Analisis Pasal 51 tentang Tujuan Pemidanaan Dalam KUHP Nasional Perspektif Hukum Pidana Islam
Sari
Dalam Pasal 51 KUHP Nasional tertulis jelas mengenai tujuan pemidanaan. Tujuan pemidanaan itu sendiri dibuat sebagai acuan atau pegangan untuk hakim dalam memutus suatu tindak pidana agar pemidanaan dapat tercapai sebagai mana tujuan dari pemidanaan dalam KUHP Nasional, yang mana dalam KUHP Lama tidak dijelaskan mengenai tujuan pemidanaan. Penelitian ini hendak menjelaskan mengenai tujuan pemidanaan dalam KUHP Nasional dalam perspektif hukum pidana Islam. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif, sekaligu analisis hukum pidana Islam. Sumber data yang digunakan yaitu UU No 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-undang hukum pidana, jurnal-jurnal, dan buku yang terkait. Pada tujuan pertama untuk mencegah dilakukannya Tindak Pidana dengan menegakkan norma hukum demi perlindungan dan pengayoman masyarakat sesuai dengan tujuan tujuan pencegahan Az-Zajr. Pada tujuan kedua untuk memasyarakatkan terpidana dengan mengadakan pembinaan dan pembimingan agar menjadi orang yang baik dan berguna, sesuai dengan tujuan restorasi al-Isti’adah. Pada tujuan ketiga untuk menyelesaikan konflik yang ditimbulkan akibat Tindak Pidana, memulihkan keseimbangan, serta mendatangkan rasa aman dan damai dalam masyarakat sesuai dengan tujuan Pemulihan/Perbaikan al-islah. Pada tujuan keempat untuk Menumbuhkan rasa penyesalan dan membebaskan rasa bersalah pada terpidana, sesuai dengan tujuan penebusan dosa at-Takfir. namun terdapat 1 (satu) tujuan dalam hukum pidana Islam yang tidak diakomodir dalam KUHP Nasional, yaitu tujuan pembalasan al-Jaza.
Kata Kunci
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Apriyani, Rini. “Sistem Sanksi Dalam Hukum Islam.” Journal of Islamic Law Studies 2, no. 2 (2019): 17–40. https://doi.org/https://scholarhub.ui.ac.id/jils/vol2/iss2/2.
Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Draft Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum Dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, 2015.
Eddy O.S Hiraiej. Prinsip-Prinsip Hukum Pidana. Ed Revisi. Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka, 2016.
Failin. “Sistem Pidana Dan Pemidanaan Di Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Cendikia Hukum 3, no. 1 (2017): 14–31. https://doi.org/http://doi.org/10.33760/jch.v3i1.6.
Faruk, Asadulloh Al. Hukum Pidana Dalam Sistem Hukum Islam. Jakarta: Ghalia Indonesia, 2019.
Hamim, Khairul. Fikih Jinayah. Mataram: Sanabil, 2020.
Hamzah, Arif. “Konsep Islah Dalam Perspektif Fiqh.” UIN Syarif Hidayatullah, 2008.
Harahap, Rabiyatul Adawiyah, and Yusril Bariki. “Pelaksanaan Diversi Pada Sistem Peradilan Anan Perspektif Keadilan Restoratif Dalam Hukum Islam.” Ar-Risalah: Media Keislaman, Pendidikan Dan Hukum Islam 22, no. 1 (2024): 109–30.
Harahap, Zul Anwar Ajim, Adi Syahputra Sirait, Sabaruddin, Oktaviani Dasopang, and Nisa Nasution. Hukum Pidana Islam Dalam Simpul Penerapannya Di Indonesia. Yogyakarta: Semesta Aksara, 2024.
Harika, Nor, Dina Safitri, Nina Nirmalasari, and Surya Sukti. “Hakikat Dan Tujuan Sanksi Pidana Islam.” Politika Progresif: Jurnal Hukum, Politik Dan Humaniora 1, no. 2 (2024): 129–37. https://doi.org/https://doi.org/10.62383/progres.v1i2.247.
Hiariej, Eddy O.S., and Topo Santoso. Anotasi KUHP Nasional. Depok: Rajawali Pers, 2025.
Irmawanti, Noveria Devy, and Barda Nawai Arief. “Urgensi Tujua Dan Pedoman Pemidanaan Dalam Rangka Pembaharuan Sistem Pemidanaan Hukum Pidana.” Jurnal Pembangunan Hukum Indonesia 3, no. 2 (2021): 217–27.
Ishak, Sufriadi. “Teori-Teori Penghukuman Dalam Hukum Islam (Perbandingan Dengan Hukum Pidana Umum).” Ameena Journal 1, no. 1 (2023): 89–100. https://doi.org/https://ejournal.ymal.or.id/index.php/aij/article/view/8.
Kusuma, Mahendra, and Rosida Diani. “Qishash Diyat Dalam Hukum Pidana Islam Lebih Mencerminkan Keadilan Dari Sisi Korban.” Jurnal Dinamika 2, no. 2 (2022): 45–54. https://doi.org/https://journal.unbara.ac.id/index.php/dinamika/index.
Kususma, Jauhari D. “Tujuan Dan Pedoman Pemidanaan Dalam Pembaharuan Sistem Pemidanaan Di Indonesia.” Jurnal Muhakkamah 1, no. 2 (2016): 94–109.
Lubis, Muhammad Ridwan, Cut Nurita, Dian Pramana, and Diana Lubis. “The Urgency of Rehabilitation in The Utilitarian Paradigm to Punishing Narcotics Addicts.” Jurnal Hukum UNISSULA 3, no. 2 (2023): 295–306. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.26532/jh.v39i2.36637.
Majid, Mahmood Zuhdi Ab. Bidang Kuasa Jenayah Mahkamah Syariah Di Malaysia. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka, 2001.
Massofia, Fitrah Dinanti, and Rahmawati. “Konsep Rahmatan Lil ‘Alamin Pada QS. Al-Anbiya: 107 (Kajian Tafsir Qur’An).” Al-Fahmu: Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir 2, no. 2 (2023): 143–50. https://doi.org/10.58363/alfahmu.v2i2.84.
Muksin, Muchlas Rastra Samara. “Tujuan Pemidanaan Dalam Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Sapientia et Virtus 8, no. 1 (2023): 225–47. https://doi.org/https://doi.org/10.37477/sev.v8i1.465.
Munajat, Makhrus. Hukum Pidana Islam Di Indonesia. Yogyakarta: Teras, 2009.
Nur, Muhammad Tahmid. “Urgensi Penerapan Hukum Pidana Islam (Tinjauan Filsafat Hukum).” Journal of Islamic Family Law 1, no. 1 (2020): 1–16. https://doi.org/http://ejournal.iainpalopo.ac.id/index.php/khwarizmi.
Octoberrinsyah. “Tujuan Pemidanaan Dalam Islam.” In Right: Jurnal Agama Dan Hak Azazi Manusia 1, no. 1 (2011): 21–38. https://doi.org/https://doi.org/10.14421/inright.v1i1.1210.
Padang, Michael Adyhaksa, Billi J. Siregar, and Rosmalinda. “Keberpihakan Pemidanaan Dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023.” Locus: Jurnal Konsep Ilmu Hukum 4, no. 2 (2024): 64–71. https://doi.org/https://doi.org/10.56128/jkih.v4i2.348.
Penyusun, Tim. Ensiklopedi Hukum Islam. Edited by Abdul aziz Dahlan et. al. Jakarta: Jakarta Ichtiar Baru Van Hoeve, 2006.
Peter Mahmud Marzuki. Penelitian Hukum. Edisi revi. Jakarta: Kencana, 2019.
Rafid, Noercholis. “Nilai Keadilan Dan Nilai Kemanfaatan Pada Jarimah Qisas Dan Diyat Dalam Hukum Pidana Islam.” Milkiyah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah 1, no. 1 (2022): 8–14. https://doi.org/DOI:10.46870/milkiyah.v1i1.154.
Ramadhan, Muhammad, and Dwi Oktafia Ariyanti. “Tujuan Pemidanaan Dalam Kebijakan Pada Pembaharuan Hukum Pidana Indonesia.” Jurnal Rechten: Riset Hukum Dan Hak Asasi Manusia 5, no. 1 (2023): 1–6.
Rivanie, Syarif Saddam, Syamsuddin Muchtar, Audyana Mayasari Muin, A.M. Djaelani Prasetya, and Ali Rizki. “Perkembangan Teori-Teori Tujuan Pemidanaan.” Halu Oleo Law Review 6, no. 2 (2022): 176–88. https://doi.org/https://doi.org/10.33561/holrev.v6i2.4.
Robensyah, Andes. “Pengaturan Pidana Mati Dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana: Perspektif Hukum Yang Hidup Dalam Masyarakat.” Universitas Andalas, 2024. http://scholar.unand.ac.id/479689/.
Robensyah, Andes, Yaswirman, and Nani Mulyati. “Diskon Vonis Mati: Tinjauan Hukum Pidana Islam Terhadap Putusan Mahkamah Agung Tentang Kasus Ferdy Sambo.” Al-Qisthu Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum 21, no. 1 (2023): 82–95. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32694/qst.v21i1.2963.
Shabbir, Mohammad. Outlines of Criminal Law and Justice in Islam. Selangor: International Law Book Services, 2002.
Soerjono Soekanto, Sri Mamudji. Motode Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Ed. 1 Cet. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.
Sulistiyaningsih, Nur, and Bahar Elfudllatsani. “Moral Politik Hukum Islam: Menyeimbangkan Hak Asasi Manusia Dan Konservasi Lingkungan.” Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum 22, no. 1 (2024): 62–64. https://ejournal.iainkerinci.ac.id/index.php/alqisthu/article/view/4027.
Usman. “Analisis Perkembangan Teori Hukum Pidana.” Jurnal Ilmu Hukum Jambi 2, no. 1 (2011): 63–78.
DOI: https://doi.org/10.31869/plj.v9i2.6918
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Indexed By :



Faculty of Law Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat. Jl. By Pass Aur Kuning, Bukittinggi, Sumatera Barat, Indonesia.
Pagaruyuang Law Journal is licensed under CC BY-NC-ND 4.0
