PENDUGAAN CADANGAN KARBON PADA HUTAN MANGROVE KAMPUNG OLO KECAMATAN BUNGUS TELUK KABUNG KOTA PADANG PROVINSI SUMATERA BARAT

Fatur Anzal Nahuda, Fakhruzy Fakhruzy, Zulmardi Zulmardi

Sari


Keberadaan hutan mangrove diwilayah pesisir sangat diyakini sebagai salah satu upaya penurunan kandungan gas CO2 dari atmosfer dan pengendalian perubahan iklim. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah karbon tersimpan pada kawasan hutan mangrove tersebut. Metode yang digunakan yaitu teknik survey lapangan (observasi) Pengumpulan data dilakukan dengan pengamatan langsung dilapangan dengan membuat Transek (jalur) memotong garis kontur dari laut ke daratan dengan panjang 100 m sebanyak 3 jalur. Jalur dibuat plot ukuran 10 m x 10 m secara continue untuk kategori pohon, plot ukuran 5 x 5 untuk kategori pancang. Hasil penelitian di temukan sebanyak 4 spesies mangrove sejati yaitu Sonneratia caseolaris, Brugueira gymnorhica, Rhizophora apiculata, Aegiceras corniculatum dan 2 mangrove ikutan yaitu Hibiscus tiliaceus dan Terminalia catappa dengan total keseluruhan 778 individu, memiliki kerapatan 2.593,33 individu/ha. Nilai Biomassa dan karbon tersimpan yang terdapat pada vegetasi mangrove tersebut adalah 9,36 ton/ha dan 4,43 ton/ha. Jenis mangrove dengan simpanan karbon tertinggi adalah Rhizophora apiculata dengan nilai 2,58 ton/ha, cadangan karbon yang terendah yaitu Terninalia catappa sebesar 0,01 ton/ha.

 


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Darmawan, I.W.S. dan C.A.Siregar. 2008. Karbon Tanah dan Pendugaan Karbon Tegakan Avicennia marina (Forsk.) Viergh. di Ciasem, Purwakarta. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam V (4): 317-328. Pusat Penelitian dan Pengembangan Hutan dan Konservasi Alam. Bogor.

Efridawati, Mela. 2020 Pendugaan Cadangan Karbon di Hutan Mangrove Kanagarian Painan Selatan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan. Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.

Hairiah, K, Rahayu, S. 2007. Pengukuran Karbon tersimpan di berbagai macam penggunaan lahan. World Agroforestry Centre ICRAF. Bogor.

IPCC. 2006. Intergovernmental Panel on Climate Change (IPCC) Guidelines for National Greenhouse Gas Inventories, Prepared by the National Greenhouse Gas Inventories Programme, Eggleston H. S., L. Buendia, K. Miwa, T. Ngara, and K. Tanabe,(eds). Published: IGES, Japan.

Krisnawati H, Adinugroho WA, Imanuddin R. 2012. Monograf Model-model Alometrik Untuk Pendugaan Biomassa Pohon pada Berbagai Tipe Ekosistem Hutan di Indonesia. Bogor (ID): Pusat Penelitian dan Pengembangan Konservasi dan Rehabilitasi, Badan Penelitian dan Pengembangan Kehutanan.

Undang-undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan. Dephutbun RI, Jakarta.

Setiawan, D. A, Ari. S. W. Sutarno.2008. Biodeversitas Ekosistem Mangrove di Jawa. UNS: Surakarta.

Siregar, C. A. dan I. W. S. Dharmawan. 2008. Kuantifikasi biomasa karbon pada tegakan Aleurites moluccana. Laporan Hasil Penelitian. Pusat Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. Bogor.

Witra Sefiana, Dara, dkk. 2019. Pendugaan Cadangan Karbon Tegakan Vegetasi Mangrove Di Hutan Mangrove Kampung Teluk Betung Nagari Iv Kabupaten Pesisir Selatan. Fakultas Kehutanan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.


Article Metrics

Sari view : 83 times
PDF - 49 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Flag Counter

Diterbitkan oleh Fakultas Kehutanan

Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Jl. Pasir Kandang No. 4 Koto Tangah - Padang - Sumatera Barat