PERBANDINGAN EFEKTIVITAS DEEP BREATHING EXERCISE DAN PROGRESSIVE MUSCLE RELAXATION TERHADAP FATIGUE PASIEN HEMODIALISA
Sari
Pendahuluan : Fatigue merupakan keluhan utama pada pasien hemodialisa yang berdampak pada penurunan kualitas hidup dan kepatuhan terapi. Intervensi nonfarmakologis seperti Deep Breathing Exercis (DBE) dan Progressive Muscle Relaxation (PMR) menjadi alternatif potensial untuk mengurangi kelelahan. Tujuan Penelitian ini membandingkan efektivitas DBE dan PMR terhadap tingkat fatigue pada pasien hemodialisa di RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang. Metode : Desain penelitian menggunakan quasi-eksperimen dengan rancangan pretest-posttest without control pada dua kelompok intervensi. Sampel ditentukan dengan tehnik purposive sampling berjumlah 32 responden dibagi dua kelompok DBE dan PMR. Intervensi dilakukan selama dua minggu sebanyak dua kali per minggu. Pengukuran fatigue menggunakan FACIT-Fatigue sebelum dan sesudah intervensi. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon untuk perbedaan dalam kelompok dan Mann-Whitney untuk perbedaan antar kelompok. Hasil menunjukkan adanya penurunan signifikan tingkat fatigue pada DBE (p = 0,005) dan PMR (p = 0,001). Perbandingan antar kelompok menunjukkan PMR lebih efektif dibandingkan DBE (p = 0,015), dengan mayoritas responden PMR berada pada kategori fatigue ringan pasca intervensi (93,8%) dibandingkan DBE (43,8%). Diskusi : PMR lebih efektif menurunkan fatigue pada pasien hemodialisa. Hasil ini mendukung penerapan DBE dan PMR sebagai intervensi nonfarmakologis yang mudah, murah dan aplikatif dalam praktik keperawatan, khususnya pada pasien dengan hemodialisa jangka panjang.
Teks Lengkap:
PDFReferensi
Agustini, D. (2022). Gagal ginjal kronik dan implikasinya terhadap sistem metabolik tubuh. Jakarta: EGC.
Armiyati, Y., Widyawati, I.Y. & Wuryaningsih, C.E. (2019). ‘Hubungan pembatasan asupan cairan dengan berat badan interdialisis pasien hemodialisa’, Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 7(1), pp. 12–19.
Aufa, L., Fitriani, D. & Lestari, M. (2024). ‘Efektivitas hemodialisis terhadap keseimbangan cairan tubuh pasien gagal ginjal kronik’, Jurnal Ilmiah Kesehatan, 13(2), pp. 102–110.
Bossola, M., Luciani, G., Tazza, L. & Vulpio, C. (2021). ‘Fatigue in chronic hemodialysis patients’, Clinical Kidney Journal, 14(6), pp. 1528–1535.
Brown, R.P. & Gerbarg, P.L. (2005). ‘Sudarshan Kriya yogic breathing in the treatment of stress, anxiety, and depression: Part I—neurophysiologic model’, Journal of Alternative and Complementary Medicine, 11(1), pp. 189–201.
Cahyani, R., Putri, R. & Siregar, D. (2022). ‘Distribusi pasien gagal ginjal kronik berdasarkan stadium di Indonesia’, Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 8(3), pp. 125–132.
Chittawatanarat, K., et al. (2022). ‘Breathing regulation and its impact on stress response: Evidence from clinical and experimental studies’, Frontiers in Physiology, 13, pp. 1–8.
Darmawan, R., Siregar, F. & Sari, N. (2023). ‘Efektivitas progressive muscle relaxation terhadap kelelahan dan kecemasan pasien penyakit ginjal kronik’, Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 11(2), pp. 144–152.
Dewi, A., Kurniasih, L. & Handayani, P. (2023). ‘The impact of progressive muscle relaxation on cortisol level and fatigue among hemodialysis patients’, Nursing and Health Sciences Journal, 12(1), pp. 45–51.
Hadisuyatmana, S., Pratiwi, N. & Yulianto, D. (2023). ‘Pengaruh latihan pernapasan dalam terhadap tingkat kelelahan pasien hemodialisa’, Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 11(2), pp. 33–40.
Harun, A., Hasanah, L. & Syahrul, S. (2023). ‘Peran gaya hidup dalam pencegahan gangguan fungsi ginjal’, Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia, 10(1), pp. 25–31.
Hu, Y., Li, Q. & Zhang, L. (2021). ‘Deep breathing improves autonomic function and reduces fatigue during hemodialysis’, Renal Replacement Therapy, 7(24), pp. 1–8.
Irwandy, D. & Tahlil, T. (2020). ‘Pengaruh latihan pernapasan dalam terhadap ketegangan otot pasien penyakit kronik’, Jurnal Kesehatan Medisains, 9(2), pp. 77–83.
Jhamb, M., Argyropoulos, C., Steel, J.L. & Unruh, M. (2019). ‘Fatigue in patients receiving maintenance dialysis: a review of definitions, measurements, and contributing factors’, American Journal of Kidney Diseases, 73(1), pp. 100–109.
Kim, S., et al. (2020). ‘Prevalence and predictors of fatigue in hemodialysis patients’, Nephrology Nursing Journal, 47(2), pp. 165–172.
Kusuma, N., Pratiwi, I. & Nuraini, L. (2021). ‘Efektivitas progressive muscle relaxation dalam menurunkan kelelahan pada pasien hemodialisa’, Jurnal Keperawatan Indonesia, 24(3), pp. 150–157.
Manzoni, G.M., et al. (2021). ‘Relaxation training for anxiety: a ten-year systematic review with meta-analysis’, BMC Psychiatry, 21(1), pp. 1–15.
Metekohy, R. (2021). Kualitas hidup pasien hemodialisa. Yogyakarta: Deepublish.
Moattari, M., et al. (2021). ‘Fatigue and related factors in hemodialysis patients’, Iranian Journal of Nursing and Midwifery Research, 26(4), pp. 291–297.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Pertiwi, D.A. & Prihati, D.R. (2020). ‘Pengaruh deep breathing exercise terhadap kelelahan pasien gagal ginjal kronik yang menjalani hemodialisa’, Jurnal Kesehatan, 9(2), pp. 72–78.
Ribeiro, R., et al. (2020). ‘Fatigue in hemodialysis patients: associations with adherence and clinical outcomes’, BMC Nephrology, 21(1), pp. 1–8.
Rodriguez-Ayllon, M., et al. (2020). ‘The HPA axis in health and disease: role of relaxation response’, Frontiers in Endocrinology, 11, pp. 1–10.
Russo, M.A., Santarelli, D.M. & O’Rourke, D. (2017). ‘The physiological effects of slow breathing in the healthy human’, Breathe, 13(4), pp. 298–309.
Safruddin, S. & Asnaniar, A. (2019). ‘Latihan pernapasan dalam untuk relaksasi dan peningkatan fungsi paru’, Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 6(2), pp. 41–48.
Sari, D.P., Utami, L. & Handayani, F. (2020). ‘Efektivitas progressive muscle relaxation terhadap kelelahan pasien hemodialisa’, Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), pp. 110–118.
Siregar, F., Harahap, M. & Lubis, R. (2022). ‘Progressive muscle relaxation in improving sleep quality and reducing stress among chronic kidney disease patients’, Journal of Health Science Research, 14(3), pp. 201–210.
Statista. (2024). ‘Number of chronic kidney disease patients in Indonesia from 2017 to 2024’. Available at: https://www.statista.com (Accessed: 20 September 2025).
Toussaint, L., Nguyen, Q.A. & Roettger, C. (2021). ‘Progressive muscle relaxation as a complementary therapy in chronic illness management’, Complementary Therapies in Medicine, 59, pp. 102–108.
Varvogli, L. & Darviri, C. (2011). ‘Stress management techniques: evidence-based procedures that reduce stress and promote health’, Health Science Journal, 5(2), pp. 74–89.
WHO. (2021). Global report on chronic kidney disease 2021. Geneva: World Health Organization.
Zaccaro, A., et al. (2018). ‘How breath-control can change your life: a systematic review on psycho-physiological correlates of slow breathing’, Frontiers in Human Neuroscience, 12, pp. 353–366.
Zhang, L., Chen, Z. & Liu, Y. (2021). ‘Fatigue and mortality risk in hemodialysis patients: a cohort study’, BMC Nephrology, 22(1), pp. 1–9.
DOI: https://doi.org/10.31869/mm.v8i2.7372
Article Metrics
Sari view : 0 timesPDF - 0 times
Refbacks
- Saat ini tidak ada refbacks.
Kunjungan Saat ini
Kunjungan Dari Negara

Menara Medika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.



.jpg)



