KEBUTUHAN ENERGI PADA PEMBUATAN PAPAN PARTIKEL DARI TANDAN KOSONG KELAPA SAWIT, SERBUK KULIT PINUS DAN AKASIA

Sulaiman Sulaiman, Thomas Tegar

Sari


Human needs for wood as building materials or furniture continue to increase along with the increase in population, while the availability of wood in the forest is both limited in number and quality. This affects the particle board industry which is increasingly difficult to get good quality solid wood. One alternative to replace wood particles is Oil Palm Empty Bunches which has enormous potential to be used in the engineering field, especially as raw material for making particle boards, by utilizing acacia bark as an adhesive (matrix). To make particle board energy is needed in the manufacturing process. The energy needed in the process of making particle boards is 47,446,211.61 Joules for 25 particle boards or for 1 board for 1,897,848.46 Joules. If converted to Rupiah, the value of one particle board is Rp. 5030. When compared with factory-made prices with a size of 120 cm x 250 cm with a thickness of 1.2 cm at a price of Rp. 90,000, the particle boards that have been made are more expensive than factory-made ones.


Teks Lengkap:

Hal 297-303

Referensi


Fathanah, U., & Sofyana. (2013). Pembuatan Papan Partikel (Particle Board) Dari Tandan Kosong Sawit Dengan Perekat Kulit Akasia Dan Gambir.

Ginting, E. U., Iswanto, A. H., & Azhar, I. (2016). Menggunakan Campuran Perekat Uf Dan Pf Pada, 1, 51–57.

Muhdi., Risnasari, I., Dan Putri, L. A. P. (2013). Studi Pembuatan Papan Partikel.

Maloney. (1977). Produk-produk majemuk Papan Partikel n Papan Komposit.

Maloney, T.M. 1993. Mondren Particle Board And Dry Proses Fiberboard Manufacturing. Miller Fremann, Inc. San Fransisco.

Haygreen JG dan Bowyer JL. 1996. Hasil Hutan dan Ilmu Kayu : Suatu Pengantar. Sujipto, A.H,penerjemah; Yogyakarta: Gajah MadaUniversity Press. Terjemahan dari : ForestProduct and Wood Science: AnIntroduction.

Perkebunan, D. J. (2016). Kelapa sawit. Statistik perkebunan Indonesia komoditas kelapa sawit 2014-2016.

Puspita, R. (2008). Papan Partikel Tanpa Perekat Sintetis (Binderless Particle Board) Dari Limbah Industri Penggergajian.

Subiyakto, Prasetya, B. (2004) Pemanfaatan Langsung Serbuk Kulit Kayu Akasia sebagai Perekat Papan Partikel. UPT Balai Penelitian dan Pengembangan Biomaterial LIPI, Bogor.

Douglas C. 2001. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.

Halliday dan Resnick. 1991. Fisika Jilid I (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.

Tipler, P.A. 1998. Fisika untuk Sains dan Teknik - Jilid I (Terjemahan).Jakarta : Penebit Erlangga.

Young, Hugh D. & Freedman, Roger A. 2002. Fisika Universitas (Terjemahan). Jakarta : Penerbit Erlangga.

https://id.wikipedia.org/wiki/Akasia. Diakses pada tanggal 1 Desember 2018.

https://en.wikipedia.org/wiki/Pine. Diakses pada tanggal 2 Desember 2018.

https://usaha321.net/perbedaan-usaha-dan-energi.html. Diakses pada tanggal 12 Januari 2019.

https://artikel-teknologi.com/pengertian-material-komposit/. Diakses pada tanggal 13 Januari 2019.

http://haryobrono.blogspot.co.id/2010/11/memanfaatkan-akasia-sebagai perekat.html. Diakses pada tanggal 13 Januari 2019

heatenergy-hotspot.weebly.com. Diakses pada tanggal 18 Januari 2019.




DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v2i2.1434

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

"Web Kunjungan Saat ini

Kunjujngan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.