ANALISIS EFISIENSI DAN KONTRIBUSI SUMUR JIAT PNI-79 TERHADAP SWASEMBADA PANGAN KABUPATEN KUPANG

Windha Maria Manafe, Ghozali Mahmud Mahmud

Sari


Ketersediaan air irigasi merupakan faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pertanian, terutama di wilayah semi-arid yang memiliki keterbatasan air permukaan dan ketergantungan tinggi terhadap air tanah. Di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, sistem Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) dikembangkan untuk menjamin pasokan air irigasi sepanjang tahun. Namun, keberlanjutan operasional JIAT sangat dipengaruhi oleh efisiensi energi pada sistem pemompaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja sistem JIAT PNI-79 melalui perbandingan penggunaan pompa berbasis mesin diesel dan pompa berbasis listrik PLN, dengan fokus pada efisiensi energi, biaya operasional, efektivitas distribusi air, dan produktivitas pertanian. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan analisis deskriptif komparatif berdasarkan data teknis, ekonomi, dan operasional yang diperoleh dari survei lapangan, wawancara, dan data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Sumur JIAT PNI-79 dengan debit operasional 10 l/det dan rasio layanan sekitar 1 l/det/ha mampu memenuhi kebutuhan irigasi lahan seluas 10 ha di wilayah semi-arid. Peralihan penggerak pompa dari mesin diesel ke listrik PLN menurunkan biaya operasional sekitar 50% serta meningkatkan kontinuitas operasi dan efektivitas distribusi air. Peningkatan efisiensi energi tersebut berdampak positif terhadap produktivitas pertanian dan peluang diversifikasi komoditas bernilai ekonomi lebih tinggi.

Kata kunci: Irigasi air tanah, JIAT, wilayah semi-arid, efisiensi energi, elektrifikasi pertanian


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


S. District and P. Regency, “Studi Potensi Airtanah Untuk Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah Di Kecamatan Slahung , Kabupaten Ponorogo,” vol. 04, no. 01, pp. 845–858, 2024.

B. District and P. Regency, “Studi Potensi Airtanah Untuk Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah Di Kecamatan Badegan , Kabupaten Ponorogo,” vol. 04, no. 01, pp. 691–705, 2024.

N. Sultana, M. M. Rizvi, and I. Wadhawan, “Efficiency and Environmental Sustainability : Case Study,” pp. 1–37, 2026.

P. Number, F. P. Report, and A. Centre, “Does increased access to groundwater irrigation through electricity reforms affect agricultural and groundwater outcomes ? Evidence from West,” 2020.

M. Buisson, S. Balasubramanya, and D. Stifel, “Electric Pumps , Groundwater , Agriculture and Water Buyers : Evidence from West Bengal Electric Pumps , Groundwater , Agriculture and Water Buyers : Evidence from West Bengal,” J. Dev. Stud., vol. 57, no. 11, pp. 1893–1911, 2021, doi: 10.1080/00220388.2021.1906862.

R. A. Pratama, H. Siswoyo, and J. S. Fidari, “Perencanaan Jaringan Irigasi Air Tanah di Daerah Oncoran Sumur Produksi SDBL 661 Kabupaten Blitar Design of Groundwater Irrigation Network in SDBL 661 Production Well Irrigation Area , Blitar Regency Kecamatan Kanigoro Kabupaten Blitar merupakan wilayah dataran rendah dengan ketinggian,” vol. 8, no. 1, pp. 11–21, 2023.

A. Chandra and N. Brozovi, “Shifting dynamics and environmental implications of the irrigation pump market in India,” vol. 51, no. June, pp. 1–6, 2024, doi: 10.3389/fenvs.2024.1398822.




DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v9i2.7713

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

"Web Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.