PENGARUH EKSTRAK LIDAH BUAYA (ALOE BARBADENSIS M) TERHADAP JUMLAH FIBROBLAS DAN KADAR KALSIUM PADA TULANG TIBIA TIKUS WISTAR

Edrizal Edrizal, Busman Busman, Ganda Damar Galuh

Sari


Salah satu bahan alami sebagai terapi biologis alternatif yang diketahui aman dan pilihan yang efektif adalah lidah buaya (Aloe barbadensis M) yang berkhasiat membantu proses regenerasi sel, anti bakteri, anti jamur dan anti inflamasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis M) terhadap jumlah fibroblas dan kadar kalsium pada tulang tibia tikus wistar. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimental laboratorium dengan rancangan post test only control group design, sampel yang digunakan yaitu 24 ekor tikus yang terdiri dari 8 ekor tikus kelompok kontrol, 8 ekor tikus diberikan ekstrak lidah buaya 9 mg, dan 8 ekor tikus diberikan ekstrak lidah buaya sebanyak 11 mg dengan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan adalah uji parametrik One Way ANOVA. Hasil penelitian ini didapatkan bahwa rata-rata jumlah fibroblas tertinggi yaitu pada kelompok dosis 11 mg hari 25 dengan nilai rata-rata 103,8 sel/lapang pandang, dan kadar kalsium tertinggi yaitu kelompok dosis 11 mg pada hari 25 dengan nilai rata-rata 228,804 mg/gr. Hasil analisa data dengan menggunakan uji One Way ANOVA didapatkan nilai p-value < 0,05. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh ekstrak lidah buaya (Aloe Barbadensis M) terhadap jumlah fibroblas dan kadar kalsium pada tulang tibia tikus wistar.
Kata Kunci : Ekstrak lidah buaya (Aloe barbadensis M), Jumlah Fibroblas dan kadar kalsium

Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Mescher AL. 2012. Histologi dasar junqueira teks dan atlas. Edisi Ke-11. Jakarta : EGC.

Andreans, JO. 2007. Textbook and Color Atlas of Traumatic Injuries to the Teeth. 4th Ed.United Kingdom : A Blackwell Publishing Company. 126 p.

Indraswary R. 2011. Efek konsentrasi buah adas (Foeniculum vulgare mill.) topikal pada epitelisasi penyembuhan luka gingiva labial Tikus Sprague Dawley in vivo. Majalah Sultan Agung Unissula.

Dewi, S Putu. 2018. Efektivitas ekstrak lidah buaya terhadap jumlah sel fibroblast pada proses penyembuhan luka incisi marmut. FKG Universitas Mahasaraswati : Denpasar.

Wulaningtyas, R.A.M. 2012. Kekuatan Impak Tulang Mandibula Tikus Wistar Jantan yang Diberi Diet Ikan Teri (Stelophorus sp.). Retrieved July 20, 2017, From Universitas Jember. Skripsi.

Yuza F, Wahyudi A, Larnani S. 2014. Efek Pemberian Ekstrak Lidah Buaya (Aloe Barbadensis Miller) pada Soket Gigi terhadap Kepadatan Serabut Kolagen Pasca Ekstraksi Gigi Marmut (CaviaPorcellus). Maj Ked Gi. Yogyakarta. UGM

Ananda & Zuhrotun. 2015. Review : Aktivitas Tanaman Lidah Buaya Sebagai Penyembuh Luka. Jurnal Farmaka Vol. 15 No.2. Bandung : Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.

Yahiro, M. 2001. Nutritions Role in Increasing The Speed of Bone Healing. Consultan to FDA.

Lewis LD, 1990. Small Animal Clinical Nutrition III. Kansas : Mark Morris Associates.

Boyd W. 1990. The Bones in Phatology for The Surgeon. 7th. Ed. Philadelphia : WB Saunders Company.

Notoadmojo. 2012. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rinkes Cipta.

Syahputra, Ary. 2008. Studi Pembuatan Tepung Lidah Buaya. Skripsi. Departemen teknologi pertanian.Fakultas pertanian. Universitas Sumatera Utara.

AOAC. 2005. Association of Official Anlytical Chemistry. Washington, DC.

Muntha, M. 2001. Teknik Pembuatan Preparat Histopatologi Dari Jaringan Hewan Dengan Pewarnaan Hematoksilin dan Eosin. Balai Penelitian Veteriner. Jurnal Temu Teknis Fungsional Non Peneliti. Hal: 158-160.

Hidayat, T. S. N. 2013. Peran Topikal Ekstrak Gel Aloe Vera Pada Penyembuhan Luka Bakar Derajat Dalam Pada Tikus. Tesis. Surabaya: Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga.

Barcroft A, Myskja A. 2003. Aloe vera Nature’s Silent Healer. London : BAAM




DOI: https://doi.org/10.31869/mi.v14i2.2041

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Kunjungan Sampai Saat ini    Web
Analytics Made Easy - StatCounter Flag Counter