KEMAMPUAN MENULIS CERPEN MENGGUNAKAN MODEL PENDEKATAN INTEGRATIF SISWA KELAS XI MA KM MUHAMMADIYAH PADANGPANJANG

LAILA FITRI

Sari


Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan siswa dalam menulis cerpen di kelas XI MA KM Muhammadiyah Padangpanjang. Terbatasnya kosa kata yang dimiliki siswa juga mempersulit mereka dalam menuangkan ide-idenya ke dalam bentuk tulisan serta masih kurangnya variasi model-model pembelajaran yang digunakan oleh guru. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan menulis cerpen menggunakan model pembelajaran Pengaruh Pendekatan Integratif Siswa Kelas XI MA KM Muhammadiyah Padangpanjang.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif. Metode yang digunakan dalam mengolah data penelitian ini yaitu metode deskriptif. Jumlah sampel penelitian 29 orang siswa. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara proportional random sampling, instrumen penelitian yaitu lembaran tes unjuk kerja. Teknik pengumpulan data dapat dilakukan dengan cara; (1) melakukan observasi, (2) memahami kurikulum, 3) menyusun atau merancang skenario pembelajaran, 4) menyusun rubrik penilaian (5) melaksanakan pembelajaran sesuai dengan RPP, dan (6) melaksanakan tes unjuk kerja menulis cerpen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis cerpen dengan menggunakan model Pengaruh pendekatan integratif siswa kelas XI MA KM Muhammadiyah Padangpanjang secara keseluruhan tergolong baik. Hal itu terlihat pada nilai rata-rata siswa sebagai berikut; (1) Rata-rata nilai menulis cerpen dengan memperhatikan aspek alur adalah 89 (2) Rata-rata nilai menulis cerpen dengan memperhatikan aspek tokoh dan penokohan adalah 87 (3) Rata-rata nilai menulis cerpen dengan memperhatikan aspek latar adalah 90. Rata-rata nilai keterampilan menulis cerpen siswa kelas XI MA KM Muhammadiyah Padangpanjang setelah menggunakan model pengaruh pendekatan integratif secara keseluruhan adalah 81,27 dengan kualifikasi baik.
Kata kunci: cerpen, pendekatan integratif

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Departemen Pendidikan Nasional. 2008. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Dimyati dan Mudjiono. 2006. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Djiwandono, Soenardi. 2008. Tes Bahasa: Pegangan bagi Pengajar Bahasa. Jakarta: PT Indeks.

Fajri, Emzul dan Ratu Aprilia Senja. 2008. Kamus lengkap Bahasa Indonesia: Difa Publiser.

Hasanuddin WS. 2009. Drama Karya dalam Dua Dimansi Kajian Teori, Sejarah, dan Analisis. Bandung: Angkasa.

IG. A. K. Wardani dan Epon Kurniasih. 1998. Kecendrungan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Lanjutan. Jakarta.

Jingga GM. 2012. Yuk menulis Yuuuk...Diary, Cerpen, & Drama. Yogyakarta: Araska.

Kunandar. 2010. Penelitian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: PT Raja Grafindo.

Kosasih. 2008. Apresiasi Sastra Indonesia: Puisi, Prosa, dan Drama. Jakarta: Nobel Edumedia.

M. Subana, Sunarti. (2009). Keterampilan Belajar Mengajar Bahasa Indonesia berbagai pendekatan. Bandung : CV. Pustaka Setia.

Priyatni, Endah Tri. 2010. Membaca Sastra dengan Ancangan Literasi Kritis. Jakarta: PT Bumi Aksara.

Tarigan, Hendri Guntur. 2008. Menulis sebagai suatu keterampilan Berbahasa. Bandung : Angkasa.

Sagala. 2014. Belajar dan pembelajaran. Penerbit Alfabeta, Bandung

Subana dan Sunarti. 2011. Strategi Belajar Mengajar Bahasa Indonesia. Bandung: CV Pustaka Setia.

Semi, M. Atar. 2008. Stilistika Sastra. Padang: UNP Press.

Semi, M. Atar. 2009. Menulis Efektif. Padang: UNP Press.

Stanton. 2007. Teori Fiksi Robert Stanton.Yogyakarta: pustaka pelajar.

Waluyo, Herman J. 2009. Teori dan Apresiasi Puisi. Jakarta: Erlangga.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter