Analisis Komparatif Panmud Permohonan dan Panmud Gugatan di Pengadilan Agama Batusangkar

Dinda Azzahra, Sari Sari

Sari


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komparatif kedudukan, tugas, dan fungsi Panitera Muda Permohonan serta Panitera Muda Gugatan di Pengadilan Agama Batusangkar. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya memahami perbedaan dan persamaan antara dua bagian utama kepaniteraan yang memiliki peran strategis dalam kelancaran proses administrasi dan penyelesaian perkara di lingkungan peradilan agama. Panitera Muda Permohonan berwenang menangani perkara voluntair yang bersifat administratif dan tidak menimbulkan sengketa, seperti isbat nikah, dispensasi kawin, penetapan ahli waris, dan perwalian. Sementara itu, Panitera Muda Gugatan berperan dalam menangani perkara kontentius yang mengandung sengketa hukum antar pihak, antara lain cerai talak, cerai gugat, harta bersama, dan waris.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan yuridis empiris, yang dilakukan melalui wawancara langsung dengan pejabat kepaniteraan, observasi kegiatan administrasi perkara, serta telaah terhadap peraturan perundang-undangan dan dokumen perkara di Pengadilan Agama Batusangkar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Panmud Permohonan dan Panmud Gugatan memiliki perbedaan mendasar dalam hal sifat perkara, mekanisme pencatatan, dan tanggung jawab administrasi. Panmud Permohonan lebih menitikberatkan pada pemeriksaan kelengkapan data dan validitas dokumen yang diajukan pemohon, sedangkan Panmud Gugatan memiliki tanggung jawab lebih kompleks, meliputi pencatatan jalannya persidangan, proses pembuktian, hingga pembuatan salinan putusan. Meskipun berbeda dalam bidang tugas dan ruang lingkup kerja, koordinasi antara Panmud Permohonan dan Panmud Gugatan tetap diperlukan untuk menciptakan sistem administrasi peradilan yang efisien dan akuntabel. Sinergi keduanya menjadi faktor penting dalam menjaga tertib administrasi, meningkatkan transparansi pelayanan, serta mewujudkan asas peradilan sederhana, cepat, dan biaya ringan sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Kekuasaan Kehakiman. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa peran Panitera Muda Permohonan dan Panitera Muda Gugatan sama-sama penting dalam mendukung efektivitas penyelenggaraan peradilan di Pengadilan Agama Batusangkar.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Buku:

Muhaimin, Metode Penelitian Hukum,(2020) Cet.1, (Mataram: Mataram University Press)

Tim Redaksi Bip,(2017)Himpunan Peraturan Undang-Undang Republik Indonesia,Jakarta,(Bhuana Ilmu Populer)

Zuhra dkk,(2023),Pengantar Hukum Indonesia,Cet.1,Jambi,(PT.Sonpedia Publishing Indonesia)

Jurnal:

Arni Yetti,(2020) Peran Panitera Pengganti Dalam Pelaksaan Asas Peradilan Yang Cepat, Sederhana Biaya Ringan,Vol.4 No.1,Journal of Swara Justisia

Magfirah Ummul Kitaby Ansar, St. Umrah,(2024)Peran Peanitera Pengganti dalam Mengoptimalkan jalannya Persidangan di Pengadilan Agama Sorong,Vol.4 No.2,Jurnal Hukum

Ramsupitri Mohamad,(2021)Titin Samsudin, Peran Dan Tugas Pokok Serta Fungsi Panitera/Panitera Pengganti Pada Pengadilan Agama,Vol.5 No.1, Jurnal Al-Himayah

Desi Maulidar,Suhartini,(2023), Tanggung Jawab Panitera Mahkamah Syariah Takengon Dalam Penerbitan Dan Penyerahan Akta Cerai,Vol.9 No.2,Resam Jurnal Hukum

Website:

Peraturan Badan Keuangan, “Kekuasaan Kehakiman Materi Pokok”, diakses 10 pada September 2025 dari https://peraturan.bpk.go.id/Details/38793/uu-no-48-tahun-2009

Tugas Panitera dan Kode Etik Yang Harus Di Patuhi 2022, di akses pada 10 September 2025 dari https://www.hukumonline.com/klinik/a/tugas-panitera-dan-kode-etik-panitera-lt58174099da1ef/

Shanti Rachmadsyah, Peradilan Agama,2010,di akses pada 11 September 2025 dari https://www.hukumonline.com/klinik/a/peradilan-agama-lt4cd4042b91308/


Article Metrics

Sari view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


##submission.copyrightStatement##