ANALISIS MODAL SOSIAL DAN KOMPENSASI TERHADAP KESEJAHTERAAN RUMAH TANGGA (STUDI KASUS RUMAH TANGGA RESETTLEMENT DI SUMATERA BARAT)

Arie Sukma, Fery Andrianus, Syafruddin Karimi

Sari


Salah satu tujuan involuntary resettlement adalah untuk meningkatkan kesejahteraan rumah tangga bukan untuk membuat rumah tangga menjadi miskin. Namun faktanya, banyak program involuntary resettlement membuat kehidupan rumah tangga tidak lebih baik dari sebelumya. Untuk mengkaji kondisi kesejahteraan rumah tangga digunakan indikator kebahagian yang terdiri dari 10 indikator. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 KK di dua desa yaitu Tanjung Balik dan Tanjung Pauh, Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten 50 Kota Provinsi Sumatera Barat. Dalam penelitian ini kompensasi dan modal sosial merupakan dua variabelyang berpengaruh terhadap kesejahteraan rumah tangga. Kompensasi yang diterima merupakan kondisi awal dari rumah tangga yang dipindahkan untuk menkonstruksi kehidupan mereka yang baru. Kemudian, modal sosial juga sangat mempengaruhi kondisi kesejahteraan rumah tangga.Hasil analisis structural equation model (SEM) menunjukkan bahwa kompensasi berpengaruh positif terhadap kesejahteraan rumah tangga sedangkan modal social tidak berpengaruh.
Kata kunci: involuntary resettlement, kompensasi, modal sosial

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ADB. (1995). Involuntary Resettlement. Dikutip dari : http://www.adb.org/sites/default/files/institutionaldocument/32515/files/involuntay-resettlement.pdf

Amiany., Sahay, N. S. (2011). Kajian Permukiman Kembali PendudukTepian Sungai Kahayan di Kota Palangkaraya, Jurnal Arsitektur. Volume 6 Nomor 1 Juli 2011 ISSN 1412 – 338.

Andrianus, F (2016). Involuntary Resettlement: Solusi atau Bencana, Makalah Konfrensi Nasional V APSSI, Padang 17-19 Mei 2016.

Asthana, R. (1996). Involuntary Resettlement: Survey of International ExperienceSource: Economic and Political Weekly, Vol. 31, No. 24 pp 1468-1475http://www.jstor.org/stable/4404268.

Bruno, F. (2008). Happiness: A Revolution in Economics, https://mitpress.mit.edu/sites/default/files/9780262514958_sch_0001_0.pdf

Cahyono, B., Adhiatma, A. (2012). Peran Modal Sosial Dalam Peningkatan

Kesejahteraan Masyarakat Petani Tembakau Di Kabupaten Wonosobo, Proceedings of Conference In Business, Accounting and Management (CBAM) 2012. Vol. 1 No1. Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung.

Cernea, M. M. (2004). Impoverishment Risks, Risk Management, and Reconstruction:

A Model of Population Displacement and Resettlement. The UN Symposium on Hydropower and Sustainable Development.Beijing , October 27-29.

Ghozali, I . (2008) Structural Equation Modeling Metode Alternatif dengan Partial Least Square. Universitas Diponegoro. ISNB : 979.704.250.9

JBIC (2004). Kota Panjang Hydroelectric Power and Associated Transmission Line Project (1) (2): Third Party Ex-Post Evaluation Report. Japan Bank for International Corporation (JBIC).

Karimi, S., Taifur, D. W. (2013). Resettlement and development: a survey of two of Indonesia’s Koto Panjang resettlement villages. International Journal of Water Resources Development.Vol. 29, No. 1, March 2013, 32–46

Kementrian PU. (2011). Executive Summary : Penyusunan Model Perhitungan Pembebasan lahan, Relokasi & Pemukiman Kembali Penduduk dalam Pembangunan Waduk.

http://www.pu.go.id/uploads/services/infopublik20130502125605.pdf

Layard, R. (2006). Happiness and Public Policy: a Challenge to the Profession The Economic Journal 116, C24-C33.

Noor., J. (2014). Analisis Data Penelitian Ekonomi dan Manajemen, Grasindo, Jakarta.

Uslaini, Purwanto, W. (2015). Skema Pembiayaan Infrastruktur

yang Bersandar pada Investasi Asing; Mengulang Kesalahan Krisis Tahun 80-an: Studi Kasus Dam Koto Panjang. “Dilema Nawa Cita

dan Lingkungan yang Berkelanjutan Pemerintahan Jokowi - JK”.Jurnal Tanah Air.Walhi. Edisi Agustus

World Bank (2000). Involuntary Resettlement: The Large Dam Experience. Precis 194.

Winter, Ian., (2000). Towards a theorizedUnderstanding of Family

Life and Social Capital, Working Paper No. 21 Australian Institute of Family

Studies, 300 Queen Street, Melbourne, Victoria

, Australia.

Wilcox., D, (1994). A Guide to Effective Participation, York, Joseph Rowntree Foundation.https://phobos.ramapo.edu/~vasishth/Readings/WilcoxGuide_To_Effective_Participation.pdf

Yasuyuki, K. (1998). Dampak Sosial Akibat Pemindahan Penduduk (Studi Kasus: Desa Tigo Koto Tanjung Pauh di Sumatera Barat). Tesis Magister. Program Sosiologi Pedesaan. Pascasarjana IPB.




DOI: https://doi.org/10.31869/me.v6i3.2130

Article Metrics

Sari view : 141 times
PDF - 73 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Web
Analytics Made Easy - StatCounter Kunjung Saat Ini