ANALISA KENAIKAN TEMPERATUR PADA BETON BERDIMENSI BESAR (MASS CONCRETE) DENGAN SEMEN TYPE V PADA PONDASI STRUKTURAL TURBINE HOUSE

Umayya Ulfah, Sugiyanto Sugiyanto

Sari


Seiring dengan perkembangan dunia konstruksi sipil, saat ini telah banyak dilakukanpembuatanbeton dengan jumlah yang besar.Hal ini berpengaruh pada jumlah semen yang digunakan karena dimensinya yang besar dan berakibat pada tingginya suhu beton yang dihasilkan. Untuk itu salah satu cara untuk mengurangi tingginy suhu beton yang dihasilkan, pemilihan type semen menjadi krusial. Di Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Muara Laboh, banyak digunakan pondasi berdimensi besar (Mass Concrete) sebagi pondasi struktural Turbine House. Penggunaan Semen Type V dalam Design Mix Concrete Beton sebagai upaya menekan tingginya suhu beton yang akan dihasilkan, dengan komposisi semen 425 kg/m3. Pengambilan data dilakukan pada pondasi  footing type F1g titik 2G dan type F1g titik 2F yang berdimensi 6,5 x 4 x 1,85 m; pondasi footing type F1d titik 6D dan type F1f titik 6B yang berdimensi 4 x 4 x 1,25 m. dari hasil penelitian pondasi  footing type F1g titik 2G dan type F1g titik 2F menghasilkan suhu inti beton >700C yang berpotensi tinggi terjadinya salah satu cacat beton yaitu DEF (Deferred Ettringite Formation).

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


ACI 116R-90. 1990. Cement and Concrete Terminology.

ACI 207.2R-95. 1995. Effect of Restraint, Volume Change, and Reinforcement on Cracking of Mass Concrete.

ACI 211.2-98. 1998. Standard Practice for Selecting Proportions for Structural Lightweight Concrete.

ACI 224R-01. 2001. Control of Cracking of Concrete Structures.

ASTM C 330.Standart Spesification for Lightweight Aggregates for Structural Concrete.

Bowless, Joseph E. Foundation Analysis and Design 5th Edition. New York : McGraw-hill.

Rochaeti, JulEndawati,LilianDiastiDessi Widuri,danMoeljono.“Pengaruh Panas Hidrasi Beton Dengan Semen Type II Terhadap Ketebalan Elemn Beton” dalam jurnal Teknik Sipil & Perencanaan Nomor 2 Volume 16 (hlm. 183-194).Bandung: Politeknik NegeriBandung.

SNI 03-2834. 1993. Tata Cara Pembuatan Rencana Campuran Beton Normal.

Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.

SNI 03-6820. 2002. Spesifikasi Agregat HalusUntuk PekerjaanAdukan dan Plesterandengan Bahan DasarSemen.

Ilmubeton.com, Masalah Pengecoran Beton Pada Kondisi Cuaca Panas (Temperatur Tinggi ), Juli 2018

Seputar Ilmu Beton, Langkah-perawatan-pada-beton (curing) , Agustus 2013.




DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v4i2.2642

Article Metrics

Sari view : 44 times
PDF - 31 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

"Web Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.