HUBUNGAN BUDAYA DAN PERAN TEMAN SEBAYA DENGAN KEJADIAN PERNIKAHAN USIA DINI PADA REMAJA PUTRI

Bunga Tiara Carolin, Yenny Aulya, Dini Novianti Ningrum, Wira Wijaya Kusuma

Sari


Latar Belakang: Isu pernikahan usia dini di Indonesia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Berdasarkan data UNICEF per akhir tahun 2022, saat ini Indonesia berada di peringkat ke-8 di dunia dan ke-2 di ASEAN, dengan total hampir 1,5 juta kasus. Terdapat beberapa faktor yang dapat berhubungan dengan kejadian pernikahan usia dini pada remaja putri diantaranya faktor budaya dan peran teman sebaya. Tujuan: untuk mengetahui hubungan budaya dan peran teman sebaya dengan kejadian pernikahan usia dini pada remaja putri. Metode: Desain penelitian menggunakan cross sectional. Populasinya seluruh perempuan usia 19-24 tahun di Desa Langensari sejumlah 325 orang. Sampel penelitian terdiri dari 180 responden. Instrumen penelitian menggunakan lembar kuisioner. Analisis data menggunakan uji chi square. Hasil: Hasil univariat dari 180 responden, 46,1% responden melakukan pernikahan usia dini pada remaja. Sebagian besar responden memiliki budaya yang berpengaruh sebanyak 46,7% dan peran teman sebaya positif sebanyak 63,9%. Hasil bivariat menunjukan hubungan antara budaya dan peran teman sebaya dengan kejadian pernikahan usia dini yaitu p-value = 0,001. Kesimpulan: Budaya dan peran teman sebaya merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian pernikahan usia dini. Diskusi: remaja putri dapat meningkatkan pengetahuan tentang dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksinya dan memberikan saran bagi responden/ remaja putri yang sudah menikah pada usia dini agar melakukan pemeriksaan kesehatan.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Burhani. (2018). Nikah Usia Muda Penyebab Kanker Serviks. http://www.antaranews.com.

Dartiwen & Aryanti, M. (2021). Asuhan Kebidanan pada Remaja dan Perimenopause. Yogyakarta: Deepublish.

Judiasih, S. D., Suparto, S., Afriana, A., & Yuanitasar, D. (2018). Women, law, and policy: Child marriage practice in Indonesia. Jurnal Notariil, 3(1), 47‒55. https://doi.org/10.22225/jn.3.1.647.47-55

Munawaroh, E. (2021). Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta: CV Trans Info Media.

Nurachma, E., Hendriyani, D., Albertina, M., & Purwanti, S. (2020). Pengaruh Pasangan Pernikahan Dini Terhadap Pola Pengasuhan Anak: Di Kelurahan Mangkurawang Kecamatan Tenggarong Kabupaten Kutai Kartanegara Tahun 2018. Penerbit NEM.

Nurhikmah, N., Carolin, B. T., & Lubis, R. (2021). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini Pada Remaja Putri. Jurnal Kebidanan Malahayati, 7(1), 17-24.

Pohan, N. H. (2017). Faktor-Faktor yang Berhubungan Dengan Pernikahan Usia Dini terhadap Remaja Putri. Jurnal Endurance, 2(3), 424-435.

Rochmaedah, S., & Mardjuky, M. (2024). Hubungan Pendapatan Keluarga Dan Peran Teman Sebaya Dengan Kejadian Pernikahan Dini Pada Remaja Di Desa Wakasihu Kecamatan Leihitu. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 4406-4414.

Septianah, T. I., Solehati, T., & Widianti, E. (2020). Hubungan Pengetahuan, Tingkat Pendidikan, Sumber Informasi, Dan Pola Asuh Dengan Pernikahan Dini Pada Wanita. Jurnal Riset Hesti Medan Akper Kesdam I/Bb Medan, 4(2), 73. Https://Doi.Org/10.34008/Jurhesti.V4i2.138

Sezgin, A. U., & Punamäki, R. L. (2020). Correction To: Impacts Of Early Marriage And Adolescent Pregnancy On Mental And Somatic Health: The Role Of Partner Violence (Archives Of Women’s Mental Health, (2020), 23, 2, (155-166), 10.1007/S00737-019-00960-W). Archives Of Women’s Mental Health, 23(2), 167.

Taher, S. L. (2022). Hubungan Antara Budaya, Pengetahuan dan Sosial Ekonomi Dengan Pernikahan Dini. Indonesia Journal of Midwifery Sciences, 1(3), 100-110.

Tamhur, R. (2020). Hubungan Pengetahuan, Pendapatan Dan Budaya Dengan Kejadian Perilaku seksual remaja Usia Dini Pada Remaja Putri Di Kecamatan Martapura Kota (Doctoral dissertation), Universitas Islam Kalimantan MAB).

UNICEF (2023). Indonesia Peringkat 8 Dunia Banyaknya Kasus Pernikahan Dini. Diakses tanggal 21 Juli 2024 dari: https://kumparan.com/beritaanaksurabaya/unicef-indonesia-peringkat-8-dunia-banyaknya-kasus-pernikahan-dini-20eMLxG2FyL/full

UNICEF (2023). Indonesia Peringkat 8 Dunia Banyaknya Kasus Pernikahan Dini. Diakses tanggal 21 Juli 2024 dari: https://kumparan.com/beritaanaksurabaya/unicef-indonesia-peringkat-8-dunia-banyaknya-kasus-pernikahan-dini-20eMLxG2FyL/full

Widiatmoko. (2019). Hubungan Beberapa Faktor dengan Praktik Pernikahan Wanita Pus Muda di Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat Tahun 2018 (Studi Kasus Desa Ilir dan Desa Parean Girang) (Doctoral dissertation, Diponegoro University).




DOI: https://doi.org/10.31869/mm.v9i1.8373

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Menara Medika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.