MENUJU SEKOLAH ANTIKORUPSI (Perspektif Konstruksi Sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann)

Mahmud Mahmud

Sari


Penelitian ini menguraikan pengetahuan tentang penanaman nilai pendidikan antikorupsi dari prespektif konstruksi sosial atas realitas. Bertujuan memberikan pandangan umum bagaimana penanaman nilai pendidikan antikorupsi di sekolah. Penelitain ini menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan Thomas Luckmann melalui proses eksternalisasi, obyektivikasi dan internalisasi. Dengan menggunakan pendekatan kepustakaan, metode analisis kritis-deskriptif. Hasil dari penelitian ini dapat di analisis bahwa konstruksi nilai pendidikan antikorupsi didapati bahwa nilai terlaksana karena peran interaksi antara pembawa nilai yang ikut mempengaruhi peserta didik untuk melaksanakan. Melalui tiga tahapan, yakni ekspresi perilaku peserta didik, pelembagaan nilai, dan kesadaaran atau penghayatan nilai. Selain ketiga usaha penanaman nilai tersebut upaya harmonisasi nilai sangat penting dilakukan, agar memberikan kemungkinan atau pendekatan nilai antikorupsi yang tetap dan konsisten.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Berger, Peter L. dan Thomas Luckmann, 1990, Tafsir Sosial Atas Kenyataan (Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan), terj. Hasan Basri, Jakarta: LP3ES.

Chamim, Asyukri ibn, dkk, 2003, Civil Education:Pendidikan Kewarganegaraan, Yogyakarta:Ditlitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah

https://nasional.sindonews.com/read/985675/149/un-terapkan-indeks-integritas-sekolah-1428294667

Idi Abdullah, Safarina, 2016, Etika Pendidikan Keluarga, Sekolah dan Masyarakat, Jakarta: PT Grafindo Persada.

Ilyas, Yunahar, dkk. 2004 Korupsi dalam Perspektif Agama-Agama, Yogyakarta: Penerbit KUTUB,

Maksudin, 2013, Pendidikan Karakter Non-Dikotomik, cet ke-1, Yogyakarta: Pustaka Pelajar,

Montessori, Maria, tt, Pendidikan Antikorupsi Sebagai Pendidikan Karakter Di Sekolah, Jakarta.

Soebagj, Natalia, Chair of Executive Board, Transparency Internasional Indonesia (TII) dalam http://www.ti.or.id/index.php/publication/2017/01/25/corruption-perseptions-index-2016,

Sofyan Iyan, “Nasib Kurikulum Pendidikan Antikorupsi, Wacana atau Rencana dalam Kurikulum 2013?”, Prosiding Seminar Nasional Refleksi dan Realisasi Kurikulum 2013, Program Studi PGMI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, 2013

Syariati, Ali, Makna Haji, 2006, terj Burhan, cet ke- 7, Jakarta: Zahra Publishing

Tim Penyusun Laporan Tahunan ICW 2016, Laporan Tahunan ICW 2016. 2016, Jakarta: Indonesia Corruption Watch,

Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 dan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru dan Dosen, Bandung: Citra Umbara,

Wibowo, Agus, 2013, Pendidikan Antikorupsi di Sekolah, Yogyakarta:Pustaka Pelajar

Wibowo, Agus, 2012, Pendidikan Karakter, “Strategi Membangun Karakter Bangsa Berperadaban”, Yogyakarta: Pustaka Pelajar


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.