PERBANDINGAN KUAT TEKAN BETON ANTARA CAMPURAN AGGREGAT KASAR BATU PECAH (SPLIT) DENGAN BATU ALAM PALEMBAYAN UNTUK BETON STRUKTUR

Masril Masril

Sari


Kekuatan beton sekarang ini sangat dipengaruhi oleh bahan dan material yang digunakan serta dilatar belakangi oleh dua jenis aggregat kasar dan mutu beton yang dipakai untuk struktur bangunan. Sehingga mampu memenuhi kebutuhan struktur saat ini.

Pemilihan material beton dilakukan untuk menentukan kekuatan karakteristik dari struktur beton itu sendiri, material dari aggregat kasar yang dipergunakan aggregat kasar batu pecah (split) dan aggregat kasar batu alam kemudian yang sangat menentukan sekali adalah aggregat halus.

Dalam penelitian perbandingan campuran beton  memakai aggregat halus pasir murni dengan membandingkan aggregat halus yang dicampur dengan debu batu bara dengan porsentase campurannya 1%, 2%, 5%, 10% dan 15% , kemudian diukur nilai slump dengan dengan air yang bervariasi dan air untuk 1m3 campuran membutuhkan air yang maksimalnya sekitar 259 liter, masing-masing dilakukan pengujian terhadap benda uji berbentuk selinder pada umur 7 hari, 14 hari, 21 hari dan 28 hari, dan analisa akhir pada penelitian ini adalah umur 28 hari, ternyata campuran beton aggregat halus dicampur dengan debu batu bara lebih tinggi kuat tekan beton struktur, pada mutu beton rencana yang sama (K 250), dengan selisih pebedaan sekitar 5%.

 

Kata Kunci :  Uji Kuat Tekan Beton  


Teks Lengkap:

Hal 52-57

Referensi


- PBI 1971 dan Skni 2002.

- Sukirman , Silvia ,1992, Perkerasan lentur Jalan Raya , Penerbit Nova Bandung.

- Sukirman , Silvia 2007, Beton Aspal Campuran panas, Edisi ke 2 Penerbit Obor Indonesia , Jakarta




DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v1i1.605

Article Metrics

Sari view : 388 times
Hal 52-57 - 208 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

"Web Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.