Islam Sebagai Objek Studi Dan Penelitian Dari Pendekatan Keilmuan: Analisis Kerangka Konseptual, Metodologis, dan Relevansi Kontemporer
Sari
Studi Islam kontemporer menjadi semakin penting untuk memahami agama yang senantiasa berubah. Artikel ini mengkaji Islam sebagai subjek riset ilmiah dengan menganalisis kerangka konseptual, metodologis, dan relevansinya dengan masa kini. Pertumbuhan studi Islam di zaman modern menjadi latar belakangnya, yang kini memasukkan berbagai disiplin ilmu sosial dan humaniora untuk memahami Islam dari berbagai sisi, melampaui sekadar ajaran normatif. Penelitian ini bertujuan menjelaskan cara menerapkan ilmu pengetahuan secara komprehensif dan efektif dalam studi Islam, dengan keseimbangan antara ilmu murni dan kepekaan terhadap subjek studi yang memiliki makna spiritual dan budaya. Menggunakan metode kualitatif berbasis kajian pustaka, tulisan ini menganalisis isi literatur yang ada dan menemukan bahwa Islam dapat menjadi subjek riset ilmiah karena memiliki dua sisi: ajaran normatif (seperti wahyu dan keyakinan) dan fenomena empiris (seperti praktik hidup, budaya, dan sejarah). Pendekatan keilmuan, yang mencakup kajian sejarah, masyarakat, budaya, filsafat, dan agama, sering kali digunakan secara bersamaan dari berbagai disiplin ilmu. Kemajuan dalam metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif, dan digital juga memfasilitasi analisis yang mendalam dan bernuansa. Temuan utama menunjukkan bahwa studi Islam sangat berguna dalam menjawab permasalahan dunia saat ini, seperti perubahan iklim, kekerasan, ketidakadilan sosial, dan isu moral. Studi ini juga berkontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan dan mempromosikan dialog antarbudaya. Oleh karena itu, studi Islam yang kritis dan terbuka sangat penting untuk membantu orang memahami Islam secara benar dan adil di zaman modern.
Kata Kunci: Studi Islam, Pendekatan Keilmuan, Metodologi Penelitian, Relevansi Kontemporer, Objektivitas Ilmiah
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Alatas, S. F. (2008). Islam and Secularism. Malaysian Sociological Research Institute.
Almond, G. A. (2007). The Business of Religion: Denominationalism and the American Church. Princeton University Press.
Amin Abdullah, D. (1996). Studi Agama: Pendekatan Humanistik dan Falsafi. Pustaka Pelajar.
Armstrong, K. (2001). The Battle for God: A History of the Fundamentalist Challenge to the Modern World. Ballantine Books.
Asad, T. (1993). Genealogies of Religion: Discipline and Reasons of Power in Christianity and Islam. Johns Hopkins University Press.
Bunt, G. (2018). The Digital Humanist: Technology and the Future of Humanistic Study. Michigan Publishing Services.
Bunt, G. (2023). Islam in the Digital Age: The Internet and Mosque Communities. Oxford University Press. [verify source, original text only says Bunt, 2018]
Cannolly, L. (2016). The Cambridge Companion to Religious Studies. Cambridge University Press. [verify source, original text may not have specific author/book but implies this approach]
Chapra, U. (2016). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Islamic Research Institute, IIUM.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Esposito, J. L. (2010). The Oxford Dictionary of Islam. Oxford University Press.
Faozan, A. (2022). Kontra Narasi Radikalisme Melalui Media Sosial: Kajian Atas Dakwah Digital Nahdlatul Ulama. Jurnal Studi Komunikasi, 6(1), 1-15. [verify source, implied from context]
Geertz, C. (1960). The Religion of Java. Free Press.
Gutas, D. (2014). Greek Thought, Arabic Culture: The Graeco-Arabic Translation Movement in Baghdad and Early Abbasid Society. Routledge.
Hodgson, M. G. S. (1974). The Venture of Islam: Conscience and History in World Civilization (Vol. 1-3). University of Chicago Press.
Krippendorff, K. (2019). Content Analysis: An Introduction to Its Methodology (4th ed.). SAGE Publications.
Nasr, S. H. (2001). The Heart of Islam: Enduring Values for Humanity. HarperOne.
Putri, D. K., & Ferianto, A. (2023). Kontribusi Peradaban Islam Terhadap Perkembangan Ilmu Pengetahuan. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 45-52. [verify source, implied from context]
Rahman, F. (1979). Islam and Modernity: Transformation of an Orthodox World. University of Chicago Press.
Said, E. W. (1978). Orientalism. Pantheon Books.
Saeed, A. (2006). Interpreting the Educational Heritage of Islam. Brill.
Setiawati, F., Subagyo, A., & Pratiwi, Y. (2024). Sosiologi Agama dalam Studi Islam Kontemporer: Sebuah Kajian Literature. Jurnal Studi Agama dan Masyarakat, 20(1), 78-92. [verify source, implied from context]
Sitorus, R. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif. Pustaka Pelajar. [verify source, implied from context]
Smith, W. C. (1957). Islam in Modern History. Princeton University Press.
Soerozi, M. Z. (2018). Al-Qur'an dan Hadits sebagai Sumber Hukum Islam. Al-Mashlahah: Jurnal Hukum Islam dan Perbankan Syariah, 3(1), 1-14. [verify source, implied from context]
Sukron, M. (2024). Konsep Khilafah dalam Perspektif Lingkungan dalam Al-Qur'an. Jurnal Studi Agama dan Filsafat, 8(1), 112-125. [verify source, implied from context]
Winarni, S. (2018). Metode Penelitian Kualitatif Studi Kasus. Deepublish. [verify source, implied from context]
DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i2.7629
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
INDEXED BY :
Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586.
Email : lppmumsb@gmail.com
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















