Analisis Fiqih Thaharah terhadap Penggunaan Air PDAM Bermuatan Kaporit untuk Keabsahan Wudhu
Abstract
Kandungan kaporit (klorin) pada air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) sering kali menimbulkan keraguan hukum bagi masyarakat urban dalam menggunakannya sebagai sarana bersuci (thaharah), mengingat zat tersebut mengubah aroma dan rasa air secara kasat mata. Penelitian ini mengkaji keabsahan wudhu menggunakan air PDAM berkaporit melalui kacamata fikih thaharah. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), riset ini menelaah pandangan ulama empat mazhab terkait kriteria air muthlaq. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa kaporit termasuk dalam kategori zat pencampur (mukhalit) yang berfungsi sebagai pemelihara (shiyanah) kualitas air dari bakteri dan bersifat sulit dihindari (masyaqqah). Merujuk pada ketentuan fikih empat mazhab, perubahan , Kaporit, Keabsahan Wudhu, Air Muthlaq
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Abd Razak. ( 2021). Redefinisi Air Mutlak (Kajian Komparatif terhadap Fiqh Klasik dan Fiqh Modern). Banda Aceh: UIN Ar-Raniry, 77–78.
Adawiah, E. R. (2023). Implementasi thaharah dalam mengelola hidup bersih dan berbudaya. Jurnal Pendidikan Berkarakter, 1(4), 123–141.
Alfin, N. N. (2022). Thaharah dalam perspektif Al-Qur'an: Fondasi kebersihan jasmani dan ruhani dalam kehidupan Muslim. Hamalatul Qur'an: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Qur'an,, 3(1), 35–43.
Amaranggana, A. N. (2023). Pentingnya memahami dan penerapan thaharah bagi peserta didik. Al-Makrifat: Jurnal Pendidikan Islam,, 8(1), 45–56.
Ariesman, A. A. (2025). Pemanfaatan limbah cair untuk bersuci yang telah diolah dalam tinjauan Mazhab Syafi'i dan Mazhab Hanbali. AL-QIBLAH: Jurnal Studi Islam dan Bahasa Arab,, 4(1), 22–31.
Hodila, M. H. (2025). Menerapkan thaharah untuk mewujudkan gaya hidup bersih dan berbudaya. Akhlak: Jurnal Pendidikan Agama Islam dan Filsafat,, 2(1), 85–97.
Mahmuddin, R. E. (2024). Keabsahan penggunaan campuran air dan cairan antiseptik perspektif fikih taharah (Studi komparatif Mazhab Hanafi dan Syafii). DIRASAH: Jurnal Kajian Islam,, 1(1), 77–114.
Sya’bani, A. K. (2025). Analisis perbandingan mazhab Syafi’i dan Hanbali terhadap hukum wudlu dengan air musta’mal. Al-Bayan: Jurnal Hukum dan Ekonomi Islam,, 5(2), 158–177.
Yandri, D. (2023). Pendapat Imam Malik dan Imam Syafi'i Hukum Menggunakan Air Mustakmal untuk Thaharah. Moefty: Jurnal Perbandingan Mazhab dan Hukum,, 12(1), 41–48.
DOI: https://doi.org/10.31869/jmiu.v5i1.8224
Article Metrics
Abstract view : 0 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 0 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2026 Mhd Zidan Firmansyah
Indexed By :









Institute for Research and Community Service (LPPM), Muhammadiyah University of West Sumatra Jl. Pasir Kandang No.4, Pasie Nan Tigo, Kec. Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat 25586. Email : lppmumsb@gmail.com

Jurnal Media Ilmu by LPPM UM Sumatera Barat is licensed underCC BY-SA 4.0






