus Gedung PT. PLN Wilayah Riau dan Kepulauan Riau). Jurnal Saintis, 17(2), 39-45.s
Setiana, T. Y. (2019). Gambaran Sistem Penanggulangan Kebakaran di PT. PLN (Persero) Unit Pelaksanaan Pelayanan Pelanggan Surakarta. Skripsi. Surakarta. Universitas Muhammadiyah Surakarta
SNI-03-3988-1995 Tentang Pengujian Kemampuan Pemadaman dan Penilaian Alat Pemadam Api Ringan.
SNI 03-3985-2000 Tentang Tata Cara Perencanaan, Pemasangan dan Pengujian Sistem Deteksi dan Alarm Kebakaran untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran pada Bangunan Gedung.
SNI 03-3989-2000 Tentang Tata Cara Perencanaan dan Pemasangan Sistem Springkler Otomatik Untuk Pencegahan Bahaya Kebakaran pada Bangunan Gedung
Wantouw, F., Raco, B., & Padachan, C. M. M. (2023). Analisis Penanggulangan Kebakaran Gedung Yosephus Unika De La Salle Manado. Jurnal Ilmiah Realtech, 19(2), 42–48.
DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v19i1.6845
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
INDEXED BY :
Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586.
Email : lppmumsb@gmail.com
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















