MULTIPLE INTELLIGENCE

Anita Indria

Sari


Salah satu hal yang membedakan manusia dengan makhluk hidup lainnya adalah kecerdasan. Kecerdasan yang dilatih untuk meningkatkan daya hidup manusia dalam kehidupannya. Kecerdasan yang dimiliki manusia terdapat sembilan macam yang memang tidak semua ada dalam dirinya. Kecerdasan ini disebut dengan multiple intelligence bermakna kecerdasan ganda. Dalam diri manusia terdapat kecerdasan ganda yang membutuhkan latihan untuk meningkatkannya. Peningkatan kecerdasan ini memerlukan proses sehingga muncul dan berkontribusi dalam hidup manusia. Salah satu proses latihan yang dilakukan adalah melalui pendidikan. Pendidikan yang tentunya dilakukan oleh pendidik untuk peserta didiknya di Sekolah. Maka dalam penelitian ini dibahas tentang bagaimana seorang pendidik meningkatkan kecerdasan yang terdapat dalam diri peserta didiknya. Dengan menggunakan data yang diperoleh melalui penelitian pustaka yang terdapat diberbagai buku, makalah, dan berbagai sumber lainnya. Disamping itu juga diperoleh data melalui media internet. Hasil analisis data diperoleh bahwa manusia memiliki sembilan kecerdasan dalam dirinya. Akan tetapi, kecerdasan yang akan menonjol hanya satu atau dua macam yang perlu dilatih dan ditingkatkan sehingga kecerdasan tersebut menjadi maksimal dan mampu mengatur kehidupan menjadi lebih baik. Sebagai contoh apabila kecerdasan intelektual tinggi yang dimiliki oleh peserta didik akan berjalan dengan wajar apabila diiringi dengan kecerdasan emosionalnya. Tanpa kecerdasan emosional maka kecerdasan intelektual tidak akan berjalan dengan baik bahkan mungkin tidak akan membantu untuk mencapai keberhasilan dalam hidupnya. Oleh sebab itu, tugas pendidik adalah membantu peserta didik untuk meningkatkan kecerdasan yang menonjol dalam dirinya.
Keyword: Multiple Intelligence, Pendidikan

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


izid, Rizem. 2005. Sehat dan Cerdas dengan Terapi Musik. Jakarta: Transmedia

Armstrong, Thomas. 2004. Sekolah Para Juara: Menerapkan Multiple Intelligences di Dunia Pendidikan. Bandung: Kaifa

Anggoro, M. Thoha, dkk. 2007. Metode Penelitian. Jakarta: Universitas Terbuka

Anwar, M. Ahmad. 1975. Prinsip-prinsip Metodologi Research. Yogyakarta: Sumbansih

Budiningsih, Asri. 2005. Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta

Djaali. 2008. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara

English, Evelyn William. 2005. Gift of Literacy for the Multiple Intelligences Classroom diterjemahkan dengan judul “Mengajar dengan Empati, Panduan Belajar Mengajar Tepat dan Menyeluruh untuk Ruang Kelas dengan Kecerdasan Beragam. Bandung: Nuansa

Gunawan, Adi W., 2006. Genius Learning Strategy: Petunjuk Praktis untuk Menerapkan Accelerated Learning. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama

Howard, Gardner. 1983. Frames Of Mind (The Theory of Multiple Intelligences). NewYork: Basicbooks , 1993. Multiple Intelligences (The Theory in Practice). New York: Basic Books

& Hatch, T., 1989. Multiple Intelligences Go To School: Educational Implications of the Theory of Multiple Intelligences. Educational Researcher, 18(8)

Lie, Anita, 2004. 101 Cara Menumbuhkan Kecerdasan Anak. Jakarta: PT Elex Media Komputindo

Munif, 2010. Sekolahnya Manusia. Bandung: Kaifa

Muzakkir, Jusuf, Abdul Mujid. 2001. Nuansa-nuansa Psikologi Islam. Jakarta: Raja Grafindo Persada

Nata, Abuddin. 2010. Manajemen Pendidikan Mengatasi Kelemahan Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana

Ratnawati, Sintha, (ed.), 2001. Mencetak Anak Cerdas dan Kreatif. Jakarta: Penerbit Buku Kompas

Rose, Colin dan Malcolm J. Nicholl. 2003. Accelerated Learning, Cara Belajar Cepat Abad XXI. Bandung: Nuansa

Sumekar, Ganda, 2009. Anak Berkebutuhan Khusus. Padang: UNP Press

Suparno, Paul. 2004. Teori Intelegensi Ganda dan Aplikasinya di Sekolah: Cara menerapkan Teori Multiple Intellegences Howard Gardner. Yogyakarta: KANIKUS

Surya, Sutan. 2007. Melejitkan Multiple Intelligence Anak Sejak Dini. Yogyakarta: ANDI

Suyono, 2015. Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Soemanto, Wasty. 2006. Psikologi Pendidikan. Jakarta: PT Rineka Cipta

Uno, Hamzah B., 2012. Belajar dengan pendekatan PAILKEM. Jakarta: Bumi Aksara

Wahyuni, Baharudin Nur, 2007. Teori Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media


Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Flag Counter

Jurnal Kajian dan Pengembangan Umat © Fakultas Agama Islam UMSB