EVALUASI WISATA MINAT KHUSUS TREKKING NAGARI DI DESA WISATA SIMARASOK MENGGUNAKAN MODEL CIPP

Dian Retno Sari, Winda Diana, Sri Ariani, Eddi Novra

Sari


Desa Wisata Simarasok di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, Sumatera Barat menyimpan kekayaan potensi alam yang luar biasa, salah satunya adalah jalur Trekking Nagari sepanjang kurang lebih 12-kilometer yang menembus tiga jorong sekaligus. Meski memiliki daya tarik yang kuat, wisata minat khusus ini belum dikelola secara optimal akibat keterbatasan sarana prasarana, minimnya Sumber Daya Manusia yang memahami potensi wisata, serta belum tersusunnya Standar Operasional Prosedur (SOP) yang baku. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kondisi wisata minat khusus Trekking Nagari menggunakan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara mendalam, observasi lapangan, dokumentasi, dan studi literatur terhadap 10 informan yang terdiri dari unsur pemerintah nagari, pengelola Pokdarwis, masyarakat lokal, dan wisatawan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa: (1) dari sisi konteks, informasi mengenai medan dan kondisi lingkungan jalur trekking masih belum memadai; (2) dari sisi input, sarana prasarana belum mencukupi dan kegiatan pendukung seperti camping belum dapat dilaksanakan; (3) dari sisi proses, hambatan utama adalah kondisi jalur yang belum layak dan keterbatasan fasilitas layanan; serta (4) dari sisi produk, SOP keselamatan wisatawan belum tersusun secara formal. Kendati demikian, potensi daya tarik bentang alam Simarasok dari ketinggian dan antusiasme masyarakat menjadi modal kuat untuk pengembangan wisata trekking ini ke depan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Akinci, Z., & Kasalak, M. A. (2016). Management of Special Interest Tourism in Terms of Sustainable Tourism. Global Issues and Trends in Tourism, 176.

Arikunto, S. (2016). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan (2nd ed.). Jakarta: Bumi Perkasa.

Creswell, J. W. (2016). Research Design: Pendekatan Metode Kualitatif, Kuantitatif, dan Campuran (4th ed.). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Duman, S. N., & Akbas, O. (2017). Evaluation of Turkish and mathematics curricula according to value-based evaluation model. Cogent Education, 4(1291174), 1–10.

Guyadeen, D., & Seasons, M. (2016). Evaluation theory and practice: comparing program evaluation and evaluation planning. Journal of Planning Education and Research, 38(1), 1–13.

Hadiwijoyo, S. S. (2012). Perencanaan Pariwisata Perdesaan Berbasis Masyarakat. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Moleong, L. J. (2013). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Patton, M. Q. (2018). Qualitative Research and Evaluation Methods (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Pantouw, C. R. S. (2017). Evaluasi Pelaksanaan Program Pengembangan Kawasan Minapolitan Dengan Model CIPP di Kota Bitung. Agri-Sosio Ekonomi Unsrat, 13(3A), 9–118.

Stufflebeam, D. L., & Coryn, C. L. (2014). Evaluation: Theory, Models & Application (2nd ed.). San Francisco: Jossey-Bass.

Sudana, I. P. (2013). Strategi Pengembangan Desa Wisata Ekologis Di Desa Belimbing, Kecamatan Pupuan Kabupaten Tabanan. Analisis Pariwisata, 13(1), 11–31.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukardi. (2015). Evaluasi Pendidikan: Prinsip dan Operasionalnya. Jakarta: Bumi Aksara.

Tetelepta, V. M. G. (2016). Evaluasi Paket Wisata Minat Khusus Fotografi di Nuartha Tours and Travel.

Widoyoko, S. E. P. (2017). Evaluasi Program Pembelajaran: Panduan Praktis bagi Pendidik dan Calon Pendidik. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Yusuf, A. H., dkk. (2018). Konsep Pengembangan Pariwisata. Ponorogo: Universitas Muhammadiyah Ponorogo




DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v2i2.8326

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexed by:

 Supported by Association