PENGARUH PEMBERIAN STIMULASI PERMAINAN KONSTRUKTIF LEGO TERHADAP PERKEMBANGAN KOGNITIF PADA ANAK PRASEKOLAH USIA 5 SAMPAI 6 TAHUN

Tiffany Atia Aristi, Rozi Sastra Purna, Afriwardi Afriwardi

Sari


Anak prasekolah atau masa golden age merupakan suatu proses kehidupan yang pesat dalam masa pertumbuhan dan penting untuk merangsang perkembangan kognitifnya. Permainan konstruktif lego bermanfaat bagi anak untuk mengembangkan kognitifnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian stimulasi permainan konstruktif lego terhadap perkembangan kognitif pada anak usia prasekolah 5 sampai 6 tahun serta mengetahui perkembangan kognitif pada kelompok yang tidak diberi stimulasi. Penelitian ini bersifat quasi eksperimen dengan pre test and post test control group design terhadap 46 responden. Penelitian ini dilakukan di PAUD Sayang Ibu kota Padang. Sampel penelitian dipilih secara random sampling. Pengukuran perkembangan kognitif menggunakan Test CPM. Analisa data menggunakan uji t dependen yang telah dilakukan uji normalitas data. Hasil penelitian menunjukkan rerata perkembangan kognitif pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah perlakuan masing-masing yaitu 55,09 dan 66,09, ada pengaruh pemberian stimulasi pada perkembangan kognitif anak (p=0,000). Rerata perkembangan kognitif pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah perlakuan masing-masing yaitu 58,48 dan 59,43. Tidak ada peningkatan perkembangan pada kognitif anak (p=0,328). Kesimpulan penelitian ini menyatakan bahwa terdapat pengaruh pemberian stimulasi permainan konstruktif lego terhadap perkembangan kognitif pada anak prasekolah.
Kata Kunci : Konstruktif Lego; Perkembangan Kognitif; Stimulasi; Usia Prasekolah.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Abdurrachman, M. (2016). Pendidikan Luar Biasa Umum. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal pendidikan tinggi Proyek Pendidikan tenaga Penddik.

Ali, E. Constantino, K., Hussain,A., Akhtar, Z.(2018). The Effects of Play-Based Learning on Early Chilhood Education and Development. Journal of Evolution of Medical and Dental Sciences. doi:10.14260/j.

Anna, M., Erato, P, G. Aspasia, D., Fotini, V. (2016). Effect a Psychomotor Program on the motor proficiency and self perceptions of preschool children. Journal of Phsycal Education and Sport. doi:10.7752/j.

Arifin, S. (2016). Perkembangan Kognitif Manusia dalam Perspektif Psikologi dan Islam. Jurnal Pendidikan Islam.Vol.5.No.1

Bildiren, A. (2017). Reliability And Validity Study For the Coloured Progressive Matrices Test Between the Ages of 3 – 9 for Determining Gifted Children in the Pre school Period. Journal of Education And Training Studying. doi:10.11114/j

Bledsoe,JC., (2015). Effect of Cranial Radiation on Structural and Functional Brain Development in Pediatric Brain Tumor. Journal of Pediatrics Neuroosychology. doi : 10.1007/s.

Boonen.A.J.H, Jolles.J. & Oastermeijer. M.(2014). The relation between children's constructive play activities, spatial ability, and mathematical word problem-solving performance: A mediation analysis in sixth-grade students. Frontiers in Physichology. doi :10.3389/f

Camili, G. (2010). . Meta-Analyisis of the Effect of Early Education Inteventions on Cognitive and Social Development. ERIC. Volume 112. No.3.

Chaddock, Heyman, L., Erickson, K.I, Voss, M.W., Knect, A.M, Pontifex, M.B, Castelli, DM. & Kramer, AF. (2013). The effect of physical activity on Functional MRI Activation Associated with Cognitive Control in Children : A Randomized controlled intervention. Frontiers in Human Neurosciences. doi:10.3389/f

Dahlan, S. (2010). Statistik Kedokteran dan Kesehatan. Jakarta: Salemba Medika

Drew, W. F., Christie, J., Johnson, J. E., Meckley, A. M., & Nell, M. L. (2008). Constructive play; A value-added strategy for meeting early learning standards. Young Children, 38-44.

Dwienda, O. (2014). Buku Ajar Asuhan Kebidanan Neonatus, Bayi/Balita dab Anak prasekolah Untuk Para Bidan. Yogyakarta: Deepublish

Fadhillah, Nur. (2014). Pengembangan Penilaian pada materi PPkn Sebagai upaya untuk meningkatkan keaktifan dan prestasi belajar siswa kelas VII SMP 3 Malang. Diploma Thesis. Universitas Negeri Malang. Malang.

Febriyani, DV. (2016). Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Melalui Penerapan Permainan Sains di Taman Kanak-Kanak Andini Bandar Lampung. Thesis. UIN Raden Intan. Lampung

Fetrisia. (2018). Effect of Stimulating to Grow Baby in Bukittinggi. Journal Of Midwifery. Vol.3. No.1. doi:10.25077/j.

Gultom, R.I, Roihanati, S. (2015). Pengaruh Permainan Lego terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 4-5 tahun di RA Ibnu Halim Tj. Mulia Hilir Medan. Thesis. UNIMED. Medan

Gunawan, AW. (2015). Genius Learning Strategy: Petunjuk Praktis untuk menerapkan Accelerated Learning, Cet. V. Jakarta:Gramedia Pustaka Utama.

Haryadi, T. (2015). Melatih Kecerdasan Kognitif, Afektif, dan Psikomotorik Anak Sekolah Dasar Melalui Perancangan Game Simulasi Warungku. Jurnal Desain Komunikasi Visual & Multimedia. doi:10.33633/a.

Henningham HB, Boo Fl. (2010). Early Chilhood Stimulation Intervention in Developinh Countries: A Comprehensive literatur reviev. Discussion paper series. Washington DC. Banco Interamericano de Desarollo.1-71 p

Hijriati, (2016). Volume 1 No.2. Tahapan Perkembangan Kognitif pada Masa Early Chilhood. Jurnal Pendidikan Anak. Vol.1 No.2.

Ibda, F. (2015). Perkembangan Kognitif: Teori Jean Piaget.Jurnal Intelektualita.Vol 3.No.1

Ikrar, T. (2015). Ilmu Neurosains Modern. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.

Islammeilliani, D., Khamidun. (2017). Early Chilhood Education Papers (Belia). Journal Education.Vol.6.No.1

Kartini, Susilawati,I. (2018). Pengaruh Media Pembelajaran Lego untuk Meningkatkan Kreatifitas Usia Dini Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini di TK Global Melawi. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol.1 (2), e-ISSN 2621-4016

Kemenkes RI, (2010). 11,9% Anak yang Mengikuti SDDITK Mengalami Keterlambatan tumbuh Kembang. Diakses 10 Agustus 2019. www.kemkes.go.id

Kemenkes RI, (2016). Pedoman Pelaksanaan Stimulasi Intervensi Dini dan Tumbuh Kembang. Diakses 10 Agustus 2019. www.kemkes.go.id

Khadijah, (2016). Pengembangan Kognitif Anak Usia Dini. Medan:PERDANA PUBLISHING.

Krismawati, Y. (2016). Teori Psikologi Perkembangan Erik H. Erikson dan Manfaatnya bagi Tugas Pendidikan Kristen Dewasa ini. Jurnal teologi dan pendidikan agama Kristen. Volume 2, No 1. Doi: 10.30995/k.

Kurnia, H. (2015). Penggunaan Denver Development Screening Test (DDST) Untuk menilai perkembangan anak usia 0-6 tahun. Tesis. Universitas Padjajaran. Yogyakarta

Lego Foundation. (2018). Learning Through Play. UNICEF.

Livana,PH., Armitasari,D., Susanti,Y. (2018). Pengaruh Stimulasi Motorik Halus terhadap Tahap Perkembangan Psikososial Anak Usia Pra Sekolah. Jurnal Pendidikan Keperawatan Indonesia. Vol. 4(1), 30-41. Doi:10.17509/j.

Matt,J (2011). Teori-Teori Psikologi, Cet. X, Bandung: Nusa Media

Maulida,DA., Hendrawijaya,A.T, Imsiyah,N. (2017). Hubungan Antara Hubungan Lego dengan Perkembangan Kognitif anak Usia Dini di Play Group AL Irsyad Al Islamiyah jember. Pendidikan Jurnal Edukasi.Vol. 1.No.2. doi:10.19184/j.

Mursid. (2015). Belajar dan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya

Mukhtar, L. (2013). Orientasi Baru pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Mutiara, SN. (2016). Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Melalui Permainan Lego Block. Jurnal Pertumbuhan Perkembangan dan Pendidikan Anak Usia Dini.

Naldi, H. (2018), Perkembangan Kognitif, Bahasa, dan Perkembangan Sosioemosional serta Implikasinya dalam Pembelajaran. Journal of Sociology Research and Education.Vol.5 No.2. doi: 10.24036/s.

Norhikmah, Haida, R.N (2018). Pengaruh Permainan Lego Terhadap Proses Pembentukan Konsep Warna pada Anak Kelompok A di TK Harapan Masa Banjarmasin. Institutional Digital Repository

Nugroho, Heru S. W. (2009). Denver Development Screening test : petunjuk Praktis: Jakarta:EGC.

Patmonodewo, S. (2008). Pendidikan Anak Prasekolah. Jakarta: Rineka Cipta

Park, J. (2019). The Qualities Criteria of Constructive Play and the Teacher’s Role. Journal of Educational Technology. Vol.18. (1).

Perrota, F. (2011). A Project for the education pscychomotor for developmental age. Italy. Journal of Physical Education and sport. Vol.11(1). pp.102-113

Poon. S. (2018), LEGO as a Learning Enabler in the 21st-Century Preschool Classroom: Examining Perceptions of Attitudes and Preschool Practices. Journal of Urban Culture Research.doi:10.14456/j.

Putri,P.R, Antara,P.A, Tirtayani,L.A (2016). Pengaruh Permainan Konstruktif terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok A2 di RA Baitul Mutaallim Desa Tegalinggah Singaraja Tahun 2016/2017. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini. Vol.4. No.3. doi:10.23887/p.

Rahmah, SS. (2019). Hubungan Pemberian Mainan dengan perkembangan pada balita 1-3 tahun diwilayah Kerja Puskesmas Umbul Harjo I. Yogyakarta. Naskah Publikasi.

Rasyid, H. (2009), Assemen Perkembangan Anak Usia Dini, Yogyakarta: Multi Persindo

Riethmuller, AM., Jones RA., Okely, AD.,(2009). Effcacy of Interventions to Improve Motor Development in Young Children: A Systematic Review. Journal American Academy of Pediatrics. doi:10.1542/p.

Rizkan, Shintia R., Hartuti P. (2009). Pengembangan Norma Tes Kecerdasan Caloured Progresive Matrices (CPM) pada siswa Sekolah Dasar di Provinsi Bengkulu. Laporan Penelitian. Universitas Bengkulu.

Sagala, S. (2010). Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung: Alfabeta Sudjana

Sartika, Y. (2013), Meningkatkan Kemampuan motorik halus melalui Meremas adonan pada anak tunagrahita ringan. Jurnal Pendidikan Khusus. Vol.1.No.1.

Santrock. W. (2012). LifeSpan. NewYork: MacGraw Hill

Septiayani, K. (2017). Meningkatkan Kreativitas Anak Usia Dini Melalui Permainan Lego Pada Kelompok B TK Islam Al-Falah. Tesis. Universitas FKIP Jambi.

Sousa,J. (2012). The Currency Union Effect on Trade is Decreasing Over Time.Economics Letters.Vol. 117. Issue.3. doi:10.1016/j.

Shingjergji, A. (2013). Psychomotor Education an Aspect of General Formation of the pre school Children. Journal of Education Culture and Society.doi:10.15503/j.

Sulikah. (2013). Meningkatkan Kreativitas Anak deng Alat Permainan Sedukatif (APE) Lego Pada Kelompok A TK Aisyiyah 44 Tandes Lor I/10 Surabaya. Jurnal Mahasiswa. Vol.2 No.3.

Soetjiningsih, (2013). Tumbuh Kembang Anak. (Edisi 2). Denpasar: EGC

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. (Cetakan ke-19). Bandung: Alfabeta.

Suryana, D. (2017). Peran Executive Function Brain dalam Perkembangan Kemampuan Kognitif Anak Usia Dini pada Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Tambusai. Vol.3 No.1. doi:10.31004/j.

Susanto, Ahmad. (2011). Perkembangan Anak Usia Dini. Jakarta: Kencana Prenada Media

Syaodih, E. (2015). Perkembangan Kognitif anak. Perkembangan Kognitif Anak Prasekolah. Bandung. Universitas Pendidikan Indonesia

Syukri,YM,. & Halida. (2016). Pemanfaatan Permainan Lego Untuk Pengembangan Kecerdasan Visual Spasial di TK. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa.Vol 5, No 5.

Swiya Nath, Denes Szuchs. (2014). Construction Play and Cognitive Skills Associated with the Development of Mathematical Abilities in 7-year-old Children. Jurnal Elsevier Learning and instruction Vol. 32. doi:10.1016/j.

Timmons,BW.,et al.(2012). Systematic review of Physical Activity and Health in the Early Years (aged 0-4 years). Applied Phsyologi Nutrition and Metabolism.Vol.37(4). doi:10.1139/h.

UNICEF Indonesia, (2016). Investasi pada Perkembangan Anak Usia Dini Penting untuk Membantu Anak dan Masyarakat. Diakses 23 Oktober 2020. http://www.unicef.org

Utami, S., Quraniati, N. Kisuma, R. (2008). Bermain Lego Meningkatkan Perkembangan Kognitif Anak Usia Prasekolah (4-5 tahun) di TK Pertiwi Dharma Wanita trenggalek. Tesis. Universitas Airlangga Surabaya

Yousafzai, A., Obradovic,J., Rasheed, MA., Rizvi, A., Portila, XA.,Strayer, MC., (2016). Effects of Responsive Stimulation and Nutrition Interventions on Children’s Development and Growth at age 4 years in Disadvantaged population in Pakistan : a Longitudinal follow-up of a cluster-randomised factorial effectiveness trial. Department of Paediatrics and child health.Vol.4(8).

Yuliana, SN. (2009). Konsep Dasar Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

Walker,SP. Wachs TD, Gardner JM. (2007). Child development: risk Factors for adverse outcomes in developing countries. The Lancet. Vol.369. doi:10.1016/S.

Zecevic, A.C.,Michel, L., Lovsin, T., Tremblay, L., 2010). Parental Influence on Young Children’s Phsycal Activity. International Journal Of Pediatrics. doi:10.1155/2010.468526

Zeng, N. (2017). Effects of Physical Activity on Motor Skills and Cognitive Development in Early Childhood: A Systematic Review. Indawi BioMed Research International.Vol.1:1-13. doi:10.1155/2




DOI: https://doi.org/10.31869/mm.v3i2.2443

Article Metrics

Sari view : 109 times
PDF - 65 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Menara Medika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.