Aplikasi Kompos Kotoran Kerbau Dengan Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica Oleraceae Var.Capitata)

Yustitia Akbar, Rahmawati Rahmawati, Yunita sabri, Sevindrajuta Sevindrajuta, Martini Martini

Sari


Penelitian dalam bentuk percobaan lapangan dengan judul  “Aplikasi  Kompos Kotoran Kerbau dengan Bioaktivator Mikroorganisme Lokal Bonggol Pisang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Kubis (Brassica oleraceae var.capitata)” telah dilaksanakan di Kenagarian Koto Rantang, Parupuak jorong Batang Palupuh Nagari Koto Rantang, Kecamatan Palupuh, Kabupaten Agam dengan ketinggian tempat ± 756 mdpl. Pelaksanaan percobaan lapangan ini dimulai dari bulan September 2024 sampai dengan November 2024.  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan takaran kompos kotoran kerbau terbaik untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman kubis.  Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 5 perlakuan dan 4 kelompok, sehingga berjumlah 20 petak, dalam setiap petak terdapat 4 tanaman dengan luas 1m x 1m yang  diambil 2 tanaman sebagai tanaman sampel. Perlakuannya adalah pemberian kompos kotoran kerbau 0 ton/ ha, pemberian kompos kotoran kerbau 5 ton/ha , pemberian kompos kotoran kerbau 10 ton/ha, pemberian kompos kotoran kerbau 15 ton/ha, pemberian kompos kotoran kerbau 20 ton/ha. Data pengamatan dianalisis secara statistik menggunakan Uji F pada taraf nyata 5%, dan dilanjutkan dengan DNMRT pada taraf nyata 5% Dari hasil penelitian dapat diambil kesimpulan bahwa pemberian kompos kotoran kerbau dengan bioaktivator MOL bonggol pisang dengan takaran 20 ton/ha memberikan hasil terbaik terhadap pertumbuhan  tanaman kubis  tetapi belum dapat  meningkatkan hasil tanaman kubis secara signifikan.

 

Kata kunci : kompos kotoran kerbau, MOL bonggol pisang, pertumbuhan, hasil, tanaman kubis

 

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Erwin, S., Ramli dan Adrianton. 2015. Pengaruh berbagai jarak tanam pada pertumbuhan dan produksi kubis di dataran menengah Desa Bobo Kecamatan Palolo Kabupaten Sigi. Jurnal Agrotekbis. 3(4) : 491-497

Faruk, U., Sulistyawati dan S.H. Pratiwi. 2017. Respon pertumbuhan dan hasil tanaman kubis dataran rendah terhadap efisiensi pemupukkan nitrogen dengan penambahan pupuk organik. Jurnal Agroteknologi Merdek Pasuruan. 1(1) : 10-17.

Haryanto, B., Wijaya, A., & Suryanto, D. (2018). Pengaruh pupuk organik terhadap kesuburan tanah dan pertumbuhan sayuran. Jurnal Agroforestri, 12(2), 45–52.

Hidayat, A., Sutono, S., & Nuraini, Y. (2017). Pemanfaatan MOL Bonggol Pisang untuk Meningkatkan Ketersediaan Hara dan Pertumbuhan Tanaman Sayuran. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 22(3), 198–205.

Lingga, P., dan Marsono. (2010). Petunjuk Penggunaan Pupuk. Jakarta: Penebar Swadaya.

Martinus, E., H. Hanum dan A. Lubis. 2017. Pengaruh Pemberian Pupuk Kandang Kerbau dan Dosis Pupuk Anorganik terhadap Hara N, P, K Tanah, Pertumbuhan dan Produksi Tanaman Bawang Merah. Jurnal Agroteknologi FP USU. 2(5) : 265-270

Mauliyandani, T. Nopsagiarti dan D. Okalia. 2022. Pengaruh Kombinasi Arang Sekam dengan Kompos Kotoran Kerbau terhadap Pertumbuhan dan Produksi Mentimun Jepang (Cucumis sativus L.) Hidroponik Sistem Drip. Jurnal Green Swarnadwipa. 3(11):489-497.

Novizan. (2005). Petunjuk Pemupukan yang Efektif. Jakarta: Agromedia Pustaka.

Prasetyo, D., Santoso, B., & Lestari, R. (2020). Efektivitas mikroorganisme lokal pada dekomposisi pupuk organik untuk pertumbuhan tanaman sawi. Jurnal Agronomi Indonesia, 8(3), 120–128.

Rahmawati, F., dan Susanti, E. (2021). Pemanfaatan bonggol pisang sebagai bioaktivator mikroorganisme lokal dalam pembuatan kompos. Jurnal Ilmu Tanah dan Lingkungan, 13(2), 77–85.

Sari, N., Hidayat, R., dan Pramono, Y. (2019). Pengaruh pupuk organik dengan bioaktivator terhadap pertumbuhan dan hasil sayuran kubis. Jurnal Hortikultura Indonesia, 7(1), 34–41.

Setyawan, A., Wibowo, T., dan Rahayu, D. (2019). Teknologi pemupukan organik untuk meningkatkan produksi sayuran hijau. Jurnal Pertanian Berkelanjutan, 11(2), 55–63.

Sutanto, R. (2002). Penerapan Pertanian Organik: Pemasyarakatan dan Pengembangannya. Yogyakarta: Kanisius

Wahyudin dan Nurhidayatullah. 2018.Pengomposan sampah organik rumah tangga menggunakan MOL bonggol pisang sebagai bioaktivator. Jurnal Agriovet. 1(1) :19 – 35.




DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v20i1.7521

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

INDEXED BY :

   
   


Lembaga Penelitian & Pengabdian Masyarakat (LPPM). Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat
Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586. 
Email : lppmumsb@gmail.com



Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.