POTENSI PENGEMBANGAN OBJEK WISATA GOA NGALAU AGAM TABIK MELALUI PENDEKATAN 4A DI JORONG KOTO TUO, DESA WISATA SIMARASOK

Roveldo Oktodianto, Eddi Novra

Sari


Desa Wisata Simarasok di Kecamatan Baso, Kabupaten Agam, dikenal memiliki bentang alam perbukitan dengan banyak gua yang menjadi sumber penghidupan masyarakat, baik melalui usaha sarang burung walet, arung jeram, maupun wisata susur alam. Salah satu daya tarik utamanya adalah Goa Ngalau Agam Tabik yang berlokasi di Jorong Koto Tuo. Meskipun memiliki keunikan berupa formasi batuan stalaktit dan stalagmit, objek wisata ini mengalami penurunan pengelolaan akibat keterbatasan sarana dan prasarana, belum adanya lembaga pengelola yang permanen, rendahnya partisipasi masyarakat pascapandemi, serta akses jalan yang masih sempit dan minim penanda arah. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi potensi pengembangan Goa Ngalau Agam Tabik serta upaya yang telah dan dapat dilakukan oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dalam mengoptimalkan potensi tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah penelitian tindakan (action research) dengan metode kualitatif deskriptif, didukung kerangka analisis 4A (Attraction, Accessibility, Amenity, Ancillary). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan sepuluh informan kunci yang mewakili unsur pemerintahan nagari, kelompok sadar wisata, kelompok pengelola hutan sosial, tokoh masyarakat, dan pengelola sanggar seni, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata ini memiliki potensi pengembangan yang cukup besar, terutama pada aspek atraksi alam dan atraksi buatan yang baru mulai dirintis, seperti penambahan ayunan dan area swafoto. Namun demikian, aspek aksesibilitas dan amenitas masih memerlukan perhatian serius, sementara kelembagaan pengelola memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia agar pengembangan dapat berjalan berkelanjutan.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Anindita, M. (2015). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kunjungan ke kolam renang Boja, Semarang (Skripsi). Universitas Negeri Semarang.

Muljadi, A., & Warman, A. (2014). Kepariwisataan dan perjalanan. Rajagrafindo Persada.

Nurhajati, N. (2017). Strategi pemerintahan desa dalam pengelolaan wisata lokal. Universitas Muhammadiyah Ponorogo.

Ridwan, M. (2012). Perencanaan dan pengembangan pariwisata. PT Sofmedia.

Soebagyo. (2012). Strategi pengembangan pariwisata di Indonesia. Jurnal Penelitian Liquidity, 1(2), 153–158.

Soekadijo, R. G. (2000). Anatomi pariwisata. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiama, A. G. (2011). Pengembangan pariwisata berbasis konservasi alam. Guardaya Intimarta.

Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suryadana, M. L., & Octavia, V. (2015). Pengantar pemasaran pariwisata. Alfabeta.

Yan, S., et al. (2017). Tourism potential assessment of natural and cultural resources. [Jurnal terkait potensi wisata].




DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v3i1.8284

Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Indexed by:

 Supported by Association