KAJIAN PENERAPAN KONSERVASI TANAH DAN AIR DI DAS TARUSAN KABUPATEN PESISIR SELATAN
Sari
Abstrak
Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan suatu ekosistem penting yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air hujan, namun rentan mengalami degradasi akibat alih fungsi lahan dan topografi curam. DAS Tarusan di Kabupaten Pesisir Selatan termasuk salah satu DAS kritis yang sering menghadapi masalah erosi, banjir, dan penurunan kualitas lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bentuk penerapan teknik konservasi tanah dan air (KTA) yang dilakukan masyarakat serta mengidentifikasi jenis tanaman yang digunakan dalam upaya konservasi. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui survei lapangan, observasi langsung, serta dokumentasi pada tiga jalur pengamatan dengan kategori kemiringan lereng 8–45%. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 31 titik penerapan teknik KTA pada tiga jalur pengamatan. Pada Jalur I dengan kemiringan 25–40% ditemukan dominasi kebun campuran sebagai teknik vegetatif serta terasering pada lahan miring. Jalur II dengan kemiringan 25–45% menunjukkan kombinasi teknik vegetatif berupa pagar hidup dan silvopastura, serta teknik mekanik berupa bronjong batu, riprap, mulsa plastik, dan tembok penahan tebing. Sementara itu, Jalur III dengan kemiringan 15–40% didominasi oleh kebun campuran, terasering, lining saluran, bronjong kawat, serta bendungan kecil. Secara keseluruhan, teknik vegetatif lebih banyak diterapkan pada lahan pertanian masyarakat karena mudah diterapkan dan memberi manfaat ekonomi, sedangkan teknik mekanik difokuskan pada lokasi berisiko erosi tinggi seperti tepi sungai dan lereng curam. Dari aspek vegetasi, teridentifikasi 30 jenis tanaman dari 16 famili, meliputi tanaman buah (durian, mangga, jambu, manggis), tanaman industri (kakao, karet, kayu manis), serta tanaman penutup tanah (rumput gajah, bambu). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat DAS Tarusan telah beradaptasi dengan kondisi lahan melalui penerapan berbagai teknik konservasi tanah dan air sesuai kemiringan lerengnya. Namun, efektivitas konservasi masih terbatas pada skala lokal sehingga diperlukan dukungan teknis, penyuluhan, dan kebijakan untuk memperluas cakupan serta meningkatkan keberlanjutan pengelolaan DAS.
Kata kunci: Kajian, KTA, DAS Tarusan
Teks Lengkap:
PDFReferensi
DAFTAR PUSTAKA
Auliyani, D. (2020). Upaya Konservasi Tanah dan Air pada Daerah Pertanian Dataran Tinggi di Sub-Daerah Aliran Sungai Gandul. Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia, 25(3), 382–387. https://doi.org/10.18343/jipi.25.3.382
Har, R., Aprisal, Taifur, W. D., & Putra, T. H. A. (2021). The effect of land uses to change on infiltration capacity and surface runoff at latung sub watershed, Padang City Indonesia. E3S Web of Conferences, 331, 4–10.
Hidayat, F., Saputra, R., & Haria Aditia Putra, T. (2020). Pengelolaan Lahan Berbasis Budaya Lokal Di Sub Das Antokan Kabupaten Agam. Jurnal Agrium, 17(2). https://doi.org/10.29103/agrium.v17i2.2852
Leni, S. (2016). Analisis Banjir Berdasarkan Frekuensi Debit Pada DAS Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Universitas Andalas.
Ophiyandri, T., Istijono, B., Putra, T. H. A., Aprisal, & Hidayat, B. (2021). Changes in land cover to reduce erosion and peak discharge of sub-watershed of Danau Limau Manis. E3S Web of Conferences, 331. https://doi.org/10.1051/e3sconf/202133103009
Rahmi, Putra, T. H. A., & Indra, G. (2024). Identifikasi Teknik Konservasi Tanah dan Air di Daerah Aliran Sungai Air Dingin Bagian Tengah Kota Padang Provinsi Sumatera Barat. Strofor Journal, 8(2), 338–345.
Sinaloan, A. (2023). Analisis Perubahan Fisik Sungai di Bagian Tengah Daerah Aliran Sungai Sumpur Kabupaten Pasaman. In Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.
Staddal, I., Haridjaja, O., & Hidayat, Y. (2017). Analisis Debit Aliran Sungai DAS Bila, Sulawesi Selatan. Jurnal Sumber Daya Air, 12(2), 117–130. https://doi.org/10.32679/jsda.v12i2.56
Sulistiono, Y. (2023). Normalisasi Sungai Batang Tarusan Kenagarian Duku, Kecamatan Koto XI Tarusan Kabupaten Pesisir Selatan. Universitas Bung Hatta.
Syofyan, Z., & Frizaldi. (2017). Analisa Desain Bendung di Kawasan Sawah Laweh Tarusan (3.273 Ha) Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Teknik Sipil Itp, 4(1), 70–78. https://ejournal.itp.ac.id/index.php/tsipil/article/view/816
Umam, M. F. Z., Mulyadi, A., & Nofrizal, N. (2024). Strategi Konservasi Daerah Tangkapan Air Danau Singkarak. Jurnal Zona, 8(1), 8–15. https://doi.org/10.52364/zona.v8i1.103
Wardiman, D., Ekaputra, E. G., & Yonariza. (2020). Simulasi Konservasi Lahan Kritis Terhadap Hasil Air (Water Yield) Daerah Aliran Sungai (DAS) Kuranji Menggunakan Model Swat (Soil and Water Assesment Tool). Jurnal Teknologi Pertanian Andalas, 24(1).
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan
Universitas Muhammadiyah Sumatera BaratJl. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah - Padang - Sumatera Barat
