SOSIALISASI STRATEGI KAMPUNG WISATA SARUGO MENUJU DESA WISATA MAJU MELALUI PENDEKATAN PARIWISATA BERBASIS MASYARAKAT (COMMUNITY BASED TOURISM)

Zilbasariko Zilbasariko, Sri Ariani, Rozi Yuliani

Sari


Kampung Wisata Sarugo merupakan destinasi wisata yang telah melampaui tahap rintisan dan kini berada pada level desa wisata berkembang, sehingga diperlukan rumusan strategi yang tepat agar dapat naik kelas menjadi desa wisata maju. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji strategi yang dapat ditempuh Kampung Wisata Sarugo menuju desa wisata maju melalui pendekatan pariwisata berbasis masyarakat (community-based tourism). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi lapangan, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Informan penelitian berjumlah enam orang yang terdiri atas satu tokoh masyarakat, satu wali jorong, dua pengurus kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan dua warga masyarakat. Pedoman wawancara dan observasi disusun mengacu pada indikator penilaian Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) periode 2021-2023. Data dianalisis menggunakan matriks IFAS dan EFAS yang diturunkan dari analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada faktor internal, Kampung Wisata Sarugo memiliki kekuatan utama berupa kekayaan alam, budaya, dan kearifan lokal yang masih terpelihara dengan baik, meskipun masih lemah dari sisi ketersediaan sumber daya manusia pariwisata yang profesional. Pada faktor eksternal, terbuka peluang besar untuk memperkenalkan Kampung Sarugo ke dunia internasional sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas kepariwisataan, di samping ancaman berupa keterbatasan fasilitas penunjang wisatawan yang berpotensi memengaruhi minat kunjungan di masa mendatang. Dengan demikian, melalui penguatan kolaborasi masyarakat dan pengelola, Kampung Wisata Sarugo berpeluang berkembang menjadi desa wisata maju berbasis masyarakat

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Andikampana. (2017). Pengembangan desa wisata berbasis masyarakat di Kota Tasikmalaya. Skripsi, Paregageuang Tasikmalaya.

Craig, J., & Grant, R. (2016). Manajemen strategi. Jakarta: Gramedia.

Dhimas, A. (2018). Pariwisata berbasis masyarakat sebagai alat pengembangan komunitas. Jurnal Pariwisata, 5(2), 45-52.

Ferrel, O. C., & Harline, D. (2018). Manajemen pemasaran strategis. Jakarta: Salemba Empat.

Irma, & Susilowati, I. (2004). Ekonomi pariwisata. Semarang: Universitas Diponegoro.

Johnson, G., & Scholes, K. (2016). Exploring corporate strategy. London: Pearson Education.

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2023). Pedoman Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023. Jakarta: Kemenparekraf.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2007). Analisis data kualitatif. Jakarta: UI Press.

Moleong, L. J. (2011). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2015). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2016). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. (2018). Desa wisata maju. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Nazir, M. (2010). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Nurma, Y. (2019). Pendekatan dan strategi pembelajaran. Yogyakarta: Deepublish.

Pedoman Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pariwisata. (2011). Jakarta: Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Persari, D., dkk. (2018). Strategi pengembangan bisnis pariwisata. Jurnal Manajemen, 6(1), 12-20.

Rusman. (2017). Belajar dan pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Jakarta: Kencana.

Siagian, S. P. (2016). Manajemen stratejik. Jakarta: Bumi Aksara.

Siagian, S. P. (2018). Analisis serta perumusan kebijakan dan strategi organisasi. Jakarta: Gunung Agung.

Spillane, J. J. (1985). Ekonomi pariwisata: Sejarah dan prospeknya. Yogyakarta: Kanisius.

Sugiyono. (2009). Metode penelitian bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2010). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kombinasi (mixed methods). Bandung: Alfabeta.

Sugiama, A. G. (2014). Strategic tourism marketing destination management. Bandung: Guardaya Intimarta.

Tania, F. (2018). Strategi pemasaran instrumental. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 4(2), 22-30.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan




DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v3i2.8312

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexed by:

 Supported by Association