Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Dan Tipe Jigsaw Dalam Pembelajaran Biologi Di Sman 1 Kecamatan Situjuah Limo Nagari
Sari
Hasil belajar biologi siswa yang rendah merupakan masalah yang harus dicarikan alternatif pemecahannya, karena hasil belajar merupakan gambaran dari mutu mpendidikan. Hasil belajar biologi kelas X/E SMA N I situjuh limo Nagari masih rendah. Walaupun pembelajaran telah dilakukan dengan model discovery learning,disamping upaya lain yang dilakukan guru. Salah satu alternative pemecahan masalahnya adalah dengan mnggunakan model pembelajaran yang bervariasi. Maka pada Penelitian ini telah dilaksan akan pembelajaran dengan 2 model pembelajaran kooperatif learning, yaitu tipe Two Stay Two Stray dan tipe jigsaw. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat perbedaan hasil belajar biologi antara penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dengan Jigsaw di SMAN 1 Kecamatan Situjuah Limo Nagari? Jenis penelitian ini mengggunakan Quasy Experiment. Rancangan penelitian ini adalah Posttest-Only Group Design. Populasi penelitian ini adalah siswa kelas X SMAN 1 Kecamatan Situjuah Limo Nagari. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan purposive sampling. Instrument penelitian yang digunakan adalah tes berupa soal objektif. Teknik analisis data dilakukan dengan uji t dua arah. Kriteria diterima hipotesis, terime H0 jika α < < ‒ α. Kesimpulan pada penelitian ini adalah tidak terdapat perbedaan perbedaan hasil belajar biologi yang signifikan antara penggunaan model pembelajaran Two Stay Two Stray dengan Jigsaw pada taraf kepercayaan 95%.
Kata Kunci : Model Pembelajaran tipe Two Stay Two Stray dan Jigsaw,
Hasil Belajar
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Arifin, M. S., Bungsu, H., Jayawardana, A., & Maharani, L. (2025). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas VII SMPN 2 Kalibaru. 7(3).
Didik, M. P., & Rahayu, A. (2022). Peqguruang: Conference Series. 4.
Ekonomi, P., Qotrunnada, A. B., & Andriansyah, E. H. (2024). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY ( TSTS ) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH PENGGERAK ( MATA. 12(2), 308–314.
Fadillah, A. A. (n.d.). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY ( TSTS ) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS.
Harahap, J. C., Siregar, A., Lubis, W., & Ananda, L. J. (2024). Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 0308 Aek Bargot. 8, 4278–4291.
Julyani, T. N. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SDN Tengah 03. 6(3), 1267–1273.
Kahar, M. S., Anwar, Z., Murpri, D. K., Matematika, P., & Sorong, U. M. (2020). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR E-mail : Abstrak PENDAHULUAN Pembelajaran merupakan proses interaksi antara siswa dengan guru pada suatu lingkungan belajar yang saling bertukar informasi . Keberhasilan suatu pembelajaran dalam pendidikan formal tidak terlepas dari peran penting pengajar dan siswa yang saling berkerjasama . Disisi lain Keberhasilan dalam proses pembelajaran ditentukan oleh metode Metode mengajar yang kurang tepat akan berdampak kurang optimalnya proses pembelajaran yang pada akhirnya berdampak pada hasil belajar siswa . Maka dari itu , guru semestinya memiliki kreasi dan inovasi dalam mengembangkan model , strategi dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan mampu mengkolaborasi dengan berbagai media pembelajaran yang tepat berdasarkan pada materi yang disampaikan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran . Penerapan model pembelajaran , strategi , dan pendekatan semestinya dipergunakan dengan baik dan sehingga mampu memberikan dampak pada pengembangan proses pembelajaran dimasa yang akan datang . Hal ini menunjukkan bahwa setiap proses pembelajaran yang terjadi itu diakibatkan oleh adanya interaksi yang nyata . Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah model belajar yang mempersyaratkan siswa untuk bertanggung jawab pada tugas masing- masing dan mengajarkan pada anggota kelompok lainnya , sehingga mampu saling memahami antar siswa lainnya . Apabila ditinjau dari segi konsep pembelajaran dengan model ini lebih banyak memuat pada aspek teori-teori dibandingkan dengan rumus atau persamaan pada materi yang diajarkan , jadi siswa dituntut untuk terlebih dahulu memahami suatu materi untuk dapat dijadikan sebagai dasar Berdasarkan dari hasil wawancara terhadap TN , selaku guru mata pelajaran Matematika kelas VIII B dan melalui hasil observasi yang telah dilakukan di kelas VIII B tahun ajaran menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar matematika siswa pada materi koordinat Cartesius yang belum mencapai tujuan pembelajaran dalam proses belajar . Hal ini berdasarkan melalui hasil dari pengamatan saat siswa mengikuti proses belajar mengajar terdapat 60 % siswa pasif tidak menunjukkan aktivitas yang baik , dan dari ulangan harian diperoleh nilai rata - rata 52 , 50 dengan nilai kebanyakan siswa rata-rata tidak mencapai Standar Ketuntasan Minimum ( KKM ) yaitu 75 dan hanya 40 % siswa yang tuntas belajarnya , selebihnya harus mengalami remedial dan tambahan lainnya . Menurut ( Nasruddin & Abi…. 9(2), 279–295.
Masitoh, S., & Santoso, A. (n.d.). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW. 87–98.
Mundo, C., Teologi, J., Kristen, A., Nababan, E. M., Sitopu, E., Simatupang, R., Naibaho, D., Sitompul, S. R., Studi, P., Agama, P., Ilmu, F., Kristen, P., Agama, I., Negeri, K., & Tarutung, I. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw Oleh Guru PAK terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP N 2 Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023 / 2024 dengan judul “ Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw Oleh Guru PAK Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP N 2 Sipoholon Kabupaten Tapanuli. 2.
Nesi, M., Akobiarek, M., Studi, P., Biologi, P., & Cenderawasih, U. (2018). TERHADAP HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 JAYAPURA. 1(1), 80–94.
Putri, D. R., Liani, S. A., & Widodo, S. T. (2023). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA. 11, 54–62.
Rohmatulloh, A. F., Susilo, H., & Ruslina, E. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) Dipadu Two Stay Two Stray ( TSTS ) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA. 4, 190–199.
Rusmana, N., & Hayati, L. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. 5(4).
Studi, P., Akuntansi, P., & Galuh, U. (2022). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 2 CIAMIS PENDAHULUAN Hasil belajar menunjukan hasil usaha yang dicapai peserta didik selama mereka melakukan kegiatan disekolah . Bagi pendidik hasil belajar dapat dijadikan pedoman penilaian terhadap keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar . Sedangkan bagi peserta didik hasil belajar merupakan informasi yang berfungsi untuk mengukur tingkat kemampuan atau keberhasilan belajarnya , apakah mengalami peningkatan yang baik atau mengalami penurunan . Nurhadi dalam Syafaruddin et al . ( 2019 ) mengemukakan bahwa “ hasil belajar adalah prestasi yang telah dicapai atau diperoleh anak be rupa nilai mata pelajaran ”. Agar memperoleh hasil belajar yang dapat dicapai sesuai dengan tujuan pendidikan , pihak sekolah menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) dengan besaran angka yang ditentukan sesuai dengan tujuan sekolah , namun demikian banyak yang belum mencapai angka yang dimaksud , kondisi ini merupakan masalah yang umum di hadapi oleh sekolah . Kurangnya keterlibatan siswa pada saat proses pembelajaran merupakan permasalahan yang harus dicari solusinya , walaupun kurikulum yang diterapkan sekarang berbasis pembelajaran Cooperatif Learning hal ini tidak menjamin semua siswa ikut terlibat dalam pembelajaran . Bahkan pendidik masih saja menjadi tokoh utama dalam proses pembelajaran di kelas . Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di SMA Negeri 2 Ciamis , dengan melihat kondisi sekolah saat berlangsungnya proses kegiatan pembelajaran , penulis mengetahui bahwa guru mata pelajaran ekonomi di kelas X IPS sudah melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran yang bervariasi seperti diskusi kelompok , tanya jawab dan latihan soal . Namun hasil belajar belum sesuai dengan apa yang diharapkan , karena masih terdapat rendahnya hasil belajar peserta didik . Berikut data hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi di SMAN 2 Ciamis : Berdasarkan data di atas diketahui bahwa hasil belajar peserta didik mata pelajaran ekonomi dari seluruh siswa kelas X IPS 1 , X IPS 2 , X IPS 3 dan X IPS 4 yang berjumlah 144 orang yang belum memenuhi KKM sebanyak 79 orang . Hal tersebut menunjukan bahwa hasil belajar peserta didik yang dicapai belum maksimal . Berdasarkan masalah yang diuraikan , penulis berasumsi bahwa dalam proses pembelajaran , di perlukan model pembelajaran yang dapat memacu semangat set…. 3(3), 662–669.
Wulandari, N. K., & Suhendri, H. (2024). PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP. 3(2). https://doi.org/10.58540/jipsi.v3i2.575
Arifin, M. S., Bungsu, H., Jayawardana, A., & Maharani, L. (2025). Pengaruh Penerapan Model Pembelajaran Team Assisted Individualization Terhadap Hasil Belajar IPA Materi Klasifikasi Makhluk Hidup Kelas VII SMPN 2 Kalibaru. 7(3).
Didik, M. P., & Rahayu, A. (2022). Peqguruang: Conference Series. 4.
Ekonomi, P., Qotrunnada, A. B., & Andriansyah, E. H. (2024). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY ( TSTS ) TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA SEKOLAH PENGGERAK ( MATA. 12(2), 308–314.
Fadillah, A. A. (n.d.). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY ( TSTS ) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATA PELAJARAN IPS.
Harahap, J. C., Siregar, A., Lubis, W., & Ananda, L. J. (2024). Pengaruh Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas IV SDN 0308 Aek Bargot. 8, 4278–4291.
Julyani, T. N. (2025). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V SDN Tengah 03. 6(3), 1267–1273.
Kahar, M. S., Anwar, Z., Murpri, D. K., Matematika, P., & Sorong, U. M. (2020). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP PENINGKATAN HASIL BELAJAR E-mail : Abstrak PENDAHULUAN Pembelajaran merupakan proses interaksi antara siswa dengan guru pada suatu lingkungan belajar yang saling bertukar informasi . Keberhasilan suatu pembelajaran dalam pendidikan formal tidak terlepas dari peran penting pengajar dan siswa yang saling berkerjasama . Disisi lain Keberhasilan dalam proses pembelajaran ditentukan oleh metode Metode mengajar yang kurang tepat akan berdampak kurang optimalnya proses pembelajaran yang pada akhirnya berdampak pada hasil belajar siswa . Maka dari itu , guru semestinya memiliki kreasi dan inovasi dalam mengembangkan model , strategi dalam menciptakan pembelajaran yang bermakna dan mampu mengkolaborasi dengan berbagai media pembelajaran yang tepat berdasarkan pada materi yang disampaikan dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran . Penerapan model pembelajaran , strategi , dan pendekatan semestinya dipergunakan dengan baik dan sehingga mampu memberikan dampak pada pengembangan proses pembelajaran dimasa yang akan datang . Hal ini menunjukkan bahwa setiap proses pembelajaran yang terjadi itu diakibatkan oleh adanya interaksi yang nyata . Pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw adalah model belajar yang mempersyaratkan siswa untuk bertanggung jawab pada tugas masing- masing dan mengajarkan pada anggota kelompok lainnya , sehingga mampu saling memahami antar siswa lainnya . Apabila ditinjau dari segi konsep pembelajaran dengan model ini lebih banyak memuat pada aspek teori-teori dibandingkan dengan rumus atau persamaan pada materi yang diajarkan , jadi siswa dituntut untuk terlebih dahulu memahami suatu materi untuk dapat dijadikan sebagai dasar Berdasarkan dari hasil wawancara terhadap TN , selaku guru mata pelajaran Matematika kelas VIII B dan melalui hasil observasi yang telah dilakukan di kelas VIII B tahun ajaran menunjukkan bahwa rendahnya hasil belajar matematika siswa pada materi koordinat Cartesius yang belum mencapai tujuan pembelajaran dalam proses belajar . Hal ini berdasarkan melalui hasil dari pengamatan saat siswa mengikuti proses belajar mengajar terdapat 60 % siswa pasif tidak menunjukkan aktivitas yang baik , dan dari ulangan harian diperoleh nilai rata - rata 52 , 50 dengan nilai kebanyakan siswa rata-rata tidak mencapai Standar Ketuntasan Minimum ( KKM ) yaitu 75 dan hanya 40 % siswa yang tuntas belajarnya , selebihnya harus mengalami remedial dan tambahan lainnya . Menurut ( Nasruddin & Abi…. 9(2), 279–295.
Masitoh, S., & Santoso, A. (n.d.). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW. 87–98.
Mundo, C., Teologi, J., Kristen, A., Nababan, E. M., Sitopu, E., Simatupang, R., Naibaho, D., Sitompul, S. R., Studi, P., Agama, P., Ilmu, F., Kristen, P., Agama, I., Negeri, K., & Tarutung, I. (2024). Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw Oleh Guru PAK terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP N 2 Sipoholon Kabupaten Tapanuli Utara Tahun Pembelajaran 2023 / 2024 dengan judul “ Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Tipe Jigsaw Oleh Guru PAK Terhadap Motivasi Belajar Siswa Kelas VIII SMP N 2 Sipoholon Kabupaten Tapanuli. 2.
Nesi, M., Akobiarek, M., Studi, P., Biologi, P., & Cenderawasih, U. (2018). TERHADAP HASIL BELAJAR IPA BIOLOGI SISWA KELAS VII SMP NEGERI 2 JAYAPURA. 1(1), 80–94.
Putri, D. R., Liani, S. A., & Widodo, S. T. (2023). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA. 11, 54–62.
Rohmatulloh, A. F., Susilo, H., & Ruslina, E. (2024). Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning ( PBL ) Dipadu Two Stay Two Stray ( TSTS ) untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas X SMA. 4, 190–199.
Rusmana, N., & Hayati, L. (2023). Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Jigsaw Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa. 5(4).
Studi, P., Akuntansi, P., & Galuh, U. (2022). PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN EKONOMI DI SMA NEGERI 2 CIAMIS PENDAHULUAN Hasil belajar menunjukan hasil usaha yang dicapai peserta didik selama mereka melakukan kegiatan disekolah . Bagi pendidik hasil belajar dapat dijadikan pedoman penilaian terhadap keberhasilan dalam kegiatan belajar mengajar . Sedangkan bagi peserta didik hasil belajar merupakan informasi yang berfungsi untuk mengukur tingkat kemampuan atau keberhasilan belajarnya , apakah mengalami peningkatan yang baik atau mengalami penurunan . Nurhadi dalam Syafaruddin et al . ( 2019 ) mengemukakan bahwa “ hasil belajar adalah prestasi yang telah dicapai atau diperoleh anak be rupa nilai mata pelajaran ”. Agar memperoleh hasil belajar yang dapat dicapai sesuai dengan tujuan pendidikan , pihak sekolah menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal ( KKM ) dengan besaran angka yang ditentukan sesuai dengan tujuan sekolah , namun demikian banyak yang belum mencapai angka yang dimaksud , kondisi ini merupakan masalah yang umum di hadapi oleh sekolah . Kurangnya keterlibatan siswa pada saat proses pembelajaran merupakan permasalahan yang harus dicari solusinya , walaupun kurikulum yang diterapkan sekarang berbasis pembelajaran Cooperatif Learning hal ini tidak menjamin semua siswa ikut terlibat dalam pembelajaran . Bahkan pendidik masih saja menjadi tokoh utama dalam proses pembelajaran di kelas . Berdasarkan hasil observasi yang penulis lakukan di SMA Negeri 2 Ciamis , dengan melihat kondisi sekolah saat berlangsungnya proses kegiatan pembelajaran , penulis mengetahui bahwa guru mata pelajaran ekonomi di kelas X IPS sudah melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran yang bervariasi seperti diskusi kelompok , tanya jawab dan latihan soal . Namun hasil belajar belum sesuai dengan apa yang diharapkan , karena masih terdapat rendahnya hasil belajar peserta didik . Berikut data hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran ekonomi di SMAN 2 Ciamis : Berdasarkan data di atas diketahui bahwa hasil belajar peserta didik mata pelajaran ekonomi dari seluruh siswa kelas X IPS 1 , X IPS 2 , X IPS 3 dan X IPS 4 yang berjumlah 144 orang yang belum memenuhi KKM sebanyak 79 orang . Hal tersebut menunjukan bahwa hasil belajar peserta didik yang dicapai belum maksimal . Berdasarkan masalah yang diuraikan , penulis berasumsi bahwa dalam proses pembelajaran , di perlukan model pembelajaran yang dapat memacu semangat set…. 3(3), 662–669.
Wulandari, N. K., & Suhendri, H. (2024). PENGARUH METODE PEMBELAJARAN TWO STAY TWO STRAY TERHADAP. 3(2). https://doi.org/10.58540/jipsi.v3i2.575
DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i1.7838
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
INDEXED BY :
Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586.
Email : lppmumsb@gmail.com
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















