Pengaruh Aktivitas Fisik Terhadap Psychological Well-being Pada Lansia Pespektif Bimbingan dan Konseling
Sari
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia dalam perspektif bimbingan dan konseling. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif regresi linear sederhana. Populasi penelitian adalah lansia yang tergabung kelompok senan di Kecamatan Nanggalo, sedangkan sampel ditentukan dengan teknik purposive dan random sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner aktivitas fisik dan skala psychological well-being yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif dan signifikan antara aktivitas fisik terhadap psychological well-being pada lansia (r = 0,546; p < 0,05). Aktivitas fisik berkontribusi sebesar 30% terhadap varians kesejahteraan psikologis, yang berarti semakin aktif lansia secara fisik, semakin tinggi tingkat kesejahteraan psikologisnya. Temuan ini menegaskan pentingnya peran aktivitas fisik sebagai faktor pendukung kesejahteraan psikologis dalam layanan bimbingan dan konseling bagi lansia. Konselor dapat mengintegrasikan program aktivitas fisik dalam intervensi konseling guna membantu lansia mencapai keseimbangan emosional, kebahagiaan, serta penerimaan diri yang lebih baik di masa lanjut usia.
Kata kunci: aktivitas fisik, psychological well-being, lansia, bimbingan dan konseling
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Amelia, B. (2024). Psychological Well-Being pada Narapidana Lanjut Usia di Lembaga Pemasyarakatan KLAS IIA Sragen. Journal of Mental Health and Social Rehabilitation, 2(2), 53-63.
Aisyah, S., Wahyuningsih, D. R., & Khusumadewi, A. (2025). PENDEKATAN HOLISTIK DAN MULTIKULTURAL DALAM LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING: STUDI PADA MODEL KONSELING PANCAWASKITA. TEACHER: Jurnal Inovasi Karya Ilmiah Guru, 5(2), 76-83.
Arneliwati, N., Kep, M., Wilda, L. O., Hamid, N. A., Kep, M., Kom, S. K., ... & Wahyuningsih, N. B. D. (2025). BUNGA RAMPAI PERAWATAN LANSIA YANG HOLISTIK DAN TERINTEGRASI. Nuansa Fajar Cemerlang.
Badan Pusat Statistik (BPS). (2023). Statistik Penduduk Lanjut Usia Indonesia Tahun 2023. Jakarta: BPS.
Caspersen, C. J., Powell, K. E., & Christenson, G. M. (1985). Physical activity, exercise, and physical fitness: Definitions and distinctions for health-related research. Public Health Reports, 100(2), 126–131.
Chaisang, N., Mekkhachorn, N., & … (2022). The Effectiveness of the Group Psychological Counseling Model to Enhance Psychological Well–Being of Elderly in Yala Province, Thailand. International Journal of Public Health and Health Sciences.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The “what” and “why” of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268.
Febriyanti, B. N. (2023). Teknik pengambilan sampel. Universitas Jambi, 13(3), 1576-1580.
Fox, K. R. (1999). The influence of physical activity on mental well-being. Public Health Nutrition, 2(3a), 411–418.
Hassan, A. (2014). Analisis Gangguan Kesejahteraan Psikologi danPengaruhnya terhadap Kehibaan (Grieving) dalamKalangan Keluarga Mangsa di Malaysia: An Analysis of Psychological Well-BeingDisturbances and Their Influence on Grievings among FamilyMembers of Victims in Malaysia. Perspektif Jurnal Sains Sosial dan Kemanusiaan, 6(2), 51-65.
Hermanto, N., Sari, M., & Wijaya, P. (2024). Model wellness counseling dalam penguatan kesehatan mental lansia. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 12(1), 1–15.
Hidayah, N. (2022). Pengaruh Senam Tai Chi terhadap Psychological Well-Being pada Lansia di Boyolali. Jurnal Terpadu Wira Bhakti, 4(2), 65–74.
Ifdil, I., Sari, I. P., & Putri, V. N. (2020). Psychological well-being remaja dari keluarga broken home. SCHOULID: Indonesian Journal of School Counseling, 5(1), 35.
Keyes, C. L. M., Shmotkin, D., & Ryff, C. D. (2002). Optimizing well-being: The empirical encounter of two traditions. Journal of Personality and Social Psychology, 82(6), 1007–1022.
Lee, E. S. (2014). The Impact of Social and Spiritual Connectedness on the Psychological Well-being Among Older Americans. Journal of Religion, Spirituality & Aging
Meliala, A. K., & Ahman, A. (2024). Systematic Literature Review: Validitas Konstruk Skala Psychological Well-Being Ryff. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru.
Myers, J. E., & Sweeney, T. J. (2008). Wellness counseling: The Indivisible Self model. Journal of Counseling & Development, 86(2), 156–163.
Nazali, N. H., & Alavi, K. (2021). Meneroka Kesejahteraan Psikologi dan Kualiti Pusat Jagaan Warga Emas di Selangor (Exploration of Psychology Well-being and Quality of Old Folks Home in Selangor). Jurnal Psikologi Malaysia, 35(1).
Netz, Y., Wu, M. J., Becker, B. J., & Tenenbaum, G. (2005). Physical activity and psychological well-being in advanced age: A meta-analysis of intervention studies. Psychology and Aging, 20(2), 272–284.
Nurhasanah, R., & Fitria, A. (2021). Aktivitas fisik dan kualitas hidup lansia di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(2), 101–110.
Nordin, N. M., & Talib, M. A. (2009). Kesunyian dan kesejahteraan psikologi di kalangan pelajar universiti di Malaysia (Loneliness and psychological well-being among university students in Malaysia). Jurnal Psikologi Malaysia, 23.
Papalia, D. E., & Feldman, R. D. (2015). Experience Human Development (13th ed.). New York: McGraw-Hill.
Putri, L. D., & Supriyanto, A. (2021). Hubungan antara aktivitas fisik dan kesejahteraan psikologis pada lansia. Jurnal Psikologi Sosial dan Klinis, 6(2), 112–123.
Prihartini, D., Al Habsy, B., Hariastuti, R. T., & Christiana, E. (2023). Faktor-Faktor Psychological Well Being pada Remaja. Nusantara of Research: Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri, 10(4), 393-406.
Rohmah, N., & Hidayati, S. (2020). Hubungan dukungan sosial dan aktivitas sosial dengan kesejahteraan psikologis lansia. Jurnal Psikologi UIN Sunan Kalijaga, 13(2), 123–135
Ryff, C. D. (1989). Happiness is everything, or is it? Explorations on the meaning of psychological well-being. Journal of Personality and Social Psychology, 57(6), 1069–1081
Ryff, C. D. (2013). Psychological well-being revisited: Advances in the science and practice of eudaimonia. Psychotherapy and psychosomatics, 83(1), 10-28.
Sari, N., Hidayat, T., & Nuraini, D. (2020). Pengaruh senam lansia terhadap kesejahteraan psikologis di Posyandu Lansia Kota Bandung. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 98–107
Sinambela, C. M. L. (2024). MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP LANSIA STRATEGI UNTUK KESEHATAN FISIK DAN MENTAL. Circle Archive, 1(4).
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sukabumi, S. P. (2022). Teknik pengambilan sampel umum dalam metodologi penelitian: Literature review. Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), 1(2), 85-114.
Wulandari, D., & Herawati, T. (2021). Hubungan aktivitas fisik dengan kesejahteraan psikologis lansia. Jurnal Psikologi dan Kesehatan, 9(1), 45–57.
Zaman, R. K., Nasir, K., Saleh, M. M., & Ab Hamid, N. S. (2022). Kawalan Kesejahteraan Psikologi Berasaskan Konsep Psikospiritual dalam Al-Quran: Suatu Analisis: Psychological Well-Being Control Based On Psychospiritual Concepts In The Quran: An Analysis. ‘Abqari Journal, 27(1), 115-129.
DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i1.7576
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
INDEXED BY :
Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586.
Email : lppmumsb@gmail.com
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.















