SECONDARY JOB’S DI INDONESIA

Susan Shabrina Citra, Elfindri Elfindri, Nasri Bachtiar

Sari


Penelitian ini membahas apa saja faktor – faktor yang mempengaruhi tenaga kerja memiliki secondary job’s di Indonesia tahun 2015. Variabel pada penelitian ini adalah jam kerja, tingkat pendidikan, jarak tempuh, usia, jenis kelamin, status perkawinan di Indonesia. Data yang digunakan adalah data mentah dari hasil Survei Asngkatan Kerja Nasional tahun 2015. Penelitian ini di lakukan di seluruh Provinsi yang ada di Indonesia pada tahun 2015.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Deskriptif (Crosstab) dan Binary Logistic Regression untuk mengestimasi minat tenaga kerja melakukan pekerjaan tambahan berdasarkan faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu umur, tingkat pendidikan, jam kerja, jenis kelamin, status pernikahan dan jarak tempuh. Hasil penelitian ini Variabel umur berpengaruh positif dan signifikan terhadap secondary job di Indonesia.Variabel jenis kelamin berpengaruh posotif dan signifikan terhadap secondary job di Indonesia, Variabel status pernikahan berpengaruh positif dan signifikan terhadap secondary job di Indonesia,Variabel tingkat pendidikan berpengaruh positif dan signifikan terhadap secondary job di Indonesia,Variabel jam kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap secondary job di Indonesia,Variabel jarak, menunjukkan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap secondary job di Indonesia semakin dekat jarak yang harus ditempuh seorang tenaga kerja dari daerah asal ke tempat bekerjanya, maka semakin tinggi keinginan untuk memiliki secondary job di Indonesia. Kata Kunci : Sceondary Job, jam kerja, usia , tingkat pendidikan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agus Dwiyanto, dkk, 2006. Reformasi Birokrasi Publik di Indonesia.Yogyakarta PSKK UGM

As’ad, M. 2008. Psikologi industri. Yogyakarta: Yogyakarta Lyberty.

Badan Pusat Statistik Sumatera Barat. 2012. Survey Angkatan Kerja. BPS

BPS, Upah Minimum Regional/Provinsi (UMR/UMP) per bulan (dalam rupiah) pada https://www.bps.go.id/linkTableDinamis/view/id/917 diakses pada 15 agustus 2018

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. 1998. Kamus Besar Bahasa Indonesia.Jakarta: Balai Pustaka.hlm. 18

Djojohadikusumo Sumitro.1990. Sejarah Pemikiran Ekonomi. Jakarta : Yayasan Obor Indonesia,hlmn 27.

Gujarati, D. 1995. Ekonometrika Dasar. Erlangga. Jakarta

H, Manulang Sendjun. 1995. Pokok Pokok Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia. PT Rineka Cipta. Jakarta.

Hartono Widodo. 2004. PAS( pedoman akutansi syariah) Paduan Praktis Operasional BMT. Bandung. Mizan, hlmn 64 Heidjrachman Ranupandojo dan Suad Husnan. 2002. Manajemen Personalia. Yogyakarta: BPFE,hlmn 197

Heri Sudarsono. 2007. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah Deskripsi dan Ilustrasi, cetakan ke empat. Yogyakarta : Ekonomika, hlmn 68

Kosasih. 2007. Optimalisasi Media Pembelajaran. Jakarta: Grasindo.

Kusnaini, D. 1998. Permintaan dan Penawaran Tenaga Kerja serta Upah: Teori Serta Beberapa Potretnya di Indonesia. Universitas Negeri Yogyakarta. Yogyakarta.

Mahyu Danil. “Pengaruh Pendapatan Terhadap Tingkat Konsumsi pada Pegawai Negeri Sipil di Kantor Bupati Kabupaten Bireuen”. Journal Ekonomika Universitas Almuslim Bireuen Aceh.Vol. IV No. 7: 9.




DOI: https://doi.org/10.31869/me.v6i3.2242

Article Metrics

Sari view : 78 times
PDF - 37 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Web
Analytics Made Easy - StatCounter Kunjung Saat Ini