Integrasi Hospitality Sdm Dan Storytelling Branding Dalam Meningkatkan Experience Wisatawan Mancanegara Di Bukittinggi
Sari
Pariwisata merupakan sektor strategis dalam meningkatkan pendapatan daerah dan devisa negara. Kota Bukittinggi sebagai salah satu destinasi unggulan di Sumatera Barat memiliki potensi besar dalam menarik wisatawan mancanegara. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif integrasi antara kualitas hospitality sumber daya manusia (SDM) dan strategi storytelling branding dalam meningkatkan pengalaman (tourist experience) wisatawan mancanegara di Bukittinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 100 wisatawan mancanegara yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hospitality SDM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pengalaman wisatawan, yang tercermin dari aspek keramahan, komunikasi interpersonal, dan profesionalisme layanan. Selain itu, storytelling branding juga terbukti berpengaruh signifikan dalam membentuk persepsi dan pengalaman emosional wisatawan melalui penyampaian nilai budaya, sejarah, dan identitas lokal secara menarik dan autentik. Secara simultan, integrasi kedua variabel tersebut memberikan kontribusi yang lebih kuat dalam meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan dibandingkan pengaruh parsial masing-masing variabel.
Kata kunci: hospitality SDM, storytelling branding, pengalaman wisatawan, wisatawan mancanegara, pariwisata Bukittinggi
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Chen, C. F., & Tsai, D. (2007). How destination image and evaluative factors affect behavioral intentions? Tourism Management, 28(4), 1115–1122.
Fog, K., Budtz, C., & Yakaboylu, B. (2010). Storytelling: Branding in Practice. Springer.
Gretzel, U., Yuan, Y. L., & Fesenmaier, D. R. (2006). Preparing for the new economy: Advertising strategies and change in destination marketing organizations. Journal of Travel Research, 45(2), 146–156.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Rencana Strategis Pariwisata Indonesia. Jakarta: Kemenparekraf.
Kim, J. H., Ritchie, J. R. B., & McCormick, B. (2012). Development of a scale to measure memorable tourism experiences. Journal of Travel Research, 51(1), 12–25.
Kotler, P., Bowen, J. T., & Makens, J. C. (2017). Marketing for Hospitality and Tourism (7th ed.). Pearson.
Lund, N. F., Cohen, S. A., & Scarles, C. (2018). The power of social media storytelling in destination branding. Annals of Tourism Research, 71, 271–280.
Morgan, N., Pritchard, A., & Pride, R. (2011). Destination Branding: Creating the Unique Destination Proposition (2nd ed.). Routledge.
Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (1999). The Experience Economy. Harvard Business School Press.
Pitana, I. G., & Diarta, I. K. S. (2009). Pengantar Ilmu Pariwisata. Yogyakarta: Andi.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
UNWTO (World Tourism Organization). (2020). International Tourism Highlights. Madrid: UNWTO.
Yoeti, O. A. (2016). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: Balai Pustaka.
Jurnal Kepariwisataan Indonesia. (2022). Kajian pengembangan SDM dan pemasaran destinasi pariwisata.
DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i1.7881
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
INDEXED BY :
Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586.
Email : lppmumsb@gmail.com
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















