HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG GIZI MENURUNKAN RESIKO STUNTING PADA BALITA DI KABUPATEN GIANYAR

Ni Wayan Erviana Puspita Dewi, Ni Komang Sri Ariani

Sari


Pendahuluan. Stunting merupakan kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. WHO tahun 2018 melaporkan bahwa prevalensi stunting di ASIA lebih tinggi dibandingkan dengan Afrika. Anak dibawah lima tahun rentang mengalami stunting. Peran orang tua terutama ibu sangat penting dalam pemenuhan gizi anak karena pada usia balita terjadi pertumbuhan dan perkembangan yang pesat, sehingga orang tua harus memperhatikan pemenuhan gizi yang sesuai dengan kebutuhan anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita.
Metodologi. Penelitian ini menggunkan desain analitik kuantitatif dengan pendekakan studi cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita di UPTD Puskesmas Gianyar I pada tahun 2019. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling, jumlah sampel sebanyak 120 ibu balita. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner tentang pengetahuan gizi balita. Analisis data dilakukan secara bivariate dengan uji chi square.
Hasil. Berdasarkan hasil uji statistic dengan uji chi square menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu tentang gizi dengan kejadian stunting pada balita dengan p value 0.007 < 0.05. Diskusi. Pengetahuan ibu tentang gizi memiliki hubungan dengan kejadian stunting pada balita

Kata Kunci : Pengetahuan gizi, Balita, Stunting

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Farahdilla.A.,et all (2018). Karakteristik Ibu, Riwayat ASI Eksklusif dan Riwayat Penyakit dengan Kejadian Stunting Pada Balita 12-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Sukmajaya. Jurnal Medika Respati. Vol. 13, no. 4.

Hanani E. (2016). Analisis Fitokimia. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran ECG

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (2017). Hasil Pemantauab Status Gizi (PSG) dan Penjelasannya Tahun 2016. Jakarta: Direktoral Jenderal Kesehatan Masyarakat Kemenkes RI.

Khoirun dan Nadhiron (2015). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Stunting pada Balita. Media Gizi Indonesia vol.10, no. 1 Januari –Juni 2015. Hal. 13-19

Notoatmodjo,S. (2012). Promosi Kesehatan dan Aplikasinya. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Notoatmodjo (2010). Metode Penelitian Kesehatan. Edisi Revisi. Jakarta: Rineka Cipta, pp: 25-115

Suryati, et all. (2020). Gambaran Balita Stunting Berdasarkan Karakteristik Demografi Ibu. MediakRespati. Jurnal Ilmiah Kesehatan. Vol.15, no.1 Februari 2020. Hal. 17-24

UNICEF (2018). Undernutrition contributes to nearly half of all deaths in children under 5 and is widespread in Asia and Africa.https://data.unicef.org/topic/nutrition/malnutrition/ - Diakses Desember 2019.




DOI: https://doi.org/10.31869/mm.v3i2.2450

Article Metrics

Sari view : 96 times
PDF - 91 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Menara Medika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.