Strategi Promosi Kampung Sarugo Dari Desa Wisata Berkembang Menuju Desa Wisata Maju
Sari
Abstrak
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis strategi promosi Kampung Sarugo (Saribu Gonjong) dalam mendukung transformasi dari desa wisata berkembang menjadi desa wisata maju. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis berdasarkan kerangka Marketing Mix 7P. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pengelola Pokdarwis, pemerintah nagari, pelaku UMKM, pengelola homestay, dan wisatawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kampung Sarugo memiliki potensi budaya Minangkabau yang kuat, namun pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi belum dilakukan secara optimal. Faktor penghambat meliputi rendahnya konsistensi pengelolaan media sosial, keterbatasan fasilitas pendukung, dan kurangnya event wisata yang rutin. Strategi promosi yang direkomendasikan meliputi optimalisasi konten digital, kolaborasi dengan influencer, pengembangan paket wisata terpadu, dan penguatan partisipasi masyarakat berbasis Community Based Tourism (CBT).
Kata Kunci: Strategi Promosi; Desa Wisata; Marketing Mix 7P; Community-Based Tourism; Digital Tourism Marketing
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Buhalis, D. (2023). Smart tourism and digital destination marketing. Routledge.
Buhalis, D., & Amaranggana, A. (2015). Smart tourism destinations enhancing tourism experience through personalization of services. In I. Tussyadiah & A. Inversini (Eds.), Information and communication technologies in tourism (pp. 377–389). Springer.
David, F. R., David, F. R., & David, M. E. (2023). Strategic management: A competitive advantage approach, concepts and cases (18th ed.). Pearson.
Goodwin, H., & Santilli, R. (2023). Community-based tourism: A success? International Centre for Responsible Tourism.
Gretzel, U., Sigala, M., Xiang, Z., & Koo, C. (2015). Smart tourism: Foundations and developments. Electronic Markets, 25(3), 179–188. https://doi.org/10.1007/s12525-015-0196-8
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. (2021). Buku panduan desa wisata: Membangun desa wisata berkelanjutan. Kemenparekraf RI.
Kotler, P., Keller, K. L., & Chernev, A. (2024). Marketing management (17th ed.). Pearson Education.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Pine, B. J., & Gilmore, J. H. (2019). The experience economy (Updated ed.). Harvard Business Review Press.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif dan R&D. Alfabeta.
United Nations World Tourism Organization. (2023). Tourism for rural development: Best practice guidelines. UNWTO.
Zakaria, F., & Suprihardjo, R. D. (2014). Konsep pengembangan kawasan desa wisata di Indonesia. Jurnal Teknik Pomits, 3(2), 245–249.
DOI: https://doi.org/10.31869/jrp.v4i1.8233
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexed by:
Supported by Association




