HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN LINGKUNGAN DENGAN PERILAKU PROLINGKUNGAN SEKOLAH ADIWIYATA (Studi Kasus SDN 21 Taluak Kab. Agam)

Martini Martini

Sari


Penelitian bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan lingkungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah dasar (SD) Adiwiyata. Perilaku prolingkungan dianalisis dengan model teori Lawrence Green dan pengetahuan lingkungan diukur menggunakan skala NEP. Hasil penelitian ini sesuai dengan teori Lawrence Green yakni pengetahuan lingkungan tidak berhubungan dengan perilaku prolingkungan pada peserta didik sekolah Adiwiyata. Hasil analisis perilaku prolingkungan didapatkan bahwa perilaku prolingkungan sekolah Adiwiyata sangat baik. Dengan demikian program Adiwiyata mempunyai pengaruh positif dalam mengubah perilaku prolingkungan

Teks Lengkap:

Hal 71-78

Referensi


Ajzen, I. 1991. The Theory Of Planned Behaviour. Organizational Behaviour And Human Decision Processes. Issue 2

Allport, G.W. 1954. Hand Book of Social Psychology. Cambridge : Addison – Wesley. Publishing Company. Inc.

Arikunto, S. 2014. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Edisi VII. Rineka Cipta. Jakarta.

Asari, 2001. Pengukuran pengetahuan sikap dan kepedulian siswa SMA pada lingkungan hidup :Studi kasus: Perbedaan pestasi blajar antara siswa SMA yang mengikuti Pramuka dengan siswa SMA yang tidak mengikuti Pramuka pada tigaSMA di Kota Bekasi. Tesis Ilmu Lingkungan Pascasarjana Universitas Indonesia.

Azhar., M. Djahir Basyir., Alfitri. (2015). Hubungan Pengetahuan dan Etika Lingkungan dengan Sikap dan Perilaku Menjaga Kelestarian Lingkungan. Jurnal Ilmu Lingkungan. Volume 13 Issue 1 : 36-41. Program Studi Ilmu Lingkungan Program Pascasarjana UNDIP.

Bloom Benyamin. 1908. Psikologi Pendidikan. Jakarta

Bettencourt, A. 1989. What is Conctructivism and Why Are They All Talking about it? Michigan State University.

(BLHD) Badan Lingkungan Hidup Daerah Kabupaten Agam. 2016. Profil Adiwiyata Kabupaten Agam.

Bonnes, M and Secchiaroli G. 1995. Environmental Psychology A PsychoSocialIntroduction. Sage Publications. London.

Denison J. 1996. What Is The Difference Between Organizational Culture And Organizational Climate? A Native’s Point Of View On A Decate Of ParadigmWars. Academy Of Management Review 21.

Florian G. Kaiser., Sybille W., Urs Fuhrer. 1999. Environmental Attitude andEcological Behaviour. Jurnal of Environmental Psychology (19), 1-19. http // www. Idealibrary.com.

Glanz, Karen. 2002. Health Behaviour And Health Education. San Fransisco. Jossey Bass.

Green, L. 1980. Health Education Planning A Diagnostic Approach. Baltimore. The John Hopkins University. Mayfield Publishing Co.

Gunarso, S. 1990. Dasar Teori Perkembangan Anak. PT. BPK Gunung Mulia. Jakarta.

Koentjaraningrat. 1997. Metode - Metode Penelitian Masyarakat. Gramedia. Jakarta.

Krech D & Crutchfield, R. 1962. Individual In Society. Tokyo. McGraw Hill Kogakusha Ltd.

Lorsbach, A & Tobin, K. 1992. Constructivism as a Referent for Science Teaching. NARST Research Matters – to the Science Teacher, No. 30.

Maloney, T M. 1993. Modern Particleboard And Dry Process Fiberboard Manufactures. Miller Freeman Publications. USA.

Mar’at. 1982. Sikap Manusia, Perubahan Serta Pengukurannya. Jakarta. Ghalia Indonesia.

Mark W. Anderson. 2012. New Ecological Paradigm (NEP) Scale. Berkshire Publishing Group. http // www. Berkshirepublishing. Com.




DOI: https://doi.org/10.31869/rtj.v2i1.1072

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

"Web Kunjungan Saat ini

Kunjujngan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Rang Teknik Journal is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.