LITERASI INFORMASI TENTANG PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA (KRR)

Ari Indra Susanti, Noormarina Indraswari

Sari


Pada era digital saat ini terjadi keterbukaan informasi yang sangat sulit untuk membendung informasi yang dapat merusak kepribadian remaja, misalnya pornografi dan kehidupan seksual bebas. Oleh karena itu, remaja harus dapat melakukan literasi informasi tentang pendidikan kesehatan reproduksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui literasi informasi tentang Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja (KRR). Metode Penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Subjek pada penelitian ini adalah remaja laki-laki dan perempuan usia 15-24 tahun yang belum menikah pada unit keluarga. Penelitian ini menggunakan data dari kuesioner remaja dan keluarga dari SKAP 2018. Penelitian ini dengan menggunakan data sekunder dari Survei Kinerja dan Akuntabilitas Program Kependudukan, Keluarga Berencana, dan Pembangunan Keluarga tahun 2018 yang diambil untuk Provinsi Jawa Barat. Pada survey ini terdapat modul khusus remaja yang berisikan pertanyaan seputar kesehatan reproduksi dan kependudukan. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa remaja memperoleh informasi KRR dari media elektronik sebesar 88,06% sehingga remaja memiliki pengetahuan KRR kurang sebesar 58,95% dan remaja memiliki karakteristik pada usia 15-19 tahun sebesar 67,5%, jenis kelamin laki-laki sebesar 56,2%, suku Jawa sebesar 15,42%, dan tempat tinggal di perkotaan sebesar 69,65%. Simpulan dalam penelitian ini adalah remaja mendapatkan informasi kesehatan reproduksi melalui pendidikan informal dari media elektronik sehingga remaja laki-laki pada usia 20-24 tahun, suku jawa, dengan tempat tinggal di perkotaan.

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Adiansah, W., Setiawan, E., Kodaruddin, W.N. & Wibowo, H. 2019. Person in Environment Remaja Pada Era Revolusi Industri 4.0. Focus: Jurnal Pekerjaan Sosial, 2, 47-60.

Agustini, N. N. M. & Arsani, N. L. K. A. 2013. Remaja Sehat Melalui Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja Di Tingkat Puskesmas. KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9, 66-73.

Anas, S. H. 2010. Sketsa Kesehatan Reproduksi Remaja. Yin Yang, 5, 199-214.

Budiono, M. A. & SULISTYOWATI, M. 2013. Peran UKS (usaha kesehatan sekolah) dalam penyampaian informasi kesehatan reproduksi terhadap siswa SMP Negeri X di Surabaya. Jurnal promkes, 1, 184-191.

Ernawati, D. & Khilmiyah, A. 2010. Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja terhadap Tingkat Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di SMA Muhammadiyah I Bantul Tahun 2010. STIKES'Aisyiyah Yogyakarta.

Farihah, F. 2015. Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja melalui Pendidikan Keluarga. Jurnal Keluarga Sehat Sejahtera, 13.

Fitriana, H. & Siswantara, P. 2018. Pendidikan kesehatan reproduksi remaja di SMPN 52 Surabaya. The Indonesian Journal of Public Health, 13, 107-118.

Hidayangsih, P. S., TJANDRARINI, D. H., MUBASYIROH, R. & SUPARMI, S. 2011. Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku berisiko remaja di kota Makassar tahun 2009. Buletin Penelitian Kesehatan, 39, 88-98.

Indarsita, D. 2006. Hubungan Faktor Eksternal dengan Perilaku Remaja dalam hal Kesehatan Reproduksi di SLTPN Medan Tahun 2002.

Indonesia, P. R. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 52 Tahun 2009 Tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga.

Izah, N., Zulfiana, E. & Qudriani, M. 2019. Pembentukan Kader KRR pada Siswa SMK. E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat, 10, 111-115.

Kurniasih, N. & Komariah, N. 2017. Peta Pencarian Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja Kota Bandung Berdasarkan Jenis Kelamin, Latar Belakang Pendidikan, Status Sosial dan Ekonomi.

Lestary, H. & Sugiharti, S. 2011. Perilaku berisiko remaja di indonesia menurut survey kesehatan reproduksi remaja indonesia (SKRRI) tahun 2007. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 1, 136-144.

Maolinda, N. 2012. Hubungan pengetahuan dengan sikap siswa terhadap pendidikan kesehatan reproduksi remaja di SMAN 1 Margahayu. Students e-Journal, 1, 28.

Masyarakat, D. J. K. 2018. Buku KIE Kader Kesehatan Reproduksi Remaja, Jakarta, Kementerian Kesehatan RI.

Miswanto, M. 2014. Pentingnya Pendidikan Kesehatan Reproduksi dan Seksualitas pada Remaja. Jurnal Studi Pemuda, 3, 111-121.

Murti, D. P. & Winoto, Y. 2018. Hubungan Antara Kemampuan Literasi Informasi dengan Prestasi Belajar Siswa SMAN 1 Cibinong Kabupaten Bogor. BIBLIOTIKA: Jurnal Kajian Perpustakaan dan Informasi, 2, 1-5.

Pakasi, D. T. & Kartikawati, R. 2013. Antara kebutuhan dan tabu: pendidikan seksualitas dan kesehatan reproduksi bagi remaja di SMA. Jurnal Makara Seri Kesehatan, 17, 79-87.

Sanjaya, W. 2011. Kurikulum dan Pembelajaran, Jakarta, Kencana Prenada Media Group.

Suardi, A. 2018. Analisis Pengaruh Promosi Kesehatan terhadap Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Remaja di Kelas XI IPA SMA Negeri 01 Larompong Selatan. Jurnal Fenomena Kesehatan, 1, 91-98.

Widiyanto, B. & Sari, A. M. 2013. Pengaruh Pemberian Pendidikan Kesehatan Reproduksi Remaja terhadap Pengetahuan tentang Perilaku Seksual. Jurnal Keperawatan Komunitas, 1.




DOI: https://doi.org/10.31869/mm.v3i1.2201

Article Metrics

Sari view : 469 times
PDF - 275 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


 Kunjungan Saat ini

Kunjungan Dari Negara

 Flag Counter

 

 

Creative Commons License
Menara Medika is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.