ANALISIS KEBUTUHAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS DISCOVERY LEARNING UNTUK SISWA KELAS VIII MTS/SMP

Yurnalis, Eka Pasca Surya Bayu

Sari


Salah satu fungsi lembar kerja siswa (LKS) menurut Prastowo (2011:206), yaitu sebagai
bahan ajar yang bisa meminimalkan peran pendidik, namun lebih mengaktifkan peran
peserta didik, akan tetapi LKS yang ada saat ini belum membantu siswa dalam menemukan
konsep secara mandiri sehingga siswa cenderung mengandalkan materi yang dipaparkan
guru dengan metode konvensional maka diperlukanlah LKS yang mampu memfasilitasi
siswa untuk menemukan konsep secara mandiri. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
menganalisis kebutuhan LKS yang berbasis discovery learning. Metode pengumpulan data
dalam penelitian ini adalah dengan cara analisis dokumentasi, wawancara langsung kepada
guru dan penyebaran angket kepada siswa. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas
VIII MTs Muhammadiyah Padangpanjang. Hasil dari penelitian ini adalah. 1) LKS
membantu guru dan siswa dalam kegiatan pembelajaran. 2) LKS yang digunakan belum
berbasis discovery learning. 3) LKS berbasis discovery learning diperlukan oleh guru dan
siswa dalam kegiatan pembelajaran kurikulum 13. Oleh karena itu LKS yang berbasis
discovery learning dapat menjadi salah satu sarana belajar yang bermanfaat dalam
menemukan konsep secara mandiri.
Kata Kunci: Analisis Kebutuhan, LKS Discovery Learning, Wawancara, Angket


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta

Depdiknas. 2008. Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Dirjen Pendidikan Dasar

dan Menengah.

Dimyati dan Mudijono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Djaafar, Tengku Zahara. 2001. Kontribusi Strategi Pembelajaran Terhadap hasil Belajar.

Jakarta: UNP

Muliyardi. 2006. “Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Menggunakan Komik

di Kelas 1 Sekolah Dasar”. Disertasi tidak untuk diterbitkan. Surabaya. Universitas

Negeri Surabaya

Plomp, T dan Nieveen, N. (eds). 2007. An Introduction to Educational Design Research

Enschede: Netherlands Institute for Curriculum Development (SLO)

Prastowo, Andi. 2011. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Jogjakarta: Diva

Press

Purwanto, N. 2004. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi pembelajaran. Bandung: Remaja

Rosdakarya

Rosyidi, Unifah. 2014. Kementrian pendidikan dan kebudayaan.Jakarta: Badan

Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan Dan Kebudayaan Dan Penjamin

Mutu Pendidikan.Sudjana, Nana. 2009. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar.

Bandung: PT Rosdakarya

Sukardi. 2008. Evaluasi Pendidikan Prinsip dan Operasional. Yogyakarta: Bumi Aksara




DOI: https://doi.org/10.33559/mi.v12i11.1068

Article Metrics

Sari view : 262 times
PDF - 85 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter Flag Counter