PERENCANAAN ULANG PENGATURAN FASE ALAT PENGATUR LALU LINTAS PADA PERSIMPANGAN BERSINYAL DI PERSIMPANGAN JL. JEND. SUDIRMAN – KIS MANGUN SARKORO

Rita Nasmirayanti

Sari


Sebuah perencanaan jalan yang baik tidak terlepas dari perencanaan persimpangan yang terdukung dengan baik juga, karena tak jarang terlihat terjadnya konflik dipersimpangan.Mengatasi konflik yang terjadi pada persimpangan menjadi hal yang wajib bagi seorang enginer dalam desain sebuah persimpangan.Pengaturan pada persimpangan pun harus dipertimbangkan secara efesien.Adalah menjadi  hal yang memerlukan perhatiandan menarik untuk diteliti persimpangan pada ruas jalan Jl.Jend.Sudirman – Jl Rasuna Said dan Jl.KIS Mangun Sarkoro – Jl.Ujung Gurun. Menurut pengamatan awal peneliti diperlukan rekayasa  terhadap persimpangan tersebut terutama dalam hal pengaturan perencanaan ulang fase lampu lalu lintas  jalan pada persimpangan tersebut. Melihat kondisi existing yang ada pada saat ini, seringnya terlihat terjadinya kemacetan dan tundaan yang panjang pada ruas jalan tersbut.Ditambah lagi dengan terlihatnya terjadi konflik dipersimpangan tersebt, menjadikan hal yang sangat dirasa perlu untuk diteliti dan diharapkan dari evauasi yang ada dapat melahirkan suatu rekomendasi baru terhadap perbaikan kinerja di persimpangan tersebut.Penelitiaan ini dilakukan dengan pengamatan dan pengambilan data secara langsung pada lokasi persimpangan lalu melakukan perhitungan dan analisa terhadap data lapangan tersebut.Data lapangan ini menjadi acuan mendasar dalam rekayasa ulang terhadap kinerja persimpangan yang ada.Pada kondisi setelah perencanaan ulang dengan pengaturan sinyal 4 fase dengan BKJT pada pendekat Timur (Jl. Kis Mangunsarkoro) .Dari nilai-nilai dengan melakukan perubahan fase sinyal menjadi 4 fase maka tiap simpang mengalami penurunan derajat kejenuhan tetapi masih > 0,75. Maka dilakukan kembali perencanaan ulang persimpang yang layak digunakan kembali.Yaitu dengan menggeser marka jalan yang ada sehingga LM semakin lebar dan menekan angka derajat kejenuhan menjadi lebih kecil.

Kata Kunci : Konflik, Persimpangan, Fase, Tundaan


Teks Lengkap:

Hal 132-142

Referensi


Erwin Kusnandar (2009), “Pengkinian Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997”

Febrian Ferli (2009), “ Analisis Perencanaan Penerapan Persimpangan Bersinyal Dinamis (Actuad Traffic Control System) Pada Persimpangan di Kota Palembang”

Kanafani,A.(1983), “Transportation Demand Analysis”, University of California, Berkeley

Khisty Jotin., Lall Kent (Edisi Ketiga), Dasar- Dasar Rekayasa Transportasi Jilid 1 dan 2

Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI),1997 Departemen Pekerjaan Umum

Manheim,L., M. (1979), “ Fundamental Transportation System Analysis”,

Ningsih Farida Manalu,dll (2006), Analisa Traffic Light Pada Persimpangan Jalan Tritura

(Jalan Bajak) Medan Dengan Menggunakan Metode Mkji & Webster (Studi Kasus : Jl. Tritura/ Jl. Bajak)”




DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v2i1.775

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

"Web Kunjungan Saat ini

Kunjujngan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.