FAKTOR DOMINAN PENGHAMBAT PENGELOLAAN IPAL KOMUNAL DI KOTA SOLOK
Sari
Banyaknya kerusakan bangunan IPAL sepeti pecahnya pipa saluran mengakibatkan IPAL tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Dampak kerusakan tersebut diantaranya polusi lingkungan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor yang mempengaruhikeberlanjutan pengelolaan IPAL Komunal di Kota Solok. Metode penelitian kuantitatif dengan responden stakeholders yang berkaitan dengan IPAL. Jumlah responden penelitian ini adalah 84 orang. Hasil penelitian ditemukan 2 faktor yang mempengaruhi keberlanjutan IPAL Komunal yang terdiri dari 11 variabel. 5 variabel paling dominan yaitu Kondisi fisik sarana dan prasarana sistem penyaluran hanya sebagian yang berfungsi, Kualitas effluent berbau menyengat, merusak estetika dan menganggu ekosistem didekatnya , Kondisi fisik tidak lengkap dan tidak berfungsi, Layout tidak sesuai dengan perencanaan dan tanpa penjelasan dan Lokasi IPAL terlalu dekat dengan rumah warga, dimana tidak terjangkau dengan truk penyedot tinja.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Pratama, Y. I., & Nursiana, M. P. (2020). Aplikasi Baffled Channel Sebagai Alternatif Optimasi Pengolahan Kualitas Air. Prosiding Temu Profesi Tahunan Perhapi
Peraturan Menteri Pekerjaan Umum Nomor 16 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan Sistem Pengelolaan Air Limbah Permukiman. 2008. Jakarta: Menteri Pekerjaan Umum
Adam Theofilius Duma (2022), Evaluasi Kinerja Dan Operasional Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal Di Kelurahan Girian Indah Kecamatan Girian Kota Bitung. Tekno-volume 20 no. 22 tahun 2022
Bewa Mulyatama (2024). Evaluasi Kinerja Kelompok Kerja Masyarakat Berbasis Komunitas dalam Mengelola Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Kota Singkawang. Jurnal Ilmu Lingkungan, Volume 22 Issue 4 (2024) : 1054-1066 c ISSN 1829-8907
Yusdi Vari Afandi, 2013. Status Keberlanjutan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Komunal Berbasis Masyarakat Di Kota Probolinggo. Jurnal Ilmu Lingkungan
E Bahar, 2017. Sustainability study of domestic communal wastewater treatment plant in Surabaya City. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science. doi :10.1088/1755-1315/70/1/012012.
Sugiyono (2021) Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. cetakan ketiga,Bandung;Alfabeta
Sugiyono (2019), Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta
SPSS Indonesia, https://www.spssindonesia.com/2018/12/analisis-faktor-dan-interpretasi-spss.html
Nada Quraini, 2022. Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Berbasis Masyarakat Kelurahan Masjid Samarinda Seberang. Jurnal Teknologi Lingkungan UNMUL, vol. 6, no. 1, 2022.
Elvano I. Lumunon, 2021. Evaluasi Kinerja Instalasi Pengolahan Air Limbah Komunal Kiniar Di Kota Tondano. TEKNO – Volume 19 Nomor 77 – April 2021
Komala, 2022. Analisis Kinerja Pengelolaan Ipal Komunal Sanimas Di Kawasan Kota Padang. JURNAL ILMU LINGKUNGAN Volume 20 Issue 4 (2022) :893-899.
Dwi Saputri, 2021. Evaluasi Aspek Teknis dan Lingkungan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal di Kabupaten Sleman Yogyakarta. JURNAL REKAYASA PROSES. Research Article / Vol. 15, No. 1, 2021, hlm. 71-83. https://doi.org/10.22146/jrekpros.65833
Walad Shaleh, 2022. Evaluasi Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) Komunal Gampong Surien Kota Banda Aceh. Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh.
Kerzner, H. (2017). Project Management: A Systems Approach to Planning, Scheduling, and Controlling (12th ed.). Wiley.
DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v9i1.6550
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
Kunjungan Dari Negara

Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










