DIGITALISASI INFORMASI SEJARAH BERBASIS AUDIOVISUAL DAN QR CODE SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN DAYA TARIK MUSEUM RUMAH KELAHIRAN BUNG HATTA

Annisa Hazriyati, Sri Ariani, Winda Diana

Sari


Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta di Bukittinggi memajang 62 foto bersejarah yang berkaitan dengan kehidupan Mohammad Hatta, namun foto-foto tersebut hanya dilengkapi keterangan singkat tanpa deskripsi sejarah mendalam dan belum memiliki QR code sebagaimana koleksi benda museum lainnya. Kondisi ini mengurangi potensi edukasi dan daya tarik interaktif museum bagi wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan informasi digital berupa media audiovisual yang dikonversi ke dalam bentuk QR code guna menyajikan informasi sejarah secara lebih interaktif, mudah diakses, dan menarik. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan penelitian tindakan (action research) yang terdiri atas empat tahapan: perencanaan (planning), tindakan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflecting), mengacu pada model Kemmis dan McTaggart (1988). Objek penelitian adalah 15 foto dari lima peristiwa sejarah: Perhimpunan Indonesia 1925–1928, Perundingan Roem Royen 1949, Proklamasi Kemerdekaan 1945, Biografi Bung Hatta, dan Kisah Cinta Bung Hatta. Produksi audiovisual dilakukan melalui tiga tahapan: pra produksi (penyusunan ide, storyboard, dan naskah), produksi (pemilihan foto dan perekaman audio), serta pasca produksi (pengeditan di aplikasi CapCut). Hasil audiovisual selanjutnya diunggah ke Google Drive dan dikonversi menjadi QR code menggunakan platform QRcode-monkey.com. Evaluasi dilakukan dengan menayangkan audiovisual kepada tiga pengelola dan tiga pengunjung museum yang memberikan respons positif terhadap kualitas visual, audio, narasi, dan daya tarik historis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa digitalisasi informasi berbasis audiovisual dan QR code secara efektif meningkatkan daya tarik museum sekaligus memperpanjang durasi kunjungan wisatawan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Apriliani, Z., Hasanah, U., & Anas, A. S. (2019). Pembuatan video profil dengan efek vintage kampung wisata adat Sengkoah sebagai media informasi. JTIM: Jurnal Teknologi Informasi dan Multimedia, 1(1), 57–65. https://doi.org/10.35746/jtim.v1i1.15

Budiman, A. (2017). Sejarah diplomasi Roem-Roijen dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1949. Jurnal Sejarah, 4(June), 1–14.

Darsita. (2015). Sejarah perumusan Pancasila dalam hubungannya dengan Proklamasi. UIN Syarif Hidayatullah. http://repository.uinjkt.ac.id.

Devicha, Y. (2022). Strategi pengembangan produk wisata untuk meningkatkan kepuasan wisatawan. Skripsi.

Fathoni, A., Purnomo, B., & Indrayani, N. (2021). Nilai karakter kepedulian sosial tokoh Mohammad Hatta. JEJAK: Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 1(1), 44–58. https://doi.org/10.22437/jejak.v1i1.13273

Fuady, R., & Mutalib, A. A. (2018). Audio-visual media in learning. Journal of K6, Education, and Management, 1(2), 1–6. https://doi.org/10.11594/jk6em.01.02.01

Kaunang, & Ardianto Hsb. (2024). Media audiovisual dalam konteks museum sejarah. Jurnal Pariwisata dan Kebudayaan.

Kemmis, S., & McTaggart, R. (1988). The action research planner. Deakin University Press.

Kurniasari, A. F. (2019). User interface design aplikasi mobile. Informatic Engineering, 6(1), 5–10.

Malikul Kusno. (2020). Bung Hatta, dari era kolonial hingga orde baru: Sebuah refleksi. Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi dan Perubahan Sosial, 1(1), 53–66. https://doi.org/10.33258/konfrontasi2.v1i1.89

Novendra, R. (2016). Strategi pengembangan fasilitas rekreasi objek wisata Danau Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat. Jurnal Pariwisata.

Nurhidayat, F. I. (2025). Perhimpunan Indonesia. Jurnal Intelek dan Cendekiawan Nusantara, (2), 780–786.

Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2015 tentang Museum.

Putri, M. S. (2010). Fungsi Museum Batik Pekalongan sebagai sarana pewarisan budaya kerajinan batik bagi pelajar di Pekalongan. Tesis.

Sitepu, F. A. B., & Atiqah, A. N. (2022). Pengaruh penerapan digitalisasi di Museum Sonobudoyo Yogyakarta. Jurnal Pariwisata.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian bisnis. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Tarumingkeng, R. (2024). Action research. In Applied Linguistics and Language Education Research Methods: Fundamentals and Innovations (pp. 164–181). https://doi.org/10.4018/979-8-3693-2603-9.ch011

Tiffani, H. (2023). Analisis strategi pengembangan fasilitas museum dalam meningkatkan kunjungan wisatawan ke Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta. Skripsi.

Tripoetra, I. B. (2018). Aplikasi digital guide Museum Pendidikan Indonesia (MPI) berbasis Android. Skripsi.

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.

Valentino, M. Y. A., & Wijayanti, T. (2022). Kartini Museum Application: Digitalisasi museum berbasis aplikasi secara terintegrasi guna merespon problematika Museum R.A. Kartini di Kabupaten Jepara pada era new normal. Jurnal Pariwisata.




DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v6i1.8317

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexed by:

 Supported by Association