HUBUNGAN TATA GUNA LAHAN TERHADAP INFILTRASI ( STUDI KASUS : KAWASAN PERKANTORAN WALIKOTA BUKITTINGGI)

Deddy Kurniawan

Sari


Pertumbuhan penduduk kota Bukittinggi sangat pesat.  Berdasarkan data statistik pada tahun 2004, jumlah penduduk kota Bukittinggi mencapai 120.491 jiwa dengan laju pertumbuhan penduduk selama kurun waktu 2015 sampai 2016 sebesar 1,82 persen.  Seiring dengan peningkatan jumlah penduduk ini, maka mengakibatkan kebutuhan akan lahan juga meningkat.  Lahan – lahan yang tadinya oleh alam sebagai daerah resapan atau daerah infiltrasi berubah fungsi menjadi wilayah administrasi, area parkir, pasar dan wilayah lain yang bersifat kedap air.  Hal inilah yang menjadi awal terjadinya aliran permukaan yang pada kondisi selanjutnya akan berubah menjadi banjir di suatu kawasan.  Maka pada kasus ini penulis mencoba melakukan suatu penelitian yang berlokasi di bukit gulai bancah ( Perkantoran Walikota ).  Pada studi ini penulis mempelajari seberapa luas daerah resapan, daerah yang tertutup bahan kedap air,  aliran permukaan pada waktu terjadinya hujan dan apakah aliran permukaan itu akan dapat diserap oleh tanah seluruhnya atau bahkan hanya sebagiannya saja.  Dari penelitian yang sudah dilakukan dapat diketahui bahwa luas keseluruhan bukit gulai bancah adalah 55.054 m², dengan luas lahan yang dibangun dan lahan kedap air 26.606,5 m² dan dapat dipersentasekan luas lahan kosong atau media infiltrasi sebesar 28.447,5 m² atau 51 %.  Jumlah ini masih mengakibatkan adanya kelebihan aliran permukaan sebesar 386,32 mm/jam.  Problem ini dapat diatasi dengan melakukan perbaikan-perbaikan tata guna lahan, drainase, atau pembuatan bak penampungan, sumur resapan serta penanaman tanamam yang dapat menyimpan dan menyerap air.

 

Keywords: Infiltrasi, aliran permukaan, daerah resapan


Teks Lengkap:

Hal 21-26

Referensi


Anwar A. 1993. Dampak Alih Fungsi Lahan sawah Menjadi Lahan Non-Pertanian Di

Sekitar Wilayah Perkotaan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota Nomor 10, Triwulan IV. Bandung.

Arsyad S. 1989. Konservasi Tanah dan Air [skripsi]. Bogor: Jurusan Tanah, FakultasPertanian, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

BAPEDA, Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Bukittinggi 2016 – 2021

Badan Pusat Statistik ( BPS), Keadaan geografi, penduduk dan angkatan kerja Bukittinggi dalam angka 2016

Bisri, Mohammad, 2008, Konservasi Air Dalam Perencanaan Ruang, Malang :Penerbit Tirta Media

Fauzi, A, 2004; Ekonomi Sumber daya Alam dan Lingkungan, Gramedia

Hadhisiswoyo, S (1998), Tinjauan Tentang Aliran Air Hujan Pada beberapa Tipe Rumah, Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur, No 1-1998, Bandung

Jayadinata, J.T, ; Tata Guna Tanah Dalam Perencanaan Pedesaan , Perkotaan &Wilayah, Edisi Ketiga, Penerbit ITB Bandung.

Linsley,R.K, Kohler,M.A, Paulhus, J.H, 1988; Hydrology for Engineers, Mc GrawHill Book Company.

MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL, Volume 13, no 1, edisi XXXI februari 2005

Muif, M, 1991 : Pengaruh Eksploitasi Air Tanah Terhadap Sistem KeseimbanganTata Air di Wilayah Jakarta (Tesis), Program Pasca Sarjana, IPB

Peraturan Pemerintah RI no. 69 tahun 1996 tentang kawasan kota

Sahidin D. 1995. Kajian Alih Fungsi Lahan Akibat Perkembangan Industri diKabupaten Daerah Tingkat II Purwakarta, Jawa Barat. Tesis. ProgramPascasarjana. Jurusan Teknik Planologi. ITB. Bandung.

Soepardi G. 1977. Sifat dan Ciri Tanah. IPB Press. Bogor.

Somaji PR. 1994. Perubahan Tata Guna Lahan dan Dampaknya TerhadapMasyarakat Petani di Jawa Timur. [tesis]. Bogor: Program Pascasarjana PWD,Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Suripin. 2003. Pelestarian Sumberdaya Tanahdan Air. Andi : Jogjakarta

Undang – undang Nomor 7 Tahun 2004 tentangSumber Daya Air

Undang – undang Nomor 26 Tahun 2007 tentangPenataan Ruang

Yunus, H.S, 2001 ; Struktur Tata Ruang Kota, Pustaka Pelajar




DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v1i1.601

Article Metrics

Sari view : 1156 times
Hal 21-26 - 432 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

"Web Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.