PENERAPAN PENDEKATAN SCIENTIFIC DIIRINGI PEMBERIAN REWARD DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA

ILTAVIA ILTAVIA

Sari


Dalam proses pembelajaran terlihat kurangnya aktivitas siswa dalamkelas, baik dalam hal mengamati, menanya, mencoba, serta menyajikan/mengkomunikasikan. Dalam hal ini suatu cara yang dapat ditempuh untuk menjadikan siswa lebih aktif, kreatif, dan mandiri serta sebagai pusat kegiatan belajar adalah dengan menerapkan pendekatan scientificdiiringi pemberian reward dalam pembelajaran matematika.Rancangan penelitian yang digunakan adalah Randomized Control Group Only Design. Sedangkan instrumen yang digunakan adalah lembar observasi ranah afektif dan ranah psikomotor. Disaat proses pembelajaran peneliti melakukan penerapan pendekatan scientific diiringi pemberian reward sekaligus mengamati siswa dan observer melakukan pengisian lembar observasi tersebut yang meliputi ranah afektif dan psikomotor. Setelah pendekatan diterapkan, peneliti memberikan tes akhir untuk melihat kemampuan siswa. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1)Hasil belajar Matematika siswa kelas XI SMKN 2 Padang Panjang pada ranah afektif dan psikomotor selama pembelajaran dengan penerapan pendekatan scientific diiringi pemberian reward cenderung meningkat.(2) Hasil belajar Matematika siswa yang menerapkan pendekatan scientific diiringi pemberian reward lebih baik dari pada hasil belajar matematika siswa tanpa menerapkan pendekatan scientific diiringi pemberian reward di kelas XI SMKN 2 Padang Panjang.
Kata Kunci: Pendekatan Scientific, Hasil Belajar, Reward

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Agus Suprijono. 2010. Cooperative Learning Teori dan Aplikasi PAIKEM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Arikunto, Suharsimi. 2006. Prosedur Penelitian. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Atsnan dan Rahmita. 2013. Penerapan Pendekatan Scientific dalam Pembelajaran Matematika SMP Kelas VII Materi Bilangan (pecahan). Yogyakarta: FMIPA UNY.

Daryanto. 2014. Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Gava Media.

Lufri. 2007. Kiat Memahami Metodologi dan Melakukan Penelitian. Padang: UNP PRESS.

Mangesa,Riana T, &Badrun Kartowagiran. (2016). Implementasi Pendekatan KontekstualDalam Pembelajaran Praktik Instalasi Listrik. Jurnal Kependidikan, 46(1), 110-120.

Muliyardi. 2003. Strategi Belajar Mengajar Matematika. Padang: FMIPA UNP.

Prawironegoro, Pratiknyo. 1985. Evaluasi Hasil Belajar Khusus Analitis Soal Bidang Studi Matematika. Jakarta: CV. Fortuna.

Purwanto, Ngalim. 2007. Ilmu Pendidikan Teoretis dan Praktis. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Rasimin. Kontekstualisasi Metode Reward dan Punishment dalam Pembelajaran. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Salatiga.

Riduwan. 2011. Belajar Mudah Penelitian. Bandung: CV Alvabeta.

Retnawati,Heri, &Badrun Kartowagiran. (2011). Identifikasi Kesulitan Peserta Didik Dalam Belajar Matematika Dan Sains Di Sekolah Dasar. Jurnal Kependidikan, 41(2), 162-174.

Sudijono, Anas. 2011. Pengantar Evaluasi Pendidikan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Sudjana, Nana. 2013. Penilaian Hasil Proses Belajar Mengajar. Bandung: Remaja Rosda Karya Offset.

Sudjana. 2005. Metode Statistika. Bandung: Tarsito.

Suherman, Erman, dkk. 2003. Srtategi Pembelajaran Kontemporer. Bandung: Jica.

Suryabrata, Sumadi. 2013. Metodologi Penelitian. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada

Suyantiningsih, &Isniatun Munawaroh. (2016). Pengembangan Multimedia PembelajaranBerbasis Scientific Approach Terintegrasi Nilai Karakter. Jurnal Kependidikan, 46(1), 1-13.

Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.

Usman, Husaini. 2011. Pengantar Statistika. Yogyakarta: Bumi Aksara.


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Anda Pengunjung Ke- Flag Counter