EDUKASI REMAJA TENTANG POLA HIDUP SEHAT SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN GANGGUAN SIKLUS MENSTRUASI
Sari
Masa remaja merupakan masa peralihan dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan adanya perubahan hormon dan perubahan fisik. Perubahan yang terjadi pada remaja putri yaitu ditandai dengan mulainya menstruasi, perubahan pada dada, tumbuhnya rambut kemaluan dan juga pembesaran panggul. Siklus menstruasi sangat bervariasi pada setiap orang atau individu. Gangguan menstruasi pada remaja dapat memberikan dampak negatif yang cukup signifikan seperti hormone imbalance, gangguan menstruasi pada remaja dapat menyebabkan hormone menjadi tidak stabil sehingga hal tersebut dapat mempengaruhi volume darah yang akan keluar dan lama waktu menstruasi. Berdasarkan hasil studi literatur yang dilakukan menunjukan bahwa terdapat faktor yang dapat mempengaruhi keteraturan siklus menstruasi remaja diantaranya status gizi, asupan gizi, kecukupan asupan gizi, tingkat stress, Indeks Massa Tubuh (IMT), kadar HB, dan aktivitas fisik. Diketahui pula bahwa faktor dominan yang menyebabkan keteraturan siklus menstruasi remaja adalah status gizi. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan remaja putri tentang dismenore melalui promosi Kesehatan. Diharapkan dengan meningkatnya pengetahuan tentang pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan gangguan siklus menstruasi sehingga tidak mengganggu aktivitas mereka di sekolah.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Carolin, B. T., Novelia, S., & Fatiha, S. M. (2025). Hubungan Antara Kadar Hemoglobin Dan Status Gizi Dengan Gangguan Siklus Menstruasi Pada Siswi. Jurnal Kesehatan Abdurahman, 14(1), 50-57.
Dartiwen & Aryanti, M. (2021). Asuhan Kebidanan pada Remaja dan Perimenopause. Yogyakarta: Deepublish.
Fauziah, E. N. (2022). Literature review analisis faktor-faktor yang mempengaruhi siklus menstruasi remaja puteri. Jurnal Permata Indonesia, 13(2).
Kesuma, V., Indrayani, T., & Carolin, B. T. (2024). Analysis of Factors Related to Menstrual Cycle Disorders among Female Students.
Kumar, P., Sharma, A., & Gupta, Y. (2021). Impact of insulin resistance and obesity on menstrual irregularities in women: A systematic review. Journal of Endocrinology & Metabolism, 14(3), 56–72.
Kusmiran, E. (2011). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Jakarta: Salemba Medika, 21.
Prawirohardjo S. (2019), Ilmu Kebidanan. Edisi 3. Cetakan 8, Yayasan Bina Pustaka, Jakarta.
Putri, A., et al. (2024). Pengaruh pola makan terhadap gangguan siklus menstruasi pada wanita usia subur. Jurnal Kesehatan Malahayati, 15(1), 45–56.
Sulistya, I., Hapsari, A., & Wardani, H. E. (2023). Hubungan status gizi, aktivitas fisik dan konsumsi junk food dengan keteraturan siklus menstruasi pada remaja putri di SMP Negeri 2 Kota Malang. Jurnal Medika Nusantara, 1(4), 436-447.
Yolandiani, R. P., Fajria, L., & Putri, Z. M. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi ketidakteraturan Siklus menstruasi pada remaja Literatur Review. E-Skripsi Universitas Andalas, 68, 1-11.
DOI: https://doi.org/10.31869/jsam.v6i1.7740
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexed By :







