STRATEGI PENGEMBANGAN FASILITAS DESA WISATA SANJAI MELALUI ANALISIS SWOT
Sari
Abstrak
Desa Wisata Sanjai merupakan kawasan asal oleh-oleh khas Kota Bukittinggi yang menyimpan potensi wisata budaya dan industri kecil, namun belum banyak dikenal sebagai desa wisata oleh masyarakat luas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi fasilitas yang tersedia di Desa Wisata Sanjai serta menilai efektivitas strategi pengembangan fasilitas yang telah dilakukan dalam meningkatkan kunjungan wisatawan. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan evaluasi dan analisis SWOT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS), pelaku usaha, dan wisatawan, serta studi dokumentasi. Hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa kombinasi strategi Strength-Opportunities (S-O) memperoleh nilai tertinggi sebesar 3,84 atau 37% dari total bobot, yang berarti pengembangan desa wisata paling efektif dilakukan melalui penguatan fasilitas yang sudah tersedia dan pembentukan kemitraan dengan pemangku kepentingan lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fasilitas utama Desa Wisata Sanjai masih belum mencukupi, fasilitas pendukung seperti penginapan sudah cukup baik namun tempat makan, area parkir, dan transportasi masih belum memadai, sedangkan fasilitas pelengkap dinilai sudah baik. Disimpulkan bahwa strategi pengembangan fasilitas Desa Wisata Sanjai sudah berjalan cukup baik, tetapi tetap memerlukan perawatan, pembaruan fasilitas, serta promosi yang lebih intens melalui media sosial.
Kata Kunci: Strategi Pengembangan, Fasilitas, Desa Wisata, Analisis SWOT
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Afifah, N., & Formen, A. (2023). Penggunaan matrik IFAS dan EFAS untuk analisis SWOT sarana dan prasarana di satuan PAUD. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (ISORA), 1(2), 1–10.
Darmawan, D., & Fadjarajani, S. (2016). Hubungan antara pengetahuan dan sikap pelestarian lingkungan dengan perilaku wisatawan dalam menjaga kebersihan lingkungan. Jurnal Geografi, 4(1), 1–12.
Hadi, A. (2013). Konsep analisis SWOT dalam peningkatan mutu lembaga madrasah. Jurnal Ilmiah Didaktika, 14(1), 143–158. https://doi.org/10.22373/jid.v14i1.494
Jafar, S. A., & Resnawaty, R. (2015). Pengembangan desa wisata berbasis partisipasi masyarakat lokal di Desa Wisata Linggarjati Kuningan Jawa Barat. Jurnal Riset & PKM, 4(1), 1–10.
Kurmidianata, M., & Suwasono, B. (2022). Analisis strategi pengembangan wisata Lontar Sewu menggunakan metode SWOT. Jurnal Jaring SainTek, 4(1), 9–14. https://doi.org/10.31599/jaringsaintek.v4i1.994
Marhanah, S. R., & Wahadi, W. H. (2016). Pengaruh fasilitas wisata dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan pengunjung di Taman Margasatwa Ragunan Jakarta. Jurnal Manajemen Resort dan Leisure, 13(1), 1–10.
Novendra, R. (2016). Strategi pengembangan fasilitas rekreasi objek wisata Danau Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat. Jurnal Pariwisata, 3(2), 1–11.
Pearce, J. A., & Robinson, R. B. (2011). Strategic management: Formulation, implementation, and control. McGraw-Hill Education.
Permatasary, P. (2022). Strategi pengembangan potensi Desa Wisata Garongan dalam meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan. AMPTA.
Putra, R. E., Busari, A., & Kustiawan, A. (2020). Strategi pengembangan sektor pariwisata di Kabupaten Kutai Kartanegara. Jurnal Ilmu Ekonomi, 8(2), 1–12.
Ramdhani, A. M., & Andriana, A. N. (2023). Strategi pengembangan daya tarik wisata Pantai Biru Kersik dalam meningkatkan minat kunjungan wisatawan menggunakan analisis SWOT. Multidisciplinary Science Journal (MSEJ), 5(1), 1–10.
Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT. PT Gramedia Pustaka Utama.
Rossadi, L., & Widayati, E. (2018). Pengaruh aksesibilitas, amenitas, dan atraksi wisata terhadap minat kunjungan wisatawan ke Wahana Air Balong Waterpark Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Journal of Tourism and Economics, 1(2), 109–116.
Rusvitasari, E., & Solikhin, A. (2014). Strategi pengembangan wisata alam dalam meningkatkan kunjungan wisatawan di objek wisata Umbul Sidomukti Bandungan Semarang. Jurnal Pariwisata Indonesia, 10(1), 1–9.
Saputra, O. F. (2017). Aplikasi analisis SWOT kualitatif untuk formulasi strategi pengembangan pariwisata perdesaan di kawasan Lereng Merapi, Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Pariwisata, 9(1), 1–10.
Suwarjo. (2020). Analisis SWOT dalam pengembangan Desa Wisata Pulesari, Kecamatan Turi, Kabupaten Sleman. Jurnal Pariwisata, 8(2), 1–11.
DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v4i2.8305
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexed by:
Supported by Association




