FAKTOR PENGHAMBAT SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN KONSTRUKSI PADA PROYEK JALAN PELABUHAN TELUK TAPANG
Sari
The construction industry in Indonesia is experiencing rapid growth, yet the improvement in construction project management to minimize construction accidents is not commensurate with the expansion. According to data from the Social Security Administration for Manpower in Sumatra and Riau, there were 31,801 workplace accidents in 2021, with 216 cases involving construction workers, predominantly occurring at job sites. This is largely attributed to the frequent neglect of implementing the Construction Safety Management System (SMKK) on construction projects, which inherently pose high risks and accident rates. This research aims to identify the inhibiting factors in the implementation of SMKK during the construction phase, based on The Ministry of Public Works and Housing Regulation No. 10 of 2021. A qualitative descriptive method was employed, involving interviews with 11 key informants including Commitment Making Official of planner, Commitment Making Official of execution, Commitment Making Official of supervisor, Consultant of Planner, Contractor of construction, Consultant of Inspection and tender committee. The study identified four main barriers: inadequate awareness among workers regarding safety priorities, infrequent presence of HSE personnel from consulting supervisors until project completion, lax oversight by Top Management, and ineffective outcomes following internal audits, failing to achieve expected improvements.
Keywords: Inhibiting Factor, Construction Accident, Construction Project, Inhibiting Factor, The Ministry of Public Works and Housing Regulation No. 10 Year 2021, SMKK
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Sulistiawati, R., Hamzah, U. Z., Bustan, B., & Zakaria, A. (2022). Studi Faktor-Faktor Dominan Penerapan Rencana Keselamatan Konstruksi terhadap Keselamatan Konstruksi pada Proyek Gedung di Makassar. Journal of Applied Civil and Environmental Engineering, 2(1). DOI: http://dx.doi.org/10.31963/jacee.v2i1.3430.
Gunawan, A. (2022). Hampir 32.000 Kecelakaan Kerja Terjadi di Sumbar Riau, Ini Penjelasan BPJS Ketenagakerjaan. https://finansial.bisnis.com/read/20220123/215/1492333/hampir-32000-kecelakaan-kerja-terjadi-di-sumbar-riau-ini-penjelasan-bpjs-ketenagakerjaan.
Manik, K. (2022). Kebijakan Pemerintah tentang Keselamatan Kontrsuksi. FGD (Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan Terkait Penyusunan Dokumen SMKK). Bukittinggi.
Putra, W. D., & Saraswati, R. A. (2023). Analisis Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi (SMKK) (Studi Kasus Pembangunan Gedung Kantor Pengadilan Negeri Sungguminasa Kelas 1a). Journal on Education, 7528-7538. DOI: https://doi.org/10.31004/joe.v5i3.1546.
Rani, H. (2016). Manajemen Proyek Konstruksi. Yogyakarta: Deepublish.
Wijaya, J. (2022). Perkembangan Teknologi Konstruksi, Fungsi, jenis dan Contohnya. https://www.hashmicro.com/id/blog/perkembangan-teknologi-konstruksi-fungsi-jenis-dan-contohnya.
Ibrahim. (2020). Analisa Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Proyek Konstruksi Gedung (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung DPRD Sleman, Yogyakarta). Universitas Islam Indonesia Yogyakarta.
Awuy, T., Pratasis, P. A., & Mangare, J. B. (2017). Faktor-Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi di Kota Manado. Jurnal Sipil, 5(4), 187-194.https://www.neliti.com/id/publications/132097/faktor-faktor-penghambat-penerapan-sistem-manajemen-k3-pada-proyek-konstruksi-di.
Kurnia, M. B. (2020). Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Smk3) pada Perusahaan Bidang Pekerjaan Konstruksi. Jurnal Student Teknik Sipil, 2(2). DOI:https://doi.org/a0.37150/jst.v2i2.795
Yuliansyah, F., & Arneta, D. (2020). Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Proyek Konstruksi (Studi Kasus Proyek Revitalisasi dan Perluasan Depo Kontainer Di PT. Bhanda Ghara Reksa Drive IV Palembang). TEKNIKA: Jurnal Teknik, 7(2). DOI: http://dx.doi.org/10.35449/teknika.v7i2.144.
Saputra, D. (2019). Implementasi Sistim Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Di Proyek Konstruksi Oleh Pelaksana Jasa Konstruksi Di Kota Solok Tahun 2018. Padang. http://repo.bunghatta.ac.id/id/eprit/3863.
Putri, K. W., & Assidiq, F. M. (2022). Analisis Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 serta Langkah Menciptakan Safety Culture terhadap PT. Gunanusa Utama Fabricators. SENSISTEK, 5(1). DOI: https://doi.org/10.62012/Sensistek.v5i1.19385.
Firdaus, M. A., & Hasin, A. (2022). Faktor-Faktor yang Memengaruhi Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada CV Agis Truss. Selekta Manajemen: Jurnal Mahasiswa Bisnis & Manajemen, 2(4), 192-208.
Prakoso, S. A., Susilowati, F., & Prawenti, H. (2022). Faktor Penghambat Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Konstruksi (Strudi Kasus: Proyek Pembangunan Rumah Sakit Universitas Muhammadiyah Surakarta). Prosiding Seminar Nasional Riset Teknologi Terapan.
Sutantiningrum, K. H., & Wiriyanto, T. (2022). Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Pekerjaan Bored Pile Proyek Fasilitas Perkeretaapian. Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Terapan, 9(1). https://repository.pnj.ac.id/id/eprint/6744.
Randiwella, A. V., & Dongoran, J. (2023). Penerapan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Di PT. Metinca Prima Industrial Works Salatiga. Jurnal Bisnis dan Manajemen. 3(4).
Wahyuni, F. I., & Afrilia, R. (2018). Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) (Studi Kasus pada Pembangunan Gedung Rawat Inap RSUD Dr. Achmad Mochtar Bukittinggi. 1(1). DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v1i1.604.
Wahyuni, F., Carlo, N., & Wardi. (2017). Implementasi Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja (SMK3) pada Perusahaan Jasa Konstruksi di Wilayah Sumatera Barat Beton. Seminar Nasional Strategi Pengembangan Infrastruktur ke-3 (SPI-3). http://eproceeding.itp.ac.id/index.php/spi2017.
Sillia, F., & Yusuf, R. (2019). Analisis Penerapan Sistem Keselamatan dan Keshatan Kerja pada Proyek Konstruksi (Studi Kasus Proyek Pembangunan GIS 150 KV Tenate). Dintek, 12(2), 48-57.
Kristiana, R., & Wijayanto, D. (2017). Analisis Kinerja Penerapan SMK3 pada Proyek Konstruksi Apartemen di Jakarta. IKRAITH-TEKNOLOGI, 1(2).
Sinulingga, C. M., Dewantoro, & Happy, V. (2023). Analisis Faktor-Faktor Penghambat Kontraktor dalam Penerapan Sistem Manajemen K3 pada Proyek Konstruksi Gedung di Palangka Raya. Jurnal Serambi Engineering, 8(1), l 4327 – 4333. DOI: https://doi.org/10.32672/jse.v8i1.5527.
Kurniawan, A. B. (2022). Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) (Studi Kasus pada Proyek Pembangunan Gedung Urusan Kesehatan (URKES) Polres Lamongan). Dearsip, 2(2). DOI:https://doi.org/10.52166/dearsip.v2i2.3535.
Suwardina, Y. T., Sunarno, & Giarto, R. B. (2021). Peran dan Fungsi Managemen terhadap SMK3 Beserta Penerapanya Di PT. PP Urban Dalam Proyek Interconnecting Piperack Foundation. Jurnal Tugas Akhir Teknik Sipil, 5(2). DOI: https://doi.org/10.32487/jutateks.v5i2.314.
Dharmayanti, G. C. (2018). Kendala Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Pada Kontraktor di Bali. Jurnal Teknik Sipil, 15(1), 12-18. DOI: https://doi.org/10.24002/jts/v15i1.3146.
Amriyani, Y., & Sucita, I. K. (2019). Penerapan SMK3 pada Proyek Pembangunan Apartemen Tamansari Iswara Bekasi. Seminar Nasional Teknik Sipil Politeknik Negeri Jakarta. https://prosiding-old.pnj.ac.id.
Bondroini, S., Kurniawan, F., & Tistogondo, J. (2020). Implementation of Occupational Health and Safety Management Systems (SMK3) in Development Projects Mall and Apartments "X" in Surabaya. International Journal Of Civil Engineering, 5(2). DOI: 10.29138/aijce.v5i2.7.
Machfudiyanto, R. A., & Mubarok, I. S. (2022). Evaluasi Implementasi Sistem Manajemen Keselamatan Konstruksi Proyek Infrastruktur Jalan Tol pada Kondisi Pandemi Covid-19 Di Indonesia (Studi Kasus Jalan Tol ABC). Jurnal Infrastruktur, 8(2), 107-115. DOI: https://doi.org/10.35814/infrastruktur.v8i2.3782.
Saragi, T. E, &, Sinaga, R. E., (2021). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada Proyek Pembangunan Rumah Susun Lanjutan Provinsi Sumatera Utara I Medan. CONSTRUCT : Jurnal Teknik Sipil . Vol. 1, No. 1.
Sirait, F. A & Paskarini, I.,(2016). Analisis Perilaku Aman pada Pekerja Konstruksi Dengan Pendekatan Behavior-Based Safety (Studi Di Workshop PT. X Jawa Barat). The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, Vol. 5, No. 1. PP : 91–100. DOI; https://doi.org/10.20473/ijosh.v5i1.2016.91-100.
Carlo, N & Rita, E. (2022). Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Manajemen Konstruksi. Bantul Yogyakarta. K-Media.
Johannes C., Kawatu P., Malonda N., (2017). Analisis Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di PT. Pembangkit Listrik Nasional (Persero) Wilayah Sulutenggo Sektor Pembangkit Minahasa PLPT Lahendong. J Media Kesehatan. 9(3). https://ejournalhealth.com/index.php/medkes/article/view/388
DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v9i1.6311
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
##submission.copyrightStatement##
Kunjungan Dari Negara

Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.










