ANALISIS ROTASI TENOR KAP DAN ROTASI TENOR AKUNTAN PUBLIK TERHADAP KUALITAS AUDIT PADA KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP) DI JAKARTA

Maswanudin Harsanto

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa bagaimana pengaruh rotasi tenor KAP dan
rotasi tenor akuntan publik terhadap kualitas audit, dan merupakan pengembangan dari penelitian
sebelumnya (Giri, 2010) yang meneliti rotasi tenor KAP. Berbeda dengan penelitian Giri, yang
menggunakan data sekunder pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia,
penelitian ini dilakukan dengan menggunakan data primer dengan metode survei kuesioner.
Populasi penelitian ini adalah semua auditor yang bekerja pada Kantor Akuntan Publik (KAP) di
Jakarta dengan melakukan sample pada 84 auditor. Penelitian ini menggunakan program SPSS.
Analis data menggunakan regresi berganda.
Jenis penelitian ini adalah penelitian pengujian hipotesis. Populasi dalam penelitian ini
adalah keseluruhan auditor di Jakarta berdasarkan direktori KAP yang diterbitkan IAI
kempartemen AP tahun 2012,penentuan sampel Responden tidak dibatasi oleh jabatan auditor
pada KAP (partner, senior, atau yunior auditor) sehingga jabatan menyebar mulai dari staff
sampai pemimpin rekan pada kantor akuntan publik di Jakarta. Metode pengumpulan data adalah
dengan pengiriman kuesioner langsung ke KAP dengan jangka waktu pengembalian 2 (dua)
minggu. Jumlah kuesioner yang dikirimkan adalah sebanyak 140 buah dan yang diterima kembali
sebanyak 84 buah. Dalam penelitian ini digunakan uji regresi linear berganda, uji t dan uji F.
Penelitian ini menggunakan bukti empiris untuk mendukung pengaruh rotasi tenor KAP dan rotasi
tenor pertner audit terhadap kualitas hasil audit, baik secara parsial maupun secara simultan
Hasil Penelitian menunjukan bahwa rotasi tenor KAP dan rotasi tenor akuntan publik
mempengaruhi kualitas audit baik secara parsial maupun secara simultan sehingga rotasi tersebut
menjadi penting bagi kualitas audit. Hal ini bertolak belakang dengan penelitian yang dilakukan
oleh Giri (2010) yang menyatakan bahwa tenur auditor yang lama akan menciptakan pengetahuan
yang cukup bagi auditor/ KAP untuk melaksanakan tugas audit secara professional dan akan
membuat auditor semakin teliti.
Kata kunci : Rotasi Tenor KAP, rotasi tenor akuntan publik, kualitas audit

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al-Thuneibat,Ibrahim AlIssa dan AtaBaker. (2011). Analisis Dampak dari Lamanya Hubungan Kantor

Audit- Klien dan Ukuran dari Kantor Audit pada Kualitas Audit.

Astria, Tia. (2011). Analisis Pengaruh Audit Tenure, Struktur Corporate Governance dan Ukuran KAP

terhadap Integrasi Laporan Keuangan. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Universitas

Diponogoro.

Giri, Efraim F. (2010). Pengaruh Tenur Kantor Akuntan Publik (KAP) dan Reputasi KAP Terhadap Kualitas

Audit: Kasus Rotasi Wajib Auditor Indonesia. Simposium Nasional Akuntansi XIII.

Hamid, Abdul. (2013). Pengaruh Tenur KAP dan Ukuran KAP Terhadap Kualitas Audit. Skripsi. Fakultas

Ekonomi Universitas Negeri Padang.

Hery. (2011). Auditing I Dasar-Dasar Pemeriksaan Akuntansi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Hoyle, J. (1978). Mandatory Audit Rotation: and An Alternatif. The Journal of Accountancy,Vol. 73, pp. 69-

IAI Kompartemen AP 2012. Daftar Akuntan Publik. Jakarta : Salemba Empat.

Luhgiarto. (2008). Analisis Pengaruh Kualitas Audit terhadap Manajemen Laba: Studi Perusahaan yang

Melakukan IPO di Indonesia. Tesis. Universitas Diponogoro.

Permana, Klaudia X. (2012). Pengaruh Masa Perikatan Audit dan Ukuran KAP Terhadap Kualitas Audit.

Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Universitas Diponogoro.

Sekretariat Jenderal Kementrian Keuangan (2012). Profil AP dan KAP

Sinaga, Daud M.T. (2012). Analisis Pengaruh Audit Tenure, Ukuran KAP dan Ukuran Perusahaan Klien

Terhadap Kualitas Audit. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis: Universitas Diponogoro.

Subhan. (2011). Pengaruh Kecermatan Profesi, Obyektifitas, Independensi dan Kepatuhan pada Kode Etik

Terhadap Kualitas Hasil Pemeriksaan. Skripsi. Universitas Madura.

Sugiyono. (2007). Statistika untuk Penelitian, Cetakan Kesembilan. Bandung: CV Alfa Beta.

Uwii. 2009. Kasus Enron Dan Kap Arthur Andersen. www.uwiiii.wordpress.com, diakses 15 maret 2011

Yusnita, Rita Tri. (2009). Pengaruh Kompetensi dan Independensi Auditor Intern Terhadap Kualitas Hasil

Pemeriksaannya.




DOI: https://doi.org/10.31869/me.v3i6.415

Article Metrics

Sari view : 183 times
PDF - 291 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##

Web
Analytics Made Easy - StatCounter Kunjung Saat Ini